Mudahkan Masyarakat Mendonorkan Mata, LEBJ Perluas Jaringan Eye Donation Center – FAJAR

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Hingga 2020, sekitar 35 juta orang di Indonesia mengalami gangguan penglihatan. Dari jumlah tersebut, 3,7 juta orang menderita kebutaan, termasuk...

Racikan Beras dan Kayu Manis, Wanita Dibikin Bahagia – FAJAR

FAJAR.CO.ID, JAKARTA– Beras kaya akan vitamin B kompleks yang diperlukan untuk merawat kulit tetap bercahaya, berkilau, dan terhindar dari penuaan dini.Masker beras dan...

Donnie Sibarani Rilis Debut Album Keajaiban Cinta

JawaPos.com – Donnie Sibarani merilis album solo perdana usai hengkang dari Ada Band sekitar 2017 silam. Debut albumnya berjudul Kejaiban Cinta dengan 10 single...

Mudah dan Aman, Berbelanja YSL Beauty bisa Secara Online

Fimela.com, Jakarta Pandemi membuat banyak kebiasaan yang berubah, tak terkecuali berbelanja produk kecantikan premium secara online. Hal inilah yang diwujudkan oleh Yves Saint Laurent...

Kanker hingga Kolestrol Ambrol, Cukup dengan Rutin Minum Susu Kedelai – FAJAR

FAJAR.CO.ID, JAKARTA– Selain rasanya yang enak, susu kedelai juga memiliki berbagai manfaat yang baik untuk tubuh.Susu kedelai adalah minuman yang kaya nutrisi. Ia...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BANDUNG, KOMPAS.com – Menjadi cantik luar dalam menjadi dambaan banyak orang. Tak heran jika banyak orang, baik kaum hawa ataupun adam rela merogoh koceknya untuk penampilan mereka.

Hal ini menjadi salah satu pendorong industri kecantikan tumbuh positif di tanah air.

Data Kementerian Perindustrian, pada 2017, jumlah industri kosmetik di Indonesia sebanyak 760, yang 95 persen di antaranya sektor industri kecil dan menengah (IKM). Jumlah tersebut terus tumbuh.

Di masa pandemi, meski sempat terpukul, bisnis ini tetap menarik. Hal itu terlihat dalam helatan Bandung Beauty Station yang digelar di Paskal 23 Mall, Bandung, 16-20 Juni 2021.

“Skincare sellingnya lagi gede banget,” ujar Project Manager Bandung Beauty Station, Alif Vaniriyadi kepada Kompas.com.

Salah satu yang menunjang penjualan adalah inovasi dan branding. Seperti brand-brand lokal kecantikan di Bandung yang terbilang jago dalam hal inovasi dan branding.

Di masa pandemi, brand-brand ini lebih banyak menjual produknya via online. 

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Tapi Alif berpikir, apa yang bisa dilakukannya di masa pandemi agar komunitas dari brand-brand lokal ini terbentuk.

“Maka diselenggarakanlah Bandung Beauty Salon. Kami ingin membangun komunitas, jadi ekosistem yang bagus. Bahkan menjadi acara tahunan yang ditunggu-tunggu,” ucap dia.

Alif menjelaskan, acara ini diramaikan 26 brand kecantikan dari Bandung, Jakarta, Sidoarjo, Yogyakarta, dan lainnya.

Mereka menawarkan berbagai jenis produk perawatan dari ujung kepala hingga ujung kaki. Seperti skincare, kosmetik, hingga aromaterapi.

“Ke-16 brand ini hasil kurasi dari hampir seratusan produk,” kata Alif.

Karena acara ini digelar di masa pandemi dan Bandung tengah siaga Covid-19, pihaknya sangat membatasi jumlah kunjungan.

Ia hanya menargetkan 10 persen orang yang berkunjung ke acara tersebut dari jumlah pengunjung 23 Paskal.

“Pengunjung 23 Paskal itu sekitar 25.000 per hari, jadi target kami hanya 10 persennya atau 2.500,” tutur dia.

Direktur Komersial dan UMKM bank BJB Nancy Adistyasari, yang membuka acara Bandung Beauty Station mengatakan, selain menghadirkan berbagai produk lokal, kegiatan ini akan membahas tentang beauty inside and out.

“Akan dibahas konsep kecantikan di kalangan masyarakat saat ini. Dimana standar kecantikan tidak ditentukan dari bentuk wajah, warna kulit, ataupun hal-hal estetis lainnya,” ucap dia.

Bandung Beauty Station menekankan tema bahwa setiap individu dapat menciptakan definisi kecantikannya sendiri.

Itulah gagasan yang akan dibahas lebih dalam oleh para influencer seperti Alifah Ratu, Gabriella Citra, Addry Danu, dan Andira Hadley.

Adapun brand lokal yang ikut meramaikan kegiatan ini di antaranya Wardah, Implora Cosmetics, Mineral Botanica, Rossa Beauty, HGL House, Jarkeen, Zlota, Joselin, Soona, JustMine Beauty, The Nude Co, Atman, dan The Good Virtues Co, serta Jumbuh.

“Acara ini diharapkan dapat meningkatkan transaksi konsumen, terutama di masa pandemi Covid-19 yang sempat menghantam banyak pengusaha berbagai sektor. Momen ini juga ajang untuk mensosialisasikan transaksi digital,” kata dia.

Salah satu brand yang ikut kegiatan ini adalah Jarkeen. Brand asal Bandung yang dibangun tahun 2018 ini sukses dibangun tanpa modal.

“Dulu, karena sistemnya PO jadi ga pake modal. Alhamdulillah respons pasar bagus. Serum saya per bulan bisa terjual 10.000 botol,” ungkap pemilik Jarkeen, Septrina Rams Cheetri.

Saat pandemi, penjualannya mengalami penurunan. Namun kini pelan-pelan mulai merangkak kembali.

Kredit: Tautan sumber

- A word from our sposor -

Bandung Beauty Station, Tempatnya Brand Lokal Kecantikan Berkumpul Halaman all 1

Bandung Beauty Station, Tempatnya Brand Lokal Kecantikan Berkumpul Halaman all

\