Pancarkan Kesan Mewah dan Liar, Ini Detail Kostum Komodo Ayu Maulida

JawaPos.com – Kostum nasional (national costume) yang dikenakan oleh finalis Miss Universe 2020 asal Indonesia Ayu Maulida begitu memukau dan menarik perhatian. Kostum tersebut...

Eyelashes Bikin Nggak Nyaman? Sarita Beauty Solusinya

Eyelashes Premium Sarita Beauty. Foto: Sarita Beauty GenPI.co - Rasa tidak nyaman menjadi salah satu penyebab para beauty enthusiast enggan...

Punya Inner Beauty yang Kuat, 5 Zodiak Ini Tetap Cantik Tanpa Makeup

Liputan6.com, Jakarta Di dunia ini, wajah yang cantik bukanlah satu-satunya kecantikan yang menarik perhatian orang lain. Melainkan, inner beauty adalah sesuatu yang sering kali...

Agar Kadar Gula Darah Tetap Normal, Atur Jarak Konsumsi Camilan – FAJAR

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – LEBARAN bisa dikatakan selain sebagai momen kemenangan umat muslin dunia, tetapi juga saatnya umat muslim bisa menyantap berbagai hidangan. Mulai dari...

TWC Sarita Beauty Punya Banyak Manfaat untuk Kulit Wajah

Two way cake Sarita Beauty. Foto: Sarita Beauty GenPI.co - Banyak wanita Indonesia yang menggemari two way cake Sarita Beauty...

Trik Menang Bermain Game Slot Online Raja368

Permainan judi memang tidak akan habis pembahasannya. Saat ini juga sudah banyak dan bermacam kegiatan game judi, mengikuti perkembangan teknologi saat ini game judi...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

FAJAR.CO.ID, JAKARTA– Proses Vaksinasi Covid-19 telah berlangsung secara bertahap di Indonesia sejak 13 Januari 2021.

Selama itu pula, berbagai tanggapan dan pendapat bermunculan terkait vaksinasi tersebut. Tak sedikit kabar bohong atau hoaks yang beredar seputar vaksin Covid-19.

Ketua Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Prof. dr. Zubairi Djoerban Sp.PD pun memberikan beberapa penjelasan soal pendapat keliru tentang pelaksanaan vaksin Covid-19.

Berikut penjelasan lengkap Prof Zubairi dikutip fajar.co.id dari akun Twitternya, Selasa (9/2/2021):

Ada beberapa pendapat yang salah tapi dianggap benar tentang pelaksanaan vaksin Covid-19. Berikut ini penjelasan saya terkait apa yang sebenarnya harus dan tidak boleh dilakukan sebelum dan sesudah divaksin:

PENDAPAT: Setelah divaksinasi seseorang tidak akan menyebarkan virus korona, karena tubuhnya tidak mengandung virus yang bisa ditularkan.YANG BENAR: Masih mungkin untuk menyebarkan virus.

PENDAPAT: Sebelum divaksin sebaiknya mengonsumsi obat pereda nyeri agar rasa sakit akibat suntikan berkurang.YANG BENAR: Beberapa obat penghilang rasa sakit itu adalah antiperadangan–yang justru berpotensi mengurangi keefektifan suntikan.

PENDAPAT: Seseorang tidak boleh olahraga sebelum divaksin.YANG BENAR: Justru olahraga teratur itu sangat penting. Jangan salah kaprah.

PENDAPAT: Penting mengonsumsi vitamin A, C dan D3, probiotik, sebelum divaksin–yang akan meningkatkan respons kekebalan tubuh terhadap vaksin.YANG BENAR: Respons kekebalan itu terjadi tak dalam waktu dekat. Pun, menjaga nutrisi kan sudah seharusnya karena bagus untuk tubuh.


Kredit: Tautan sumber

- A word from our sposor -

Fakta dan Hoaks Setelah Vaksin Covid-19, Simak Penjelasan Prof Zubairi Djoerban – FAJAR 1

Fakta dan Hoaks Setelah Vaksin Covid-19, Simak Penjelasan Prof Zubairi Djoerban – FAJAR

\