Bentuk Kekebalan Tubuh, Masyarakat Wajib Dua Kali Vaksin – FAJAR

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Proses vaksinasi Covid-19 saat ini tengah digencarkan pemerintah. Sebagai upaya pemutus penyebaran virus.Namun, pemberian vaksin tidak bisa sembarangan. Ada petunjuk...

Rossa Menang Indonesia’s Beauty Women 2020 : Terimas Kasih Atas Apresiasinya : Okezone Lifestyle

Perhelatan Indonesia’s Beautiful Women (IBW) 2021-2021 baru saja digelar oleh majalah HighEnd. Ajang penghargaan satu ini merupakan bentuk apresiasi kepada perempuan-perempuan Indonesia yang cantik,...

Tiga Waktu yang Tepat Berolahraga saat Puasa – FAJAR

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Berpuasa bukan halangan menjaga kebugaran melalui latihan fisik maupun berolahraga. Namun, ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan yakni pemilihan waktu...

Nagita Slavina Lebih Sensitif saat Hamil Anak Kedua

Sebelumnya, Nagita Slavina yang mengetahui bahwa dirinya tengah hamil langsung mengabarkannya kepada Raffi Ahmad. Ia pun merengek manja kepada suaminya supaya bisa terus menemaninya,...

5 Manfaat Daun Kelor untuk Kesehatan Kulit Dalam Satu Produk Skincare

Moringa oleifeira mengandung vitamin C yang sangat tinggi. Vitamin C bekerja dengan mengurangi kerusakan yang disebabkan oleh radikal bebas serta meningkatkan kecerahan kulit. Penelitian...

Lip Cream Hilang saat Kamu Makan? Sarita Beauty Solusinya

Lip cream Sarita Beauty. Foto: Sarita Beauty GenPI.co - Lip cream menjadi item yang tidak boleh ketinggalan saat kamu ber-makeup....

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

FAJAR.CO.ID — Kekhawatiran vaksinasi pada ibu hamil bisa ditepis. Hasil riset para peneliti di Hadassah-University Medical Center, Israel, malah menunjukkan sebaliknya.

Ibu hamil justru disarankan untuk divaksin. Sebab, mereka bisa menyalurkan antibodi yang dibentuk vaksin kepada bayi yang dikandung.

Dilansir The Staits Times, ada 20 ibu hamil trimester ketiga yang diinjeksi dua dosis vaksin Pfizer-BioNTech. Hasilnya, antibodi terdeteksi bukan hanya di si ibu hamil, tapi juga bayi yang dilahirkannya. Efek positif vaksin tersebut tersalurkan lewat plasenta yang menghubungkan ibu dan janinnya.

’’Vaksinasi pada ibu hamil bisa memberikan perlindungan kepada ibu dan bayi dari infeksi SARS-CoV-2,’’ bunyi penggalan laporan penelitian ilmuwan Hadassah-University Medical Center tersebut.

Mereka menegaskan bahwa dibutuhkan penelitian lebih lanjut dan lebih besar untuk melihat dampaknya. Misalnya, jika vaksin diberikan kepada ibu hamil di trimester pertama atau kedua. Belum dipastikan juga apakah sama amannya jika menggunakan vaksin Covid-19 jenis lain yang ada saat ini.

’’Kami kini akan melihat seberapa lama antibodi yang dipicu oleh vaksinasi tersebut bertahan di tubuh bayi,’’ ujar Dana Wolf, salah seorang peneliti, seperti dikutip Jerusalem Post.

Pekan lalu peneliti Amerika Serikat mengunggah hasil penelitian serupa. Yaitu, antibodi milik perempuan hamil yang diberi vaksin mRNA Covid-19 telah disalurkan ke bayinya lewat plasenta dan ASI. Vaksin milik Pfizer/BioNTech dan Moderna memakai mRNA.


Kredit: Tautan sumber

- A word from our sposor -

Ahli Sarankan Ibu Hamil Suntik Vaksin Covid-19, Ini Penjelasannya – FAJAR 1

Ahli Sarankan Ibu Hamil Suntik Vaksin Covid-19, Ini Penjelasannya – FAJAR

\