Pesona 7 Srikandi Indonesia di Olimpiade Tokyo 2020

Olimpiade Tokyo 2020 berlangsung pada tanggal 23 Juli-8 Agustus 2021. Sempat tertunda setahun, akhirnya ajang olahraga...

7 Khasiat Ajaib Daun Kemangi, Bantu Pria Tidak Loyo di Ranjang – FAJAR

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Manfaat Daun Kemangi tidak hanya nikmat untuk lalapan saja, tetapi juga bisa dijadikan ramuan khusus untuk kesehatan dan kecantikan. Rahasia...

TWC Sarita Beauty Bikin Wajah Glowing, Cerah, dan Nggak…

Two way cake Sarita Beauty. Foto: Sarita Beauty GenPI.co - Ladies, kamu suka menggunakan bedak bertekstur matte supaya makeup lebih...

Lip Cream Sarita Beauty Longlasting dan Beri Tampilan Halus -…

Lip cream Sarita Beauty. Foto: Sarita Beauty GenPI.co - Touch up lip cream berulang kali tentu sangat menyebalkan karena bisa...

Beauty Review: Pembersih Wajah dari Jepang dengan Busa Melimpah Atasi Jerawat

Tak hanya satu, ada beberapa varian pembersih wajah Senka Perfect Whip hadir lebih lengkap sesuai dengan kondisi kulit Indonesia, yaitu: Senka Perfect Whip, Senka...

Jangan Disepelekan, Konsumsi Jengkol Berlebihan Bisa Menyebabkan Gangguan Ginjal – FAJAR

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Bagi Anda penyuka jengkol, bisa jadi ini kabar baik. Sebab, jengkol dikabarkan bermanfaat bagi penderita penyakit diabetes. Benarkah? Menanggapi hal...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR– Tanpa disadari orang sering menggigit kuku pada kondisi tertentu, misalnya saat sedang gugup. Padahal ini hal yang sangat buruk, dan sulit dihentikan jika sudah jadi kebiasaan.

Tak hanya merusak penampilan kuku dan jari, tetapi juga mencederai kesehatan. Salah satu gangguan yang bisa terjadi adalah sakit perut.

Bahkan dimasa pandemi ini, menggigit kuku jari menjadi ancaman penularan virus. Apalagi menggigit kuku tanpa cuci tangan.

Dosen Fakultas Kesehatan Masyarakat Bidang Kesehatan Lingkungan Unhas, Dr Hasnawati Amqam mengatakan menggigit kuku dapat meningkatkan risiko tertular penyakit. Terutama bila tidak mencuci tangan dengan sabun. Kuku seringkali digunakan untuk menyentuh dan menggaruk bagian tubuh lain tanpa disadari.

“Menggigit kuku akan memindahkan dengan mudah kuma-kuman ini ke mulut. Bahkan jika telah mencuci tangan dengan sabun risiko itu tetap ada. Sulit menghilangkan semua kuman dan kotoran dari bawah kuku,”ucapnya.

Lanjutnya, kebiasaan menggigit kuku, selain meningkatkan risiko terjadinya infeksi pada kuku (paronychia), bila ada kutil yang disebabkan virus di kuku, menggigit kuku akan menyebarkan virus ini ke bagian lain. Bakteri pada jari dan kuku juga dapat tertinggal dalam mulut dan menyebabkan halitosis atau bau mulut.

Selain itu, tanpa disadari juga telur cacing dapat tertinggal di bawah kuku setelah melakukan aktifitas yang berhubungan dengan tanah dan menggigit kuku memudahkan perpindahan telur ke dalam tubuh.


Kredit: Tautan sumber

- A word from our sposor -

Bahaya Gigit Kuku Tanpa Cuci Tangan – FAJAR 1

Bahaya Gigit Kuku Tanpa Cuci Tangan – FAJAR

\