6 Cara Mengatasi Bibir Kering dan Pecah-Pecah saat Ibadah Puasa

Fimela.com, Jakarta Bibir kering dan pecah-pecah merupakan masalah umum yang kerap kali terjadi pada banyak orang. Terutama saat menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadan. Betapa...

Ingin Tubuh Tetap Bugar Saat Puasa, Begini Tips Guru Besar FKM Unhas – FAJAR

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Menjalankan ibadah puasa merupakan kewajiban bagi setiap umat muslim. Agar dapat menjalankan ibadah puasa serta menjalani aktivitas seperti biasa membutuhkan...

Sebut Tak Seperti Atta-Aurel, Boy William Ogah Pernikahan Live di TV

JawaPos.com – Boy William dan kekasihnya, Karen Vendela akan melangsungkan pernikahan pada pertengahan tahun ini. Meski demikian, Boy William menyatakan pernikahannya tak akan disiarkan...

Anthony Xie Masih Tak Menyangka Sudah jadi Ayah

Fimela.com, Jakarta Pesinetron Anthony Xie mengaku masih tak menyangka kini statusnya sudah berganti. Pasca sang istri, Audi Marissa melahirkan anak laki-laki secara prematur pada...

Kontrak Habis, Victoria f(x) Tinggalkan dari SM Entertainment

Victoria memulai debutnya di bawah SM Entertainment pada 2009 dengan f(x) dan grup tersebut memiliki sejumlah lagu hit, termasuk "Hot Summer", "Electric Shock", dan...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR– Tanpa disadari orang sering menggigit kuku pada kondisi tertentu, misalnya saat sedang gugup. Padahal ini hal yang sangat buruk, dan sulit dihentikan jika sudah jadi kebiasaan.

Tak hanya merusak penampilan kuku dan jari, tetapi juga mencederai kesehatan. Salah satu gangguan yang bisa terjadi adalah sakit perut.

Bahkan dimasa pandemi ini, menggigit kuku jari menjadi ancaman penularan virus. Apalagi menggigit kuku tanpa cuci tangan.

Dosen Fakultas Kesehatan Masyarakat Bidang Kesehatan Lingkungan Unhas, Dr Hasnawati Amqam mengatakan menggigit kuku dapat meningkatkan risiko tertular penyakit. Terutama bila tidak mencuci tangan dengan sabun. Kuku seringkali digunakan untuk menyentuh dan menggaruk bagian tubuh lain tanpa disadari.

“Menggigit kuku akan memindahkan dengan mudah kuma-kuman ini ke mulut. Bahkan jika telah mencuci tangan dengan sabun risiko itu tetap ada. Sulit menghilangkan semua kuman dan kotoran dari bawah kuku,”ucapnya.

Lanjutnya, kebiasaan menggigit kuku, selain meningkatkan risiko terjadinya infeksi pada kuku (paronychia), bila ada kutil yang disebabkan virus di kuku, menggigit kuku akan menyebarkan virus ini ke bagian lain. Bakteri pada jari dan kuku juga dapat tertinggal dalam mulut dan menyebabkan halitosis atau bau mulut.

Selain itu, tanpa disadari juga telur cacing dapat tertinggal di bawah kuku setelah melakukan aktifitas yang berhubungan dengan tanah dan menggigit kuku memudahkan perpindahan telur ke dalam tubuh.


Kredit: Tautan sumber

- A word from our sposor -

Bahaya Gigit Kuku Tanpa Cuci Tangan – FAJAR 1

Bahaya Gigit Kuku Tanpa Cuci Tangan – FAJAR

\