Jus Buah Ternyata Bisa Naikkan Berat Badan, Ini Penjelasannya – FAJAR

FAJAR.CO.ID — Jus buah adalah minuman yang populer akhir-akhir ini. Untuk memenuhi permintaan yang terus meningkat, banyak pilihan jus siap minum tersedia di...

Kupas Tuntas Manfaat Vitamin E di Lip Cream Sarita Beauty

Lip cream Sarita Beauty. Foto: Sarita Beauty GenPI.co - Lip cream Sarita Beauty menjadi andalan para beauty enthusiast karena berbagai...

5 Penyanyi Perempuan yang Bersuara Merdu Lewat Lagu Religi

Bagi yang lahir di era 90an mungkin sudah tidak asing dengan penyanyi yang satu ini. Sulis, begitu ia dipanggil, meraih popularitas dengan album Cinta...

6 Gaya Hijab Aghnia Punjabi, dari Hangout Santai sampai Inspirasi Outfit Lebaran

Liputan6.com, Jakarta - Karena umumnya terdiri dari tiga komponen, yakni hijab, atasan, dan bawahan, padu-padan fesyen Muslim tak selalu mudah. Dari sekian banyak inspirasi,...

Nabi Ibrahim, Manusia Pertama yang Sunat, Ini Alasan Medis dan Hukumnya – FAJAR

FAJAR.CO.ID — Berdasar pada sejarah kebudayaan manusia, khitanan telah dikenal oleh sebagian kalangan sebagai proses adat dan pembersihan diri sebelum beranjak dewasa. Masyarakat...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Campuran susu formula yang tidak higienis bisa berdampak sangat fatal. Sindrom bayi biru (sianosis) bisa dialami bayi.

Sindrom bayi biru atau blue baby syndrome adalah kondisi bayi dengan kulit berwarna kebiruan atau keunguan. Dapat terjadi sejak bayi dilahirkan hingga berbulan-bulan lamanya. Pada dasarnya, sindrom bayi biru disebabkan oleh kurangnya kadar oksigen dalam darah.

Namun, Spesialis Anak Siloam Hospitals Makassar, Dr dr Bob Wahyudin, SpAK, CIMI menjelaskan, bayi biru juga biasa diakibatkan oleh sampuran susu formula. Dominan karenna campuran air ke susu formula. “Biasanya tidak menggunakan air bersih, salah satunya air dari sumur langsung,” ujarnya kepada FAJAR, Minggu, 13 September.

Air yang tidak bersih mengandung nitra yang sangat tinggi. Sementara itu, nitrat sangat memengaruhi hemoglobin (HB) dalam darah. Hemoglobin adalah protein sel darah merah yang memungkinkan menganggkut oksigen, atau juga dikenal sebagai zat pewarna merah dalam darah.

Menjadikan oksigen dalam darah terganggu dan mengakibatkan si kecil kekurangan oksigen. Dari kekurangan oksigen inilah hemoglobin tidak berwarna merah tetapi jadi biru. “Kondisi itu sangat terlihat di bagian kulit tipis, seperti bibir, daun telinga, dan bawah kuku,” bebernya seperti dikutip dari Harian Fajar (Fajar Indonesia Network Grup).

Kata dokter Bob, sindrom ini cukup berbahaya bagi bayi jika dibiarkan atau lambat penanganannya. Bisa sampai menyebabkan kejang dan kehilangan kesadaran.


Kredit: Tautan sumber

- A word from our sposor -

Bahaya Susu Formula yang Tidak Higienis terhadap Bayi – FAJAR 1

Bahaya Susu Formula yang Tidak Higienis terhadap Bayi – FAJAR

\