Ikuti Jejak Didi Kempot, Gusanda Latova Akan Fokus ke Lagu-Lagu Jawa

JawaPos.com–Gusanda Latova dulunya adalah seorang penyanyi sekaligus pencipta lagu pop. Salah satu lagunya yang bertajuk Kau Takkan Tau sempat naik daun saat dirilis pada...

Rossa Menang Indonesia’s Beauty Women 2020 : Terimas Kasih Atas Apresiasinya : Okezone Lifestyle

Perhelatan Indonesia’s Beautiful Women (IBW) 2021-2021 baru saja digelar oleh majalah HighEnd. Ajang penghargaan satu ini merupakan bentuk apresiasi kepada perempuan-perempuan Indonesia yang cantik,...

Clara Bernadeth Akui Dulu Ogah Terjun ke Dunia Entertainment, Casting Pertama Ubah Hidupnya

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Alivio TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Aktris Clara Bernadeth sempat beberapa kali menolak ajakan orangtuanya untuk terjun ke dunia entertainment. bahkan yang aktif casting dari satu...

Buka Puasa dengan Teh Panas Bisa Menyebabkan Penyakit Kanker? – FAJAR

FAJAR.CO.ID — Berdasarkan data dari berbagai sumber, teh merupakan salah satu minuman yang paling disukai oleh masyarakat Indonesia. Dan di bulan Ramadhan seperti...

Tidak Makan Sahur, Dampak Buruknya Mengerikan – FAJAR

FAJAR.CO.ID — Ketika menjalankan ibadah puasa di bulan ramadhan memang gampang-gampang susah. Salah satu tantangan yang harus dilewati yakni harus bangun dini hari...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Penampilan kulit wajah sempurna tanpa cela bisa didapat dengan perawatan rutin secara berkala. Namun beberapa orang mengabaikan prosedur perawatan tersebut sehingga kulit wajah menjadi kusam.

Tentu saja kondisi dull skin atau kulit kusam menjadi hal yang sangat mengganggu jika tidak segera diatasi. Nah, sebenarnya apa alasan dari tampilan kulit yang kusam? Dan bagaimana cara merawatnya agar kembali seperti semula?

Seperti yang diajarkan pada pelajaran Biologi, kulit merupakan bagian tubuh yang terluas. Hampir sebagian besar organ tubuh ditutupi oleh kulit. Menjadikan bagian ini yang paling sering terlihat dari luar dan mengalami penuaan. Namun kulit yang dibiarkan begitu saja tanpa perawatan menyebabkan penampilannya kusam dan tidak cerah sempurna.

Ada cukup banyak alasan mengapa kulit terlihat kusam seperti yang kami sebut pada artikel di bawah beserta cara perawatannya :

1. Tubuh Kekurangan Cairan

Ketika Anda tidak cukup minum air putih, tubuh akan menjadi dehidrasi. Kondisi yang satu ini menyebabkan tubuh menjadi kurang bertenaga. Selain itu dehidrasi juga bisa berdampak buruk bagi kulit.

Lalu bagaimana bisa? Ternyata tubuh yang kekurangan cairan akan berdampak langsung pada kondisi kulit. Dull skin baik pada segala jenis kulit bisa jadi efek kesekian yang disebabkan oleh dehydrated body.

Menurut penelitian Universitas Missouri, jika minum air sebanyak 500 ml per hari bisa menyebabkan aliran darah pada kulit semakin lancar.

Dan memang kulit yang terdiri dari jutaan sel berukuran mikroskopis membutuhkan asupan air putih yang cukup. Meningkatnya pasokan aliran darah ke kulit menyebabkan sel kulit punya kesempatan beregenerasi lebih cepat.

Tak hanya itu, menurut penelitian dari International Journal of Cosmetic Science, minum air sekitar 9 cangkir sehari membantu memadatkan kulit. Air yang masuk ke dalam tubuh akan membuat sel kulit lebih “berisi” dan membuat teksturnya lebih elastis.

