Hati-hati! Dokter Boyke Melarang Berhubungan di Bathtub, Ini Alasannya! – FAJAR

FAJAR.CO.ID – Seksolog dr Boyke Dian Nugraha SpOG MARS tidak menyarankan wanita hamil melakukan hubungan ala suami istri saat mandi.Sebab, menurut Boyke, hal...

Jika Parah dan Berkepanjangan, Hati-hati! Covid-19 Bisa Turunkan Kecerdasan – FAJAR

FAJAR.CO.ID — Seseorang masih bisa merasakan sisa gejala Covid-19 setelah dinyatakan negatif lewat tes PCR. Kondisi itu disebut dengan istilah Long Covid atau...

Bahaya! Infeksi ‘Jamur Hitam’ Mengintai Penyintas Covid-19, Mohon Dibaca! – FAJAR

FAJAR.CO.ID – Jamur hitam menjadi salah satu penyakit berbahaya yang mengintai penyintas Covid-19.Kasus jamur hitam merebak di India dan banyak dialami oleh orang-orang...

Mantan Trainee JYP Entertainment Ini Curhat Pernah Ditendang Agensi Gara-Gara Orientasi Seksualnya

Baru-baru ini seorang pria 30 tahun bernama KilliAN mengaku pernah didepak JYP Entertainment saat menjadi trainee. Simak penuturan lengkapnya berikut ini.Tim WowKerenJul 22,...

Begituan Saat Hamil, Posisi ‘Cinderella Nunggang Kuda’ Paling Aman Menurut Dokter Boyke – FAJAR

FAJAR.CO.ID – Memiliki momongan menjadi salah satu momen yang paling dinanti setiap pasangan setelah menikah.Namun, terkadang ketika saat istri hamil membuat pasangannya ragu...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

FAJAR.CO.ID — Kekhawatiran vaksinasi pada ibu hamil bisa ditepis. Hasil riset para peneliti di Hadassah-University Medical Center, Israel, malah menunjukkan sebaliknya.

Ibu hamil justru disarankan untuk divaksin. Sebab, mereka bisa menyalurkan antibodi yang dibentuk vaksin kepada bayi yang dikandung.

Dilansir The Staits Times, ada 20 ibu hamil trimester ketiga yang diinjeksi dua dosis vaksin Pfizer-BioNTech. Hasilnya, antibodi terdeteksi bukan hanya di si ibu hamil, tapi juga bayi yang dilahirkannya. Efek positif vaksin tersebut tersalurkan lewat plasenta yang menghubungkan ibu dan janinnya.

’’Vaksinasi pada ibu hamil bisa memberikan perlindungan kepada ibu dan bayi dari infeksi SARS-CoV-2,’’ bunyi penggalan laporan penelitian ilmuwan Hadassah-University Medical Center tersebut.

Mereka menegaskan bahwa dibutuhkan penelitian lebih lanjut dan lebih besar untuk melihat dampaknya. Misalnya, jika vaksin diberikan kepada ibu hamil di trimester pertama atau kedua. Belum dipastikan juga apakah sama amannya jika menggunakan vaksin Covid-19 jenis lain yang ada saat ini.

’’Kami kini akan melihat seberapa lama antibodi yang dipicu oleh vaksinasi tersebut bertahan di tubuh bayi,’’ ujar Dana Wolf, salah seorang peneliti, seperti dikutip Jerusalem Post.

Pekan lalu peneliti Amerika Serikat mengunggah hasil penelitian serupa. Yaitu, antibodi milik perempuan hamil yang diberi vaksin mRNA Covid-19 telah disalurkan ke bayinya lewat plasenta dan ASI. Vaksin milik Pfizer/BioNTech dan Moderna memakai mRNA.


Kredit: Tautan sumber

- A word from our sposor -

Ahli Sarankan Ibu Hamil Suntik Vaksin Covid-19, Ini Penjelasannya – FAJAR 1

Ahli Sarankan Ibu Hamil Suntik Vaksin Covid-19, Ini Penjelasannya – FAJAR

\