3 Manfaat Jagung untuk Kesehatan, Mulai Kesehatan Mata hingga Kontrol Diabetes – FAJAR

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Secara teknis, jagung adalah anggota dari keluarga biji-bijian. Jagung secara alami bebas gluten, menjadikannya alternatif yang baik untuk gandum bagi...

Mewariskan Lipstik Legendaris Dior dengan Pendekatan Masa Kini yang Lebih Ramah Lingkungan

Setiap koleksi yang dihadirkan selalu terisnpirasi dari Christian Dior. Kali ini, cita-citanya sebagai seorang arsitek membuat Rouge Dior pertama, dibuat layaknya sebuah karya seni....

5 Rekomendasi Cushion Terbaru dari Brand Lokal

Nggak kalah dengan brand merek negara lain, cushion ini punya coverage yang bagus bangetApa yang terlintas dalam pikiran Mama ketika mendengar cushion? Bisa jadi makeup...

Nikita Tak Peduli Komentar Negatif Soal Postingan Donasi Rp 200 Juta

JawaPos.com–Artis Nikita Mirzani sempat memposting di akun Instagram pribadinya mengeluarkan donasi untuk membantu korban bencana alam dengan total mencapai Rp 200 juta. Bintang film...

Di Momen Ulang Tahun, Rieka Roslan Kembali Hadirkan Arti Mencinta

Rieka juga mengatakan bahwa dirinya selalu ingin membuat musik yang sesuai dengan karakternya. Ini sekaligus menangkis anggapan yang menyebut karya segmented tak bakal disukai...

Digelar di Tengah Pandemi, Abu Dhabi Beauty Week Berlangsung Februari : Okezone Lifestyle

MESKIPUN Pandemi Covid-19 belum berakhir, tapi Uni Emirate Arab tetap mengadakan Beauty Week di Abu Dhabi. Abu Dhabi Beauty Week, merupakan event kecantikan yang...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada Kamis (8/10) melaporkan, bahwa hampir dua juta kasus kematian bayi baru lahir terjadi setiap tahunnya, dengan satu kematian bayi setiap 16 detik. PBB juga memperingatkan, bahwa pandemi Covid-19 dapat menambah 200.000 kematian lagi ke dalam jumlah tersebut.

PBB menyebutkan secara global, lebih dari 40 persen kematian bayi terjadi selama persalinan, kasus yang sebenarnya paling dapat dihindari apabila bidan telah terlatih dengan baik.

Sementara itu, laporan UNICEF bersama Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), dan Grup Bank Dunia (World Bank Group) menyebutkan sekitar 84 persen kematian bayi yang baru lahir terjadi di negara-negara berpenghasilan rendah dan menengah.

Sebagian besar kasus kematian bayi disebabkan karena kualitas layanan kesehatan yang buruk, hingga minimnya investasi dalam peralatan dan pelatihan bidan.

Kematian anak dan ibu melahirkan secara global sudah menurun tajam dalam beberapa dekade terakhir, namun mayoritas kasus kematian bayi sering kali terjadi di seluruh Afrika sub-Sahara dan Asia Tenggara.

“Kehilangan anak saat lahir atau selama kehamilan adalah tragedi yang menghancurkan bagi sebuah keluarga di seluruh dunia,” kata Direktur Eksekutif UNICEF Henrietta Fore.

“Di luar hilangnya nyawa, biaya psikologis dan finansial bagi perempuan, keluarga, dan masyarakat menjadi sangat membebani dan berlangsung lama. Bagi banyak ibu, kasus kematian bayi tidak harus seperti ini,” imbuhnya.


Kredit: Tautan sumber

- A word from our sposor -

Bayi Rawan Terpapar Covid-19 – FAJAR 1

Bayi Rawan Terpapar Covid-19 – FAJAR

\