9 Tips Awet Muda Secara Alami yang Mudah Dilakukan

1. Rutin Mengonsumsi Air Putih Tips awet muda yang pertama adalah dengan rutin mengonsumsi air putih. Usahakan untuk mengonsumsi minimal 8 gelas air putih dalam...

Beauty Review: Pembersih Wajah dari Jepang dengan Busa Melimpah Atasi Jerawat

Tak hanya satu, ada beberapa varian pembersih wajah Senka Perfect Whip hadir lebih lengkap sesuai dengan kondisi kulit Indonesia, yaitu: Senka Perfect Whip, Senka...

15 Artis Tak Kalah dengan ABG, Tetap Cantik dan Menawan di Usia 50 Tahun Lebih – Fimela.com

15 Artis Tak Kalah dengan ABG, Tetap Cantik dan Menawan di Usia 50 Tahun Lebih  Fimela.com Kredit: Tautan sumber

Berjerawat Akibat Memakai Masker, Manfaatkan Madu dan Air Mawar – FAJAR

FAJAR.CO.ID — Maskne alias mask acne adalah jerawat yang muncul akibat pemakaian masker menjadi hal yang umum dialami selama pandemi Covid-19 ini.Namun, jangan...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Campuran susu formula yang tidak higienis bisa berdampak sangat fatal. Sindrom bayi biru (sianosis) bisa dialami bayi.

Sindrom bayi biru atau blue baby syndrome adalah kondisi bayi dengan kulit berwarna kebiruan atau keunguan. Dapat terjadi sejak bayi dilahirkan hingga berbulan-bulan lamanya. Pada dasarnya, sindrom bayi biru disebabkan oleh kurangnya kadar oksigen dalam darah.

Namun, Spesialis Anak Siloam Hospitals Makassar, Dr dr Bob Wahyudin, SpAK, CIMI menjelaskan, bayi biru juga biasa diakibatkan oleh sampuran susu formula. Dominan karenna campuran air ke susu formula. “Biasanya tidak menggunakan air bersih, salah satunya air dari sumur langsung,” ujarnya kepada FAJAR, Minggu, 13 September.

Air yang tidak bersih mengandung nitra yang sangat tinggi. Sementara itu, nitrat sangat memengaruhi hemoglobin (HB) dalam darah. Hemoglobin adalah protein sel darah merah yang memungkinkan menganggkut oksigen, atau juga dikenal sebagai zat pewarna merah dalam darah.

Menjadikan oksigen dalam darah terganggu dan mengakibatkan si kecil kekurangan oksigen. Dari kekurangan oksigen inilah hemoglobin tidak berwarna merah tetapi jadi biru. “Kondisi itu sangat terlihat di bagian kulit tipis, seperti bibir, daun telinga, dan bawah kuku,” bebernya seperti dikutip dari Harian Fajar (Fajar Indonesia Network Grup).

Kata dokter Bob, sindrom ini cukup berbahaya bagi bayi jika dibiarkan atau lambat penanganannya. Bisa sampai menyebabkan kejang dan kehilangan kesadaran.


Kredit: Tautan sumber

- A word from our sposor -

Bahaya Susu Formula yang Tidak Higienis terhadap Bayi – FAJAR 1

Bahaya Susu Formula yang Tidak Higienis terhadap Bayi – FAJAR

\