6 Artis Cantik yang Juga Seorang Aktivis Sosial dan Lingkungan

Fimela.com, Jakarta Tak selamanya seorang artis hanya berkutat pada permasalahan dunia entertainment. Karena banyak pula artis mancanegara maupun Indonesia yang gemar melakukan aksi sosial...

5 Tips Mengatasi Masalah Kulit Berminyak

Astringent adalah cara lain yang baik untuk mengontrol kulit berminyak. Astringent membantu menghilangkan minyak berlebih dari kulit dan mengencangkan pori-pori. Aplikasikan astringent ke bola kapas...

Rekomendasi 5 Produk Facial Wash Terbaik untuk Kulit Kering

Untuk pemilik kulit sangat sensitif dan rentan terhadap beberapa kondisi, seperti rosacea, dermatitis, dan eksim, produk facial wash ini sangat dianjurkan. Kamu tidak akan...

Tips Memilih Kandungan Moisturizer untuk Kulit yang Berminyak

Tips memilih moisturizer yang selanjutnya, pilihlah moisturizer yang memiliki kandungan non comedogenic, agar aman digunakan pada kuit wajah yang cenderung berminyak. Moisturizer non comedogenic atau...

Olla Ramlan Marah Besar di Media Sosial, Kepada Siapa?

Pada kesempatan lain, Olla Ramlan juga memberikan sedikit clue bahwa orang tersebut sekarang ini jarang mendapatkan job. Sosok yang dirahasiakan ini saat ini baru...

Mewah, Nia Ramadhani Pakai Jam Tangan Seharga Rp 5 Miliar

Jessica Iskandar pun penasaran untuk mengenai jam tangan tersebut. "Kita ngobrol aja soal jam tangan," ujar Jessica Iskandar sambil memperhatikan jam tangan yang dikenakan...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Sejumlah dokter bersama tenaga medis berdoa setelah melaksanakan salat jenazah dokter spesialis paru yang positif Covid-19. (Ampelsa/Antara)

FAJAR.CO.ID, ACEH — Tenaga kesehatan yang terinfeksi positif Covid-19 di Aceh terus bertambah. Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Aceh mencatat sekitar 400 tenaga kesehatan (nakes) terinfeksi positif Covid-19. Tujuh di antaranya telah meninggal dunia.

”Nakes kita yang positif Covid-19 ada 400 orang di seluruh Aceh. Yang meninggal tujuh orang, lima dokter, satu perawat, dan satu tenaga laboratorium,” kata Ketua IDI Aceh Safrizal Rahman seperti dilansir dari Antara di Banda Aceh, Selasa (29/9).

Dia menjelaskan, penambahan jumlah nakes yang terpapar Covid-19 karena perlindungan yang belum maksimal di setiap fasilitas kesehatan. Sehingga ada peningkatan penularan yang sangat signifikan terhadap paramedis yang bertugas di lapangan.

Di samping itu, tenaga medis juga makhluk sosial yang harus bersosialisasi dengan lingkungan sekitar, baik belanja pasar atau tempat-tempat keramaian lain sehingga memiliki risiko tertular di luar waktu kerja.

”Permasalahan utama kalau saya perhatikan adalah standar fasilitas kesehatan, bagaimana memberikan perlindungan kepada tenaga medisnya agar terhindari dari penularan Covid-19. Kemungkinan tertular ada dari tempat kerja dan luar tempat kerja. Rumah sakit perlu upaya perlindungan terhadap mereka dengan berbagai macam aturan saat menerima pasien-pasien,” kata Safrizal.

IDI menyarankan agar seluruh fasilitas kesehatan yang menangani Covid-19 di Aceh membuat ruang darurat berupa tenda yang terpisah dari rumah sakit seperti halnya dilakukan RSUD Zainoel Abidin Banda Aceh. Agar setiap pasien yang masuk ke rumah sakit terlebih dahulu dilakukan skrining di tenda penapisan guna mendeteksi pasien mengarah ke Covid-19 atau tidak.


Credit: Source link

- A word from our sposor -

IDI Sebut 400 Tenaga Kesehatan Positif Covid-19 – FAJAR 1

IDI Sebut 400 Tenaga Kesehatan Positif Covid-19 – FAJAR

\