Skincare Korea Jadi Sorotan, Klaim Pakai Botol Kertas Ternyata Plastik

Label skincare asal Korea, jadi sorotan karena sebut pakai botol kertas padahal plastikKosmetik dengan bahan dan kemasan ramah lingkungan saat ini tengah digaungkan banyak...

Tidak Makan Sahur, Dampak Buruknya Mengerikan – FAJAR

FAJAR.CO.ID — Ketika menjalankan ibadah puasa di bulan ramadhan memang gampang-gampang susah. Salah satu tantangan yang harus dilewati yakni harus bangun dini hari...

Pakai TWC Sarita Beauty, Wajah Glowing dan Flawless Sekejap

Two way cake Sarita Beauty. Foto: Sarita Beauty GenPI.co - Two way cake Sarita Beauty sudah menjadi andalan para wanita...

Natur-E Ajak Wanita Indonesia Gali Insiprasi dan Potensi Lewat “Kelebihanmu, Kecantikanmu” – FAJAR

FAJAR.CO.ID– “Banyak hal yang bisa menjatuhkanmu, tapi satu-satunya hal yang benar-benar dapat menjatuhkanmu adalah sikapmu sendiri”.Demikian sepenggal kalimat yang dikutip dari RA Kartini,...

Nagita Slavina Lebih Sensitif saat Hamil Anak Kedua

Sebelumnya, Nagita Slavina yang mengetahui bahwa dirinya tengah hamil langsung mengabarkannya kepada Raffi Ahmad. Ia pun merengek manja kepada suaminya supaya bisa terus menemaninya,...

Konsumsi Kurma, Ini 7 Manfaatnya untuk Kesehatan – FAJAR

FAJAR.CO.ID – Kurma adalah salah satu menu berbuka puasa, yang telah lama menjadi tradisi masyarakat muslim dunia.Buah yang satu ini bahkan masuk dalam...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

FAJAR.CO.ID– Kecanduan seks sampai sekarang masih diperdebatkan. Ada yang percaya dan ada yang tidak. Tetapi banyak ahli mengklaim bahwa kecanduan seks memang nyata, hanya saja belum ada penelitian yang dapat membuktikan hal ini.

Dilansir Tipstren, sebuah studi baru yang diterbitkan dalam jurnal PLoS ONE meneliti hal ini dengan cara melakukan pencitraan otak potensial bagi para pecandu seks dan membandingkannya dengan gambar otak pasien kecanduan obat-obatan.

Secara keseluruhan, para peneliti menemukan bahwa pada orang dengan kecanduan seks, atau perilaku seksual kompulsif, gambar-gambar porno memicu aktivitas otak mirip dengan aktivitas otak yang dipicu oleh obat pada pecandu narkoba.

Untuk studi mereka, para peneliti dari University of Cambridge merekrut 19 pasien laki-laki yang terkena kecanduan seks, serta 19 pasien yang tidak mengalami gangguan tersebut.

“Fitur kunci adalah bahwa seseorang menggunakan kecanduan mereka secara berlebihanan dan tidak terkendali,” kata penulis utama, Dr. Valerie Voon,seperti dilansir laman Fox News.

“Mereka merasa bahwa mereka ingin menghentikannya, tapi mereka tidak mampu untuk melakukannya. Komponen kedua adalah memiliki dampak fungsional pada kehidupan mereka dan menyebabkan penderitaan yang signifikan, ” kata Voon lebih lanjut.

Kedua kelompok pasien ditunjukkan serangkaian video yang mengandung gambar seksual eksplisit atau konten olahraga terkait. Saat mereka menonton, aktivitas otak mereka dipantau melalui penggunaan pencitraan magnetik resonansi fungsional (fMRI).


Kredit: Tautan sumber

- A word from our sposor -

Hasil Penelitian, Otak Pecandu Seks Bekerja Mirip Pecandu Narkoba – FAJAR 1

Hasil Penelitian, Otak Pecandu Seks Bekerja Mirip Pecandu Narkoba – FAJAR

\