Bagikan Artikel Ini:
63 / 100 SEO Score

Sejak ditetapkan sebagai pandemi global oleh WHO, virus corona telah menginfeksi ratusan negara dengan jumlah kasus yang tidak main-main. Jumlah kasus positif corona masih terus bertahan seiring dengan penyebarannya yang begitu cepat. Sebagai upaya memutus penyebaran virus corona, pemerintah dari berbagai negara pun memberlakukan lockdown.

Virus corona merupakan virus menular yang menginfeksi tubuh manusia. Virus corona membutuhkan masa inkubasi sebelum menimbulkan gejala ringan Corona hingga gejala berat pada tubuh manusia.

Masa inkubasi virus corona berkisar antara satu sampai empat belas hari. Paling umum, masa inkubasi virus ini adalah sekitar lima hari. Meski begitu, masa inkubasi virus corona pada setiap orang bisa saja mengalami perbedaan.

Begitu pun dengan gejala corona. Tidak semua yang terinfeksi mengeluhkan gejala serupa.

 

Gejala Umum Ketika Terinfeksi Virus Corona

Gejala ringan corona yang dijumpai dari sebagian besar kasus adalah demam, batuk, hingga sesak napas. Namun, tidak menutup kemungkinan untuk munculnya gejala baru. Nah, berikut ini adalah ciri-ciri terkena virus Corona.

  1. Demam

Demam merupakan reaksi tubuh ketika terdapat virus masuk. Begitu pula ketika tubuh terpapar virus corona. Seseorang dapat mengalami demam lebih dari 37.8 derajat celcius. Meskipun begitu, tubuh memiliki suhu yang berbeda pada pagi dan siang hari. Untuk memperoleh hasil yang lebih akurat, Anda dapat mengukur suhu tubuh pada saat sore dan malam hari.

  1. Batuk Kering

Gejala ringan corona yang umum dijumpai pada kasus positif adalah batuk kering. Berbeda dari jenis batuk kering yang terasa di tenggorokan, seseorang yang terpapar virus corona akan mengalami batuk kering yang berasal dari dalam dada dan terasa sangat mengganggu. Dari data yang dikeluarkan WHO pada Februari lalu, sebesar 33% dari 55.924 kasus corona, mengalami batuk berdahak dari paru-paru.

  1. Napas Pendek

Pada dasarnya, virus corona menyerang sistem pernapasan manusia. Umumnya, kasus positif corona virus merasakan gejala berupa napas pendek atau sesak napas. Gejala sesak napas ini merupakan gejala paling serius ketika seseorang terinfeksi virus corona.

  1. Pegal-pegal dan Menggigil

Ciri-ciri terkena virus corona tidak sebatas pada batuk kering, demam, dan sesak napas saja. Kondisi tubuh yang menggigil dan pegal-pegal atau rasa sakit pada sekujur tubuh bisa jadi indikasi seseorang terinfeksi virus corona.

Meski begitu, tidak semua kasus positif COVID-19 mengalami gejala ini. Beberapa di antaranya merasakan gejala yang lebih mirip flu, kelelahan, hingga sakit pada otot dan persendian. Kondisi yang mirip flu ringan ini bisa semakin memburuk jika seseorang terkena virus Corona.

  1. Masalah Pencernaan

Pada awal merebaknya virus corona, masalah pencernaan seperti diare atau masalah pada lambung tidak menjadi indikasi seseorang terkena virus corona. Gejala ini peneliti temukan dari penelitian lebih lanjut pada pasien positif COVID-19 yang berhasil sembuh. Sebagian besar dari mereka yang terinfeksi virus corona mengalami gejala berupa masalah pencernaan.

  1. Kebingungan Mendadak

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat atau CDC mengingatkan untuk mewaspadai kebingungan mendadak atau ketidakmampuan tubuh untuk bergerak dan bangun. Hal ini bisa menjadi ciri-ciri terkena virus corona. Jika kebingungan mendadak disertai dengan gejala terinfeksi virus Corona lainnya seperti, kesulitan bernapas dan nyeri dada, segeralah mendatangi dokter untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

  1. Mata Merah Muda

Ciri-ciri selanjutnya ketika seseorang terpapar virus corona adalah konjungtivitis atau mata merah muda. Satu hingga tiga persen kasus positif corona di China, Korea Selatan dan beberapa negara lain menunjukkan gejala ini. Meski begitu, kondisi mata merah muda tidak serta merta menandakan bahwa seseorang terinfeksi corona. Namun, Anda tetap harus mewaspadai kondisi ini. Apalagi jika konjungtivitis disertai dengan demam, sesak napas, dan juga batuk.

  1. Kehilangan Rasa dan Bau

Hilangnya kemampuan mengecap rasa dan mencium bau bisa jadi ciri-ciri terkena virus corona berikutnya. Gejala ini dapat terjadi pada kasus ringan hingga sedang. Kondisi kehilangan kemampuan mengenali rasa dan bau ini juga kerap dikenal dengan anosmia.

