Penukaran uang baru BI kini tersedia di 61 lokasi melalui layanan digital. Masyarakat bisa menukar uang secara online lewat sistem PINTAR menjelang Lebaran.
Menjelang akhir Ramadan dan menyongsong Hari Raya Lebaran, kebutuhan masyarakat terhadap uang pecahan baru biasanya meningkat signifikan.
Untuk menjawab kebutuhan tersebut, Bank Indonesia menghadirkan layanan penukaran uang baru BI yang kini semakin mudah diakses oleh masyarakat.
Salah satu langkah terbaru dilakukan oleh Kantor Perwakilan Bank Indonesia wilayah Tegal yang membuka layanan penukaran uang di puluhan titik.
Program ini menjadi bagian dari kegiatan tahunan Bank Indonesia untuk memastikan masyarakat dapat memperoleh uang layak edar dengan aman dan resmi.
Tahun ini, layanan penukaran uang hadir dengan sistem digital yang membuat prosesnya lebih tertib, efisien, dan nyaman.
61 Titik Penukaran Uang Baru
Melalui program Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idulfitri atau SERAMBI 2026, Bank Indonesia membuka 61 titik layanan penukaran uang baru yang tersebar di wilayah eks Karesidenan Pekalongan.
Wilayah tersebut mencakup sejumlah daerah seperti Brebes, Kabupaten Tegal, Kota Tegal, Pemalang, Pekalongan hingga Batang.
Program ini digelar bekerja sama dengan berbagai perbankan dan mitra strategis agar masyarakat lebih mudah mengakses layanan penukaran uang.
Kepala Kantor Perwakilan BI Tegal, Bimala, menjelaskan bahwa layanan ini dibuka untuk membantu masyarakat mendapatkan uang pecahan baru secara resmi menjelang Lebaran.
Selain itu, keberadaan banyak titik penukaran diharapkan dapat mencegah penumpukan masyarakat di satu lokasi tertentu.
Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, layanan penukaran uang baru BI kini dilakukan dengan sistem digital.
Masyarakat yang ingin menukar uang diwajibkan melakukan pemesanan terlebih dahulu melalui platform berbasis web bernama PINTAR.
Sistem ini dapat diakses melalui situs resmi pintar.bi.go.id sebelum masyarakat datang ke lokasi penukaran.
Melalui sistem tersebut, masyarakat dapat memilih lokasi penukaran, menentukan jadwal, serta mendapatkan kuota penukaran secara lebih teratur.
Menurut Bank Indonesia, penggunaan sistem digital ini bertujuan untuk mengurangi antrean panjang yang sering terjadi saat penukaran uang menjelang Lebaran.
Dengan sistem yang terjadwal, masyarakat tidak perlu lagi datang lebih awal hanya untuk mendapatkan nomor antrean.
Layanan Februari hingga Maret 2026
Program penukaran uang baru BI melalui SERAMBI 2026 berlangsung selama beberapa minggu.
Layanan tersebut dibuka mulai 19 Februari hingga 15 Maret 2026 di berbagai lokasi yang telah ditentukan.
Selain layanan di kantor bank dan titik penukaran tetap, Bank Indonesia juga menyediakan mobil kas keliling yang beroperasi di sejumlah wilayah.
Mobil kas keliling ini bertujuan untuk menjangkau masyarakat yang berada di daerah yang jauh dari kantor bank.
Informasi mengenai jadwal dan lokasi mobil kas keliling biasanya diumumkan melalui media sosial resmi Bank Indonesia di masing-masing daerah.
Untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama Ramadan dan Idulfitri, Bank Indonesia menyiapkan uang kartal dalam jumlah besar.
Khusus wilayah kerja BI Tegal, total uang yang disiapkan mencapai sekitar Rp5,3 triliun.
Jumlah ini meningkat sekitar 9 persen dibandingkan tahun sebelumnya karena diperkirakan aktivitas ekonomi masyarakat juga meningkat.
Peningkatan alokasi uang tersebut menunjukkan komitmen Bank Indonesia dalam memastikan ketersediaan uang layak edar di tengah masyarakat.
Dengan ketersediaan uang yang cukup, masyarakat diharapkan tidak kesulitan mendapatkan pecahan baru untuk kebutuhan Lebaran.
Tradisi Berbagi Uang Baru Saat Lebaran
Tradisi membagikan uang pecahan baru kepada anak-anak atau kerabat saat Lebaran sudah menjadi budaya yang sangat familiar di Indonesia.
Banyak keluarga yang menyiapkan uang baru untuk diberikan kepada anak, keponakan, atau saudara sebagai bentuk berbagi kebahagiaan di hari raya.
Karena itulah, permintaan terhadap layanan penukaran uang baru BI selalu meningkat menjelang Idulfitri setiap tahunnya.
Bank Indonesia sendiri rutin mengadakan program SERAMBI setiap Ramadan untuk memastikan masyarakat dapat memperoleh uang baru dengan cara yang aman dan resmi.
Agar proses penukaran berjalan lancar, masyarakat perlu memperhatikan beberapa hal sebelum datang ke lokasi penukaran.
Pertama, pastikan sudah melakukan pemesanan melalui platform PINTAR sesuai jadwal yang tersedia.
Kedua, datang tepat waktu sesuai jadwal yang telah dipilih saat melakukan pemesanan online.
Ketiga, membawa uang yang akan ditukar sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Dengan mengikuti prosedur tersebut, proses penukaran uang dapat berlangsung lebih cepat dan nyaman.
Hindari Penukaran di Tempat Tidak Resmi
Bank Indonesia juga mengimbau masyarakat agar hanya melakukan penukaran uang di tempat resmi.
Hal ini penting untuk menghindari risiko mendapatkan uang palsu atau menjadi korban praktik percaloan yang sering muncul saat permintaan uang baru meningkat.
Melalui layanan resmi penukaran uang baru BI, masyarakat dijamin mendapatkan uang yang asli, layak edar, serta sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Selain itu, proses penukaran juga dilakukan secara transparan dan terjadwal sehingga lebih aman bagi masyarakat.
Transformasi layanan penukaran uang melalui sistem digital juga menjadi bagian dari upaya Bank Indonesia dalam mendorong digitalisasi layanan publik.
Dengan memanfaatkan teknologi, layanan kepada masyarakat dapat dilakukan dengan lebih efektif dan efisien.
Program ini juga menunjukkan bahwa layanan publik di Indonesia semakin berkembang mengikuti kebutuhan masyarakat di era digital.
Melalui layanan penukaran uang baru BI, masyarakat kini tidak hanya mendapatkan kemudahan dalam memperoleh uang pecahan baru, tetapi juga merasakan pengalaman layanan yang lebih modern dan praktis.




