6 Artis Cantik yang Juga Seorang Aktivis Sosial dan Lingkungan

Fimela.com, Jakarta Tak selamanya seorang artis hanya berkutat pada permasalahan dunia entertainment. Karena banyak pula artis mancanegara maupun Indonesia yang gemar melakukan aksi sosial...

Konsumsi Nangka, Berikut 5 Khasiat untuk Kesehatan – FAJAR

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Nangka adalah buah tropis unik yang semakin populer dalam beberapa tahun terakhir ini.Nangka memiliki rasa...

Tips Memilih Kandungan Moisturizer untuk Kulit yang Berminyak

Tips memilih moisturizer yang selanjutnya, pilihlah moisturizer yang memiliki kandungan non comedogenic, agar aman digunakan pada kuit wajah yang cenderung berminyak. Moisturizer non comedogenic atau...

Potret Dulu dan Kini Mantan Artis Cilik Korea, Makin Bersinar!

Ternyata, beberapa artis Korea Selatan ada yang sudah memulai karier di dunia hiburan sejak belia. Sudah...

Olla Ramlan Marah Besar di Media Sosial, Kepada Siapa?

Pada kesempatan lain, Olla Ramlan juga memberikan sedikit clue bahwa orang tersebut sekarang ini jarang mendapatkan job. Sosok yang dirahasiakan ini saat ini baru...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Campuran susu formula yang tidak higienis bisa berdampak sangat fatal. Sindrom bayi biru (sianosis) bisa dialami bayi.

Sindrom bayi biru atau blue baby syndrome adalah kondisi bayi dengan kulit berwarna kebiruan atau keunguan. Dapat terjadi sejak bayi dilahirkan hingga berbulan-bulan lamanya. Pada dasarnya, sindrom bayi biru disebabkan oleh kurangnya kadar oksigen dalam darah.

Namun, Spesialis Anak Siloam Hospitals Makassar, Dr dr Bob Wahyudin, SpAK, CIMI menjelaskan, bayi biru juga biasa diakibatkan oleh sampuran susu formula. Dominan karenna campuran air ke susu formula. “Biasanya tidak menggunakan air bersih, salah satunya air dari sumur langsung,” ujarnya kepada FAJAR, Minggu, 13 September.

Air yang tidak bersih mengandung nitra yang sangat tinggi. Sementara itu, nitrat sangat memengaruhi hemoglobin (HB) dalam darah. Hemoglobin adalah protein sel darah merah yang memungkinkan menganggkut oksigen, atau juga dikenal sebagai zat pewarna merah dalam darah.

Menjadikan oksigen dalam darah terganggu dan mengakibatkan si kecil kekurangan oksigen. Dari kekurangan oksigen inilah hemoglobin tidak berwarna merah tetapi jadi biru. “Kondisi itu sangat terlihat di bagian kulit tipis, seperti bibir, daun telinga, dan bawah kuku,” bebernya seperti dikutip dari Harian Fajar (Fajar Indonesia Network Grup).

Kata dokter Bob, sindrom ini cukup berbahaya bagi bayi jika dibiarkan atau lambat penanganannya. Bisa sampai menyebabkan kejang dan kehilangan kesadaran.


Kredit: Tautan sumber

- A word from our sposor -

Bahaya Susu Formula yang Tidak Higienis terhadap Bayi – FAJAR 1

Bahaya Susu Formula yang Tidak Higienis terhadap Bayi – FAJAR

\