Solusinya : minum air putih dengan jumlah yang cukup (sekitar 8 gelas sehari). Selain itu kurangi konsumsi jenis makanan dan minuman yang tidak sehat untuk kulit. Hal ini bertujuan memperbesar rasio konsumsi air putih untuk kulit.

Bahkan menurut dietitian nutritionist bersertifikat, SaVanna Shoemaker, MS, RDN, LD, ada beberapa cara efektif untuk konsumsi air putih. Caranya adalah dengan mengatur pengingat serta menyusun daily goal.

2. Banyak Sel Kulit yang Mati

Kulit memiliki porsi yang sangat besar pada tubuh, dan merupakan bagian dari sistem integumen manusia. Kulit yang memiliki lebih dari 300 juta sel serta sistem integumen mampu melindungi tubuh dari kerusakan eksternal (Wikipedia).

Namun begitu, menurut Jackie Brisman, seorang ahli unggulan di HBA Global, sel kulit bisa mati pada akhir siklus hidupnya. Bahkan ia mengatakan jika setiap jamnya sekitar 40.000 sel kulit terlepas.

Dan proses deskuamasi (pengelupasan sel) terjadi setidaknya sekali dalam sebulan untuk satu buah sel kulit manusia. Memang ketika terkelupas, sel kulit baru yang berwarna lebih cerah muncul. Akan tetapi seringkali sel tersebut malah menumpuk di permukaan. Akibatnya kulit menjadi tampak kusam.

Solusinya : melakukan proses mikrodermabrasi. Proses pengelupasan dengan material yang abrasif bisa membantu proses pengelupasan sel kulit mati dari wajah. Dengan begitu kulit akan terlihat lebih cerah serta terhindar dari warna kusam.

Mikrodermabrasi adalah suatu metode yang invasif dengan cara mengoleskan produk dengan permukaan abrasif ke kulit. Cara kerja prosedur ini memang seperti “mengampelas” kulit, dengan peralatan yang tentunya aman.

Tak hanya itu, praktek mikrodermabrasi untuk kulit bisa dilakukan dengan cara menyemprotkan partikel natrium bikarbonat. Setelah itu partikel akan dihisap menggunakan mini vacuum yang dioleskan di sepanjang permukaan kulit.

Prosedur kecantikan yang satu ini tergolong praktik non bedah yang cukup mudah dilakukan. Namun begitu, ada berbagai pantangan sebelum Anda melakukannya. Seperti menghentikan penggunaan skincare serta masker eksfoliasi.

3. Kulit yang Kurang Lembab

Kondisi kulit yang kurang lembab menyebabkan penampilan kulit wajah jadi kusam atau mengalami dull complexion. Seperti permukaan tanah yang kering, kulit yang kurang lembab bisa retak dan mengakibatkan tone kulit kusam melanda.

Mengonsumsi air putih memang bisa memasok cairan dari dalam tubuh, namun tidak dengan kulit yang ada pada bagian terluar. Butuh sesuatu yang melapisi kulit agar retakannya pulih jika ingin warna kulit kembali normal.

Solusi : gunakan pelembab atau moisturizer secara rutin pada kulit wajah. Metode perawatan kulit wajah satu ini melibatkan zat khusus yang diracik untuk mengisi celah retakan kulit Anda.

Menurut sebuah artikel di Insider.com yang telah ditinjau oleh Debra Jaliman, M.D., salah satu kandungan pelembab yang baik untuk kulit yaitu gliserin. Kombinasi shea butter serta gliserin mampu membuat kulit tampak lebih lembab. Tak hanya itu, kandungan petrolatum jelly juga sangat baik untuk kulit yang kusam karena kelembaban yang minim. Kandungan jeli tersebut bisa mengunci permukaan kulit serta mencegah penguapan air secara berlebihan.

Menurut pernyataan Kathleen M. Welsh, M.D., waktu terbaik mengoleskan lotion serta pelembab adalah malam hari. Pada waktu tersebut, kulit bisa terkunci kelembabannya sehingga tampak cerah keesokan harinya. Selain itu, Anda bisa menggunakan pelembab setelah mandi agar air pada kulit tak mudah menguap.