  1. Kelelahan

Rasa lelah yang ekstrem bisa jadi pertanda seseorang terinfeksi virus corona. Menurut WHO, hampir 40% dari 6 ribu kasus positif COVID-19 menunjukkan gejala berupa kelelahan. Kondisi ini masih bisa berlanjut ketika pasien melewati masa pemulihan.

  1. Sakit Kepala, Sakit Tenggorokan, dan Hidung Tersumbat

Sekilas, kondisi hidung tersumbat, sakit tenggorokan, dan sakit kepala mirip dengan gejala flu, pilek, dan alergi pada umumnya. Padahal, gejala ini bisa menjadi pertanda ketika seseorang terserang virus corona. Dari 6 ribu kasus corona di China, sebanyak 14% mengalami gejala sakit tenggorokan dan kepala. Sedangkan 5% lainnya mengalami hidung tersumbat ketika terpapar virus corona.

 

Gejala Baru Virus Corona yang Harus Diwaspadai

Seiring dengan bertambahnya jumlah kasus positif dan penelitian yang terus dilakukan, pasien yang terinfeksi virus corona tidak selalu mengalami gejala yang telah disebutkan di atas. Beberapa di antaranya bahkan tidak merasakan gejala sama sekali. Atau sering disebut dengan OTG (Orang Tanpa Gejala). Selain itu, para peneliti juga menemukan gejala baru virus corona yang patut diwaspadai oleh masyarakat.

  1. Lesi keunguan di sekitar jari kaki

Lesi keunguan di sekitar jari kaki merupakan gejala baru virus corona. Tanda lesi keunguan ini mayoritas dialami oleh remaja dan anak-anak. Lesi keunguan yang mirip cacar ini banyak ditemukan pada kasus positif corona di beberapa negara seperti Spanyol, Perancis, dan juga Italia. Kondisi ini perlu diwaspadai jika disertai dengan gejala lain dari virus corona.

  1. Gatal-gatal

Ahli kulit dari Perancis mempercayai bahwa gatal dan ruam pada kulit tanpa ada sebab bisa jadi gejala virus corona. Gejala ini berupa bintik-bintik di kulit. Pada beberapa kasus, bintik merah pada kulit tidak hanya terasa gatal namun juga mempunyai sensasi terbakar. Sensasi terbakar ini merupakan respon imun terhadap sistem saraf dari penderita COVID-19.

  1. Kulit seperti ‘tersetrum’

Gejala baru virus corona adalah kulit seperti tersetrum. Gejala baru ini bukanlah gejala umum yang muncul karena COVID-19, melainkan reaksi antibodi.

 

Langkah Sederhana Mencegah Penyebaran Virus Corona

Ditengah peningkatan virus corona di berbagai belahan dunia, menerapkan tindakan pencegahan semaksimal mungkin adalah langkah jitu untuk menjaga kondisi. Selain stay at home, berikut ini adalah langkah-langkah yang harus djalankan agar tetap aman dan terhindar dari virus corona.

  • Cuci tangan secara rutin

Upaya pencegahan yang pertama adalah rajin cuci tangan menggunakan sabun. Tindakan ini dianggap sebagai langkah pencegahan yang efektif untuk membunuh bakteri dan kuman yang menempel di tangan. Termasuk untuk membunuh virus corona.

Dunia Wanita - Ciri-ciri Terkena Virus Corona - Covid-19

 

  • Hindari menyentuh wajah

Langkah-langkah yang harus dijalankan berikutnya adalah menghindari menyentuh wajah. Bagian wajah seperti hidung, mata dan mulut, disinyalir sebagai celah masuknya virus corona ke dalam tubuh. Oleh sebab itu, hindarilah memegang bagian wajah dengan sembarangan. Jika Anda harus menyentuh bagian-bagian wajah, pastikan untuk mencuci tangan dengan sabun terlebih dahulu.

 

  • Gunakan masker

Penularan virus corona dapat diminimalisir dengan menggunakan masker. Walau begitu, hindarilah menggunakan masker secara berulang. Hal ini dikarenakan masker dapat mengandung bakteri ataupun kuman setelah dipakai. Untuk pemakaian masker kain, waktu maksimal pemakaian adalah empat jam. Setelahnya masker dapat dicuci.

Dunia Wanita - Ciri-ciri Terkena Virus Corona - Covid-19

 

  • Etika bersin dan batuk dengan benar

Cairan dari bersin dan batuk bisa menjadi media penularan dari virus corona. Langkah-langkah yang harus dijalankan ketika bersin dan batuk adalah dengan menggunakan tisu bersih atau menggunakan siku tangan bagian dalam. Setelahnya, buanglah tisu yang Anda gunakan ke dalam tempat sampah dan cuci tangan dengan sabun di air mengalir.

