Temukan Diskon Menarik Ragam Warna Lipstik yang Cocok untuk Semua Jenis Kulit

Fimela.com, Jakarta Lipstik merupakan produk makeup yang pasti dimiliki oleh setiap perempuan. Selain berfungsi sebagai alat riasan, lipstik juga memberikan manfaat lainnya seperti menambah...

Rahasia Ketampanan Jungkook BTS Terungkap, Apa Itu?

Selain membantu menyeimbangkan tingkat pH, cuka dapat mengurangi jerawat dan memperbaiki tekstur kulit. Namun, anggota lain mengungkapkan bahwa bau yang menyengat sulit diatasi. Teknik ini tampaknya...

Konsumsi Nangka, Berikut 5 Khasiat untuk Kesehatan – FAJAR

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Nangka adalah buah tropis unik yang semakin populer dalam beberapa tahun terakhir ini.Nangka memiliki rasa...

Olla Ramlan Marah Besar di Media Sosial, Kepada Siapa?

Pada kesempatan lain, Olla Ramlan juga memberikan sedikit clue bahwa orang tersebut sekarang ini jarang mendapatkan job. Sosok yang dirahasiakan ini saat ini baru...

5 Tips Mengatasi Masalah Kulit Berminyak

Astringent adalah cara lain yang baik untuk mengontrol kulit berminyak. Astringent membantu menghilangkan minyak berlebih dari kulit dan mengencangkan pori-pori. Aplikasikan astringent ke bola kapas...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada Kamis (8/10) melaporkan, bahwa hampir dua juta kasus kematian bayi baru lahir terjadi setiap tahunnya, dengan satu kematian bayi setiap 16 detik. PBB juga memperingatkan, bahwa pandemi Covid-19 dapat menambah 200.000 kematian lagi ke dalam jumlah tersebut.

PBB menyebutkan secara global, lebih dari 40 persen kematian bayi terjadi selama persalinan, kasus yang sebenarnya paling dapat dihindari apabila bidan telah terlatih dengan baik.

Sementara itu, laporan UNICEF bersama Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), dan Grup Bank Dunia (World Bank Group) menyebutkan sekitar 84 persen kematian bayi yang baru lahir terjadi di negara-negara berpenghasilan rendah dan menengah.

Sebagian besar kasus kematian bayi disebabkan karena kualitas layanan kesehatan yang buruk, hingga minimnya investasi dalam peralatan dan pelatihan bidan.

Kematian anak dan ibu melahirkan secara global sudah menurun tajam dalam beberapa dekade terakhir, namun mayoritas kasus kematian bayi sering kali terjadi di seluruh Afrika sub-Sahara dan Asia Tenggara.

“Kehilangan anak saat lahir atau selama kehamilan adalah tragedi yang menghancurkan bagi sebuah keluarga di seluruh dunia,” kata Direktur Eksekutif UNICEF Henrietta Fore.

“Di luar hilangnya nyawa, biaya psikologis dan finansial bagi perempuan, keluarga, dan masyarakat menjadi sangat membebani dan berlangsung lama. Bagi banyak ibu, kasus kematian bayi tidak harus seperti ini,” imbuhnya.


Kredit: Tautan sumber

- A word from our sposor -

Bayi Rawan Terpapar Covid-19 – FAJAR 1

Bayi Rawan Terpapar Covid-19 – FAJAR

\