4. Kulit Kekurangan “Logam”

Tubuh kita selalu membutuhkan metal based content atau kandungan logam. Biasanya jenis kandungan ini didapatkan dari tumbuhan dan tubuh hewan yang kita konsumsi sehari-hari.

Zoe Diana Draelos, seorang profesor dermatology di Duke University mengatakan jika asupan mineral penting untuk membentuk antioksidan alami tubuh. Dengan asupan “logam” tersebut, kulit bisa menjadi lebih bercahaya.

Pertanyaannya, dari manakah kita bisa pasokan mineral tersebut? Mengingat saat ini tanah tempat bercocok tanam komoditas pertanian serta perkembunan semakin kurang nutrisi.

Solusi : dapatkan pasokan mineral dari suplemen kesehatan yang dijual apotik atau produsen suplemen herbal. Multivitamin harian bisa membantu tubuh dan kulit Anda mendapatkan mineral seperti tembaga dan zinc, kata Draelos.

Namun begitu, konsumsi multivitamin pemasok mineral tersebut butuh dikonsultasikan dengan dokter kulit Anda. Karena tiap orang membutuhkan asupan logam atau metal yang berbeda, tergantung skin needs mereka.

5. Terlalu Lama Terpapar Sinar Matahari

Ketika Anda sering melakukan perjalanan keluar rumah dengan intensitas paparan sinar matahari cukup tinggi, kulit bisa jadi kusam. Kulit tidak punya kemampuan untuk melindungi dirinya dari sinar UV (ultra violet).

Menurut artikel yang ditulis pihak NCBI (National Centre for Biotechnology Information), ada 6 tipe kulit manusia, mulai dari yang paling terang hingga paling gelap. Rata-rata orang Indonesia memiliki kulit tipe III hingga V.

Kulit tipe III memiliki ciri warna coklat muda disertai dengan rambut berwarna coklat.

Kulit tipe IV memiliki ciri warna kulit berwarna seperti buah zaitun disertai dengan rambut warna hitam atau coklat gelap. Sedangkan tipe V memiliki kulit coklat gelap.

Kulit tipe III memiliki batas waktu 30 menit terpapar sinar matahari agar bisa berubah warna, sedangkan tipe IV batasnya 50 menit dan tipe V 60 menit. Sinar UV yang berlebihan bisa berbahaya, stage pertamanya bisa membuat kulit jadi kusam.

Sinar Matahari - DuniaWanita

Mengapa begitu?

Karena menurut pernyataan Mona Gohara (profesor dermatologi di Yale School of Medicine), sinar UV jadi penyebab kulit berbintik karena mengalami hiperpigmentasi. Selain itu kolagen kulit lebih mudah pecah akibat paparan sinar tersebut.

Solusi : gunakan sunscreen tiap kali hendak pergi keluar rumah. Produk tabir surya bisa membantu melindungi kulit Anda yang tak berpelindung apapun dari paparan sinar UV yang telah melebihi batas waktunya.

Agar proses perlindungan kulit berjalan maksimal, pakai sunscreen yang mengandung retinol. Menurut Mona, kandungan ini bisa membantu menjaga kolagen kulit serta merangsang pembentukan protein pada kulit.

Jangan lupakan juga kandungan SPF pada produk tabir surya yang Anda pakai. Karena menurut Anne Chiu, M.D., CEO dari The Derm Institute, SPF mampu melindungi kulit dari sinar matahari yang berpotensi merusak kulit.

 

Mencegah Terjadinya Dull Skin Berdasarkan Jenis Kulit

Jenis Kulit - DuniaWanita

Tipe kulit yang berbeda mengakibatkan skin treatment pencegahan kulit kusam yang berbeda pula. Ada berbagai jenis kulit seperti kulit berminyak, kulit kering, kulit kombinasi, dan lainnya. Lalu bagaimana cara mengetahui jenis kulit wajah Anda sendiri?

1. Jenis Kulit Wajah Normal

Untuk kulit wajah normal, Anda akan mendapati minyak di bagian hidung dan dagu ketika membiarkan kulit “telanjang” tanpa skincare selama 30 menit. Metode ini disebut dengan metode Wajah Telanjang, yang dikemukakan Victoria Tsai, founder Tatcha House.

Tipe kulit normal memang lebih leluasa menggunakan produk perawatan wajah, serta memiliki kemungkinan kecil untuk mengalami kusam. Menurut Dr. Haris Khumar, M.B.B.S., M.D., kulit normal hanya perlu diberi sunscreen serta pelembab agar tidak mudah kusam.

2. Jenis Kulit Berminyak

Dengan metode Wajah Telanjang ala Tsai, jenis kulit berminyak terlihat glowing di tempat selain hidung dan dagu ketika dibiarkan 30 menit. Jenis kulit ini lebih mudah mengalami warna kusam serta jerawat. Selanjutnya, Dr. Khumar mengatakan, jika untuk jenis kulit berminyak perlu dibasuh minimal 2 kali sehari menggunakan facial wash untuk menghilangkan kotoran menempel. Setelah itu jaga asupan cairan tubuh dan selalu gunakan pelembab khusus oily skin untuk memprevensi dull complexion.

3. Jenis Kulit Kering

Cara mengetahui jenis kulit seperti kata Vicky Tsai juga bisa digunakan untuk mendeteksi kulit kering sejak dini. Tanda bahwa kulit Anda termasuk dry skin adalah terasa kencang jika tidak diberi produk perawatan apapun. Seringkali juga terlihat retakan.

Proses perawatannya hampir seperti skin treatment yang disarankan Dr. Haris untuk jenis kulit berminyak. Anda perlu menghidrasi kulit dengan minum air putih yang cukup dan gunakan sunscreen ketika hangout. Jangan lupa gunakan humidifier di rumah untuk menghidrasi kulit, papar Dr. Khumar.

4. Jenis Kulit Kombinasi

Kulit kombinasi cenderung sulit untuk dideteksi, karena Anda akan menjumpai bagian yang kering dan oily sekaligus. Biasanya jenis kulit kombinasi berminyak di area T (T-Zone). Daerah tersebut meliputi dahi dan turun ke hidung.

Menurut Dr. Khumar, kulit kombinasi diberi proses perawatan dry skin dan oily skin sekaligus. Anda sangat disarankan untuk melakukan dua jenis rutinitas skincare tersebut secara terpisah agar hasilnya maksimal. Sebaiknya hindari pembelian produk yang mengandung minyak agar tidak menyebabkan jerawat.

Dengan mengetahui berbagai alasan kulit jadi kusam, Anda pun bisa menerapkan cara merawat dull skin agar kondisi kulit bisa pulih. Penampilan wajah Anda akan selalu terjaga dan meningkatkan kepercayaan diri yang Anda miliki.

Sertai dengan melakukan berbagai jenis perawatan untuk mencegah kulit kusam tersebut, kulit akan terjaga nantinya. Anda tidak perlu lagi merasa minder karena kulit terlihat flat dan memiliki tone warna berbeda dari wilayah kulit lainnya.

3 Alasan Kulit Wajah Terlihat Kusam dan Cara Merawatnya

1. Tubuh kekurangan cairan 2. Banyak sel kulit yang mati 3. Kulit yang kurang lembab

jenis-jenis kulit wajah

1. Jenis kulit wajah normal 2. Jenis kulit berminyak 3. Jenis kulit kering 4. Jenis kulit kombinasi

Cara mencegah Kulit yang kurang lembab

gunakan pelembab atau moisturizer secara rutin pada kulit wajah. Metode perawatan kulit wajah satu ini melibatkan zat khusus yang diracik untuk mengisi celah retakan kulit Anda.

- A word from our sposor -

5 Alasan Kulit Wajah Terlihat Kusam dan Cara Merawatnya 1

5 Alasan Kulit Wajah Terlihat Kusam dan Cara Merawatnya

\