 

  • Hindari berinteraksi secara langsung

Langkah sederhana untuk menghindari virus corona adalah menghindari interaksi secara langsung. Seperti berjabat tangan dan berpelukan. Itulah mengapa badan kesehatan dunia WHO menekankan pentingnya physical distancing. Langkah pencegahan ini juga telah ditekankan oleh pemerintah Indonesia. Jarak fisik minimal untuk mencegah penularan virus corona adalah minimal 1 meter.

Dunia Wanita - Ciri-ciri Terkena Virus Corona - Covid-19

 

  • Hindari berbagi barang pribadi dengan orang lain

Menghindari berbagi barang pribadi dengan orang lain merupakan langkah-langkah yang harus dijalankan dalam mencegah virus corona. Sebab, barang-barang pribadi juga meningkatkan risiko penularan virus corona.

 

  • Cuci bahan makanan dengan bersih

Untuk mencegah penularan virus corona, pastikan bahwa Anda mencuci bahan makanan dengan bersih sebelum mengolahnya ataupun menyimpannya dalam lemari pendingin. Hal ini bertujuan untuk membunuh kuman, bakteri, hingga virus corona yang mungkin saja terdapat pada bahan makanan. Untuk membunuh bakteri, kuman dan virus secara efektif, cucilah bahan makanan dengan larutan cuka atau hidrogen peroksida.

Dunia Wanita - Ciri-ciri Terkena Virus Corona - Covid-19

 

  • Bersihkan perabotan rumah dan barang-barang pribadi

Barang pribadi seperti ponsel dan perabotan rumah bisa jadi benda yang harus diwaspadai. Hal ini dikarenakan virus corona dapat menempel di permukaan benda. Sebagai bentuk pencegahan penularan virus corona, Anda bisa membersihkan barang pribadi dan perabotan rumah secara rutin. Jika memang diperlukan, Anda dapat menyemprotkan cairan disinfektan.

Untuk membersihkan ponsel, Anda dapat menggunakan tisu disinfektan. Namun, perhatikan pula langkah-langkah yang benar untuk membersihkannya, agar ponsel Anda tidak rusak.

Dunia Wanita - Ciri-ciri Terkena Virus Corona - Covid-19

 

  • Tingkatkan sistem kekebalan tubuh

Meningkatkan sistem kekebalan tubuh merupakan langkah-langkah yang harus dijalankan berikutnya. Sistem kekebalan tubuh yang bagus akan bekerja dengan baik dalam menangkal virus yang masuk ke dalam tubuh.

Sistem kekebalan tubuh dapat ditingkatkan dengan memperbanyak konsumsi sayur, buah dan vitamin (terutama Vitamin C, Vitamin B6 dan Vitamin E). Sayuran hijau dan buah yang mengandung antioksidan tinggi juga berguna untuk menangkal radikal bebas. Selain sayuran dan buah, pastikan bahwa Anda menerapkan pola hidup sehat. Termasuk mengkonsumsi makanan yang bergizi dan rutin berolahraga setiap hari.

Itulah ulasan lengkap mengenai ciri-ciri terkena virus corona, gejala baru, dan langkah-langkah yang harus dijalankan untuk mencegah penularan virus corona. Pastikan Anda mengikuti arahan pemerintah untuk tetap tinggal di rumah serta memperbarui informasi akurat seputar Covid-19 dan menjalankan langkah-langkah pencegahan dengan baik dan benar untuk melindungi diri. Melakukan upaya pencegahan bukan hanya menyelamatkan diri sendiri, namun juga turut serta memutus penyebaran virus corona di Indonesia.

Jika Anda mengalami gejala ringan corona, segeralah memeriksakan diri ke pusat layanan kesehatan untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

 

Apa itu Virus Corona?

Virus corona merupakan virus menular yang menginfeksi tubuh manusia, virus corona membutuhkan masa inkubasi sebelum menimbulkan gejala ringan corona hingga gejala berat pada tubuh manusia.

Berapa lama masa inkubasi virus corona?

Masa inkubasi virus corona berkisar antara satu sampai empat belas hari, paling umum masa inkubasi virus ini adalah sekitar 5 hari. Masa inkubasi pada setiap orang bisa saja mengalami perbedaan.

Apa gejala umum ketika terinfeksi Virus Corona?

1. Demam 2. Batuk kering 3. Napas pendek 4. Pegal-pegal dan menggigil 5. Masalah Pencernaan 6. Kebingungan mendadak 7. Mata merah muda 8. Kehilangan rasa dan bau 9. Kelelahan 10. Sakit kepala, sakit tenggorokan dan hidung tersumbat

Bagaimana langkah sederhana mencegah penyebaran virus corona?

- Cuci tangan secara rutin - Hindari menyentuh wajah - Gunakan masker - Etika bersin dan batuk dengan benar - Hindari berinteraksi secara langsung - Hindari berbagi barang pribadi dengan orang lain - Cuci bahan makanan dengan bersih - Bersihkan perabotan rumah dan barang-barang pribadi - Tingkatkan sistem kekebalan tubuh