Parfum Bisa Kedaluwarsa? Begini Tanda-Tandanya

Fimela.com, Jakarta Parfum sering dijadikan barang koleksi bagi para wanita, mulai dari mengoleksi botol hingga mengeksplor wewangiannya. Tetapi, akibat mengoleksi dengan jumlah banyak sering...

Penderita Darah Tinggi Baiknya Jangan Konsumsi Mi Instan, Efeknya Ngeri – FAJAR

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Mi instan memang lezat di lidah. Siapa pun yang memakannya pasti ketagihan. Selain itu mi instan juga praktis. Tak heran...

Gula Darah Turun dengan Kunyit – FAJAR

FAJAR.CO.ID — Penyandang diebetes kini bisa lebih tenang lagi. Gula darah tinggi bisa turun dengan konsumsi kunyit.Dikutip dari NDTV (23/9/2021), kunyit sangat baik...

Nanti di Ranjangnya Baru Bikin Dia Happy – FAJAR

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Dalam sebuah live Streaming yang diadakan Seksolog klinis Zoya Amirin di kanal YouTube-nya pada 15 Mei 2020 lalu, banyak pertanyaan...

YG Entertainment  Resmi Umumkan BLACKPINK Tak Lagi Terima Hadiah dari Fans

Cianjurpedia.com – YG Entertainment baru-baru ini secara resmi  telah mengumumkan ke...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

JawaPos.com – Pahlawan super Saras 008 begitu hit pada 1998. Menjadi idola milenial. Sosok Saraswati kali pertama diperankan Sindy Dewiana. Meski hanya sebentar, Sindy sempat menjadi idola anak-anak pada masa itu. Kini, 23 tahun berlalu, Jawa Pos berkesempatan berbincang kembali dengan Sindy.

Hai, Sindy apa kabar. Lama vakum dari dunia hiburan, sibuk apa sih?

Alhamdulillah, baik. Setelah menikah aku memang mendedikasikan diri untuk menjadi ibu rumah tangga. Kebetulan langsung punya anak juga. Selain itu, aku melatih senam, ngajar tari peacock, dan mengenalkan segala jenis tarian, busana, dan alat musik tradisional Indonesia di sanggar milik mamahku di Australia. Nah, sekarang mau meneruskan di sini. Sekaligus bisnis kecil-kecilan Lemon Acil yang produknya dari kebun sendiri.

Tinggal di Australia berapa lama? Alasannya?

Tujuh tahun belakangan ya, sekitar tahun 2013–2014. Awalnya karena mau berobat anak pertamaku yang sakit virus mielitis transversa. Setelah satu setengah tahun pengobatan, Allah berkehendak lain, anakku meninggal dunia di sana. Tapi, betah karena di sana orang-orangnya open minded tentang penyakitnya, penanganannya, dan lebih manusiawi kalau lagi sharing mengenai ini. Dari segi pendidikan juga Australia baik, suami kuliah di sana, dan keluargaku juga banyak yang menetap di sana. Bahkan, mamahku udah jadi warga sana. Itu sih yang jadi motivasi kami.


Kredit: Tautan sumber

- A word from our sposor -

Berjumpa Lagi dengan Sindy Dewiana, Pemeran Saras 008 1

Berjumpa Lagi dengan Sindy Dewiana, Pemeran Saras 008

\