Skincare Glughava kini muncul sebagai salah satu brand kecantikan lokal yang paling banyak dibicarakan dalam beberapa waktu terakhir.
Nama ini viral bukan hanya karena produknya yang unik, tetapi juga karena kisah perjalanannya yang begitu dekat dengan pengalaman banyak anak muda Indonesia mulai dari nol, mencoba banyak hal, pernah jatuh, lalu bangkit lagi dengan cara yang benar-benar organik.
Dan sosok di balik Skincare Glughava adalah Rita Armila, ibu satu anak yang kini tinggal di Bantul, Yogyakarta, sekaligus pebisnis introvert yang perjalanan kariernya terasa sangat membumi dan inspiratif.
Skincare Glughava menjadi pembicaraan besar justru karena berangkat dari sesuatu yang tidak direncanakan sama sekali. Rita awalnya hanya membuat konten TikTok dengan produk sampel, belum produksi massal, belum promosi besar-besaran.
Tapi videonya tiba-tiba FYP. Banyak yang penasaran, banyak yang tanya, hingga akhirnya ia memutuskan untuk langsung PO ke pabrik. Dari situ semuanya bergulir cepat.
Jika melihat perjalanan Rita Armila, wajar rasanya kalau brand ini berkembang begitu cepat. Sejak SMA dia sudah terbiasa berjualan.
Waktu yang lain sibuk sekolah, Rita sudah mencoba usaha hijab, membuka jasa makeup, ikut UMKM kecil-kecilan, hingga akhirnya berani terjun ke skincare pada 2017.
Bahkan sebelum itu, sekitar 2015–2016, dia sempat terjun ke MLM. Meski tidak menghasilkan materi, justru MLM memberinya ilmu hidup, mental tahan banting, dan prinsip bahwa “pikiran kita membawa tindakan”.
Latar belakang keluarganya yang merupakan keluarga besar pebisnis ternyata menanamkan jiwa kemandirian sejak dini. Pada 2016 Rita bahkan meminta orang tuanya berhenti mengirim uang karena ingin hidup mandiri.
Dari situ dia berjualan apa saja yang bisa dijual, termasuk pembersih kucing yang dia cari sendiri di marketplace. Bahkan pencapaian awalnya cukup besar bisa membeli motor dari hasil bisnis serabutan itu.
Bagi pemilik akun TikTok dengan nama @maminyaglughava ini, hal-hal kecil itu selalu menjadi pengalaman penting karena membentuk mental yang ia butuhkan saat membangun Skincare Glughava.

Brand pertama yang ia bangun adalah skincare produksi Jeng “R” pada 2018. Saat itu sistemnya masih kemitraan, menyasar pasar Sulawesi, Kalimantan, dan Sumatera. Dia belajar banyak tentang pasar dan karakter konsumen.
Lalu pada 2021, Rita menemukan formula baru, ide baru, dan semangat baru. Dari situlah Skincare Glughava lahir.
Nama “Glu” diambil dari Glutathione, antioksidan kuat yang menjadi salah satu bahan utama, sementara “Ghava” berasal dari nama anaknya, sebuah simbol bahwa bisnis ini sekaligus menjadi warisan dan perjuangan yang berarti.
Namun yang membuat Skincare Glughava benar-benar meledak adalah inovasinya: collagen drink ukuran 50 gram. Banyak brand skincare lokal mengeluarkan collagen drink, tetapi Glughava jadi pelopor ukuran praktis yang cepat viral.
Konten-konten edukasi dan daily life Rita di TikTok ikut mendongkrak antusiasme pasar. Yang awalnya hanya mencoba-coba, kini menjadi produk yang diburu dan terus restock.
Rita sendiri beberapa kali mengaku masih tidak menyangka dengan pencapaian bisnisnya.
“Gak menyangka bisa seperti ini, di luar ekspektasi bahkan di luar bayangan,” ujarnya kepada wartawan.
Yang dulu keluarganya sempat mengkhawatirkan karena ambisinya, kini perlahan justru bangga atas kerja kerasnya.
“Ini pekerjaan hobiku, aku kerja bukan jadi kaya. Ini hobiku,” tutur Rita.
Dan justru dari ketulusan itulah bisnisnya berkembang dengan alami. Omzet Skincare Glughava pun tidak main-main. Dalam kondisi ramai permintaan, Glughava bisa mencatat omzet hingga Rp7 miliar per bulan.
Rita yang sekarang mempunyai ratusan ribu pengikut di TikTok juga punya mimpi besar untuk brand ini. Dia ingin Glughava membuka banyak lapangan pekerjaan, memberikan bonus, bahkan memberangkatkan umrah para affiliator sebagai bentuk apresiasi.



