Dipakai syuting film Lisa BLACKPINK, sejumlah ruas Jakarta sampai Bandung ditutup sementara. Ini lokasi, jadwal, dan cerita di balik drama Extraction: Tygo.
Kawasan bersejarah Kota Tua Jakarta, kota-kota di Jawa Barat seperti Bandung, dan sejumlah ruas jalan di Tangerang serta Bekasi jadi sorotan karena dipakai syuting film internasional yang dibintangi Lisa BLACKPINK.
Film berjudul Extraction: Tygo ini bukan sekadar proyek film biasa, tetapi salah satu produksi aksi besar yang melibatkan nama global K-Pop sekaligus aktor laga Korea Selatan.
Sejak akhir Januari hingga awal Februari 2026, warga Jakarta dan sekitarnya dibuat penasaran hingga sedikit terganggu oleh kedatangan kru film, lampu sorot, dan rekayasa arus lalu lintas yang diberlakukan demi kelancaran proses syuting.
Duniawanita.id merangkum semua yang perlu kamu tahu tentang lokasi syuting, dampaknya pada publik, izin yang diperoleh, dan bagaimana proyek ini berjalan di berbagai sudut Indonesia.
Film Extraction: Tygo dan Lisa BLACKPINK
Film yang kini dipakai syuting di sejumlah lokasi di Indonesia adalah Extraction: Tygo, sebuah spin-off dari franchise Extraction, yang dikenal lewat aksi laga dan cerita dramatisnya.
Di Tygo, idol K-Pop Lisa (Lalisa Manoban) dari BLACKPINK tampil sebagai salah satu pemeran utama bersama aktor ternama Korea Selatan, Ma Dong-seok.
Proyek ini diproduksi secara besar-besaran dan memang direncanakan untuk dirilis secara global melalui platform streaming besar.
Kehadiran Lisa sebagai salah satu bintang utama membuat perhatian publik Indonesia makin memuncak karena dia tidak hanya populer sebagai penyanyi, tetapi juga sedang mengembangkan karier aktingnya.
Jakarta: Kota Tua Jadi Lokasi Syuting Utama
Salah satu lokasi paling mencolok yang dipakai syuting film Lisa BLACKPINK adalah kawasan Kota Tua Jakarta di Jakarta Barat. Tempat ikonik ini menjadi latar bagi sejumlah adegan film Extraction: Tygo.
Syuting di sana berlangsung sejak 28 Januari 2026, dengan rekayasa lalu lintas yang diberlakukan di sekitar kawasan seperti Jalan Kunir dan Jalan Cengkeh untuk memperlancar produksi.
Karena kepadatan filming, pengelola kawasan dan aparat setempat pernah menutup sebagian jalan di Kota Tua sementara waktu pada akhir Januari, dan kemudian lagi direncanakan mulai 1 hingga 7 Februari 2026 untuk pengambilan gambar lanjutan.
Penutupan ini biasanya terjadi antara pukul 05.00–19.00 WIB sehingga warga dan wisatawan harus menyesuaikan rute perjalanan mereka.
Kepolisian dan Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta juga melakukan rekayasa arus lalu lintas demi keselamatan kru syuting dan publik, mengatur titik-titik tertentu supaya kegiatan produksi berjalan lancar tanpa mengganggu terlalu parah aktivitas masyarakat sekitar.
Lokasi Lain di Jakarta, Bekasi, dan Depok
Selain Kota Tua, rekayasa izin dan lokasi syuting film Lisa BLACKPINK juga mencakup lebih banyak lokasi di wilayah Jabodetabek.
Menurut pihak kepolisian, setidaknya delapan lokasi syuting telah ditetapkan di wilayah hukum Polda Metro Jaya, termasuk:
- Kota Tua Jakarta
- Kastil Batavia
- Gedung CTC
- Jembatan Baru
- Muara Baru
- Cikini Hospital
- Bekasi
- Kota Depok
Perizinan untuk seluruh rangkaian lokasi tersebut telah dikeluarkan oleh Mabes Polri karena kegiatan produksi melibatkan WNA dan melintasi dua wilayah hukum kepolisian besar.
