Kontrak Habis, Victoria f(x) Tinggalkan dari SM Entertainment

Victoria memulai debutnya di bawah SM Entertainment pada 2009 dengan f(x) dan grup tersebut memiliki sejumlah lagu hit, termasuk "Hot Summer", "Electric Shock", dan...

Puasa Sehat bagi Pasien Jantung – FAJAR

FAJAR.CO.ID — Dokter spesialis jantung dan pembuluh darah dari Fakultas Kedokteran Universitas Padjajaran, Bandung (Unpad), Cut Arsy Rahmi mengatakan para Muslim termasuk mereka...

6 Cara Mengatasi Bibir Kering dan Pecah-Pecah saat Ibadah Puasa

Fimela.com, Jakarta Bibir kering dan pecah-pecah merupakan masalah umum yang kerap kali terjadi pada banyak orang. Terutama saat menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadan. Betapa...

Anthony Xie Masih Tak Menyangka Sudah jadi Ayah

Fimela.com, Jakarta Pesinetron Anthony Xie mengaku masih tak menyangka kini statusnya sudah berganti. Pasca sang istri, Audi Marissa melahirkan anak laki-laki secara prematur pada...

Kupas Tuntas Manfaat Vitamin E di Lip Cream Sarita Beauty

Lip cream Sarita Beauty. Foto: Sarita Beauty GenPI.co - Lip cream Sarita Beauty menjadi andalan para beauty enthusiast karena berbagai