Bahaya! Infeksi ‘Jamur Hitam’ Mengintai Penyintas Covid-19, Mohon Dibaca! – FAJAR

FAJAR.CO.ID – Jamur hitam menjadi salah satu penyakit berbahaya yang mengintai penyintas Covid-19.Kasus jamur hitam merebak di India dan banyak dialami oleh orang-orang...

Kocak, Gendong Anak Kecil Sambil Ngelawak, Komeng Digetok Pakai Serok Gorengan

1/8"Getok nya pake palu dek," tulis Chika Jessica. "Kurang kenceng dek tabok ampe robek mulut bawelny," tulis Rieke Diah Pitaloka. "Komeng emang raja di...

Jika Parah dan Berkepanjangan, Hati-hati! Covid-19 Bisa Turunkan Kecerdasan – FAJAR

FAJAR.CO.ID — Seseorang masih bisa merasakan sisa gejala Covid-19 setelah dinyatakan negatif lewat tes PCR. Kondisi itu disebut dengan istilah Long Covid atau...

Psikiater Ungkap 5 Penyebab Sulit Tidur Selama Pandemi – FAJAR

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Pandemi Covid-19 memberikan perubahan pada berbagai aspek kehidupan manusia. Salah satu perubahan yang perlu diperhatikan adalah perubahan pola tidur yang...

Ini Beauty Hacks yang Berbahaya (Bagian 1)

ZETIZEN RADAR CIREBON – Banyaknya informasi mengenai serba-serbi dunia kecantikan, termasuk tips-tips beauty hacks juga bertebaran. Namun, perlu kamu ketahui tidak semua beauty hacks...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

FAJAR.CO.ID– Kecanduan seks sampai sekarang masih diperdebatkan. Ada yang percaya dan ada yang tidak. Tetapi banyak ahli mengklaim bahwa kecanduan seks memang nyata, hanya saja belum ada penelitian yang dapat membuktikan hal ini.

Dilansir Tipstren, sebuah studi baru yang diterbitkan dalam jurnal PLoS ONE meneliti hal ini dengan cara melakukan pencitraan otak potensial bagi para pecandu seks dan membandingkannya dengan gambar otak pasien kecanduan obat-obatan.

Secara keseluruhan, para peneliti menemukan bahwa pada orang dengan kecanduan seks, atau perilaku seksual kompulsif, gambar-gambar porno memicu aktivitas otak mirip dengan aktivitas otak yang dipicu oleh obat pada pecandu narkoba.

Untuk studi mereka, para peneliti dari University of Cambridge merekrut 19 pasien laki-laki yang terkena kecanduan seks, serta 19 pasien yang tidak mengalami gangguan tersebut.

“Fitur kunci adalah bahwa seseorang menggunakan kecanduan mereka secara berlebihanan dan tidak terkendali,” kata penulis utama, Dr. Valerie Voon,seperti dilansir laman Fox News.

“Mereka merasa bahwa mereka ingin menghentikannya, tapi mereka tidak mampu untuk melakukannya. Komponen kedua adalah memiliki dampak fungsional pada kehidupan mereka dan menyebabkan penderitaan yang signifikan, ” kata Voon lebih lanjut.

Kedua kelompok pasien ditunjukkan serangkaian video yang mengandung gambar seksual eksplisit atau konten olahraga terkait. Saat mereka menonton, aktivitas otak mereka dipantau melalui penggunaan pencitraan magnetik resonansi fungsional (fMRI).


Kredit: Tautan sumber

- A word from our sposor -

Hasil Penelitian, Otak Pecandu Seks Bekerja Mirip Pecandu Narkoba – FAJAR 1

Hasil Penelitian, Otak Pecandu Seks Bekerja Mirip Pecandu Narkoba – FAJAR

\