Dengan begitu, syuting film ini tidak hanya terpusat di area satu titik saja, tetapi tersebar di beberapa lokasi strategis di wilayah metropolitan Jakarta yang dikenal dengan bangunan bersejarah serta suasana urban yang khas.
Bandung dan Lokasi Alam yang Dramatis
Tak hanya di kota-kota besar seperti Jakarta dan Bekasi, kegiatan produksi film Extraction: Tygo juga dipakai syuting di kawasan alam Jawa Barat, tepatnya Karst Citatah di Bandung Barat, Jawa Barat.
Lokasi ini dipilih karena lanskap alamnya yang dramatis tebing batu kapur tinggi dengan panorama yang cocok untuk adegan film aksi.
Menurut sumber di lapangan, tim produksi melakukan survei terlebih dahulu, kemudian menetapkan Karst Citatah sebagai salah satu lokasi utama untuk pengambilan gambar adegan tertentu.
Aktivitas syuting di daerah ini berlangsung dengan pengamanan ekstra dan pembatasan area dokumentasi demi menjaga kenyamanan kru serta kualitas produksi film.
Keterlibatan tempat seperti Karst Citatah ini menunjukkan bahwa film Extraction: Tygo tidak hanya memakai latar perkotaan saja, tetapi juga memanfaatkan kekayaan alam Indonesia sebagai bagian dari storytelling di layar.
Dampak pada Masyarakat dan Lalu Lintas
Karena sejumlah lokasi dipakai syuting film Lisa BLACKPINK, dampak yang paling dirasakan oleh warga adalah rekayasa dan penutupan sementara arus lalu lintas di titik-titik tertentu.
Di Kota Tua Jakarta, penutupan jalan dan pengalihan arus sudah diberlakukan beberapa kali untuk mengakomodasi kegiatan syuting yang intensif.
Di luar Jakarta, seperti di Tangerang, pemerintah daerah bersama Satlantas juga memberlakukan pengaturan arus pada ruas tertentu seperti Jalan KS Tubun Karawaci demi menyesuaikan kebutuhan produksi Extraction: Tygo.
Rambu penunjuk arah dan jalur alternatif dipasang untuk membantu pengendara menavigasi rute mereka dengan lebih aman selama masa produksi.
Meski sempat menimbulkan sedikit kemacetan atau perubahan ritme perjalanan harian, banyak warga juga menyambut antusias kesempatan Indonesia menjadi lokasi syuting film internasional besar.
Kehadiran Lisa BLACKPINK, idola K-Pop global, membuat momen ini jadi pembicaraan masyarakat luas.
Jadwal Syuting dan Masa Produksi
Proses syuting film Extraction: Tygo di Indonesia berlangsung cukup panjang, diperkirakan sejak 8 Desember 2025 hingga 30 Maret 2026, dan mencakup banyak lokasi di Jakarta serta Bandung.
Produksi skala besar seperti ini memang memakan waktu yang tidak singkat karena ada banyak adegan aksi, persiapan set, hingga koordinasi kru dari berbagai negara.
Adanya izin resmi dari Mabes Polri sejak awal Desember menunjukkan bahwa kegiatan ini memang sudah direncanakan jauh hari, bukan sekadar kejadian dadakan.
Dengan durasi yang panjang, tim produksi punya keleluasaan untuk mengambil gambar terbaik dari berbagai latar yang dipakai syuting film ini.
Dipakai syuting film Lisa BLACKPINK menjadi fenomena besar di Jakarta, Bandung, dan Tangerang karena film Extraction: Tygo mengambil banyak lokasi strategis di Indonesia.
Proses ini berlangsung berizin resmi dan melibatkan rekayasa lalu lintas, penutupan jalan sementara, serta koordinasi besar antara pihak produksi, aparat keamanan, dan pemerintah daerah.
Film ini bukan hanya soal aksi di layar kaca tetapi juga momen besar bagi Indonesia sebagai lokasi produksi perfilman internasional, sekaligus menjadi inspirasi bagi industri kreatif lokal di masa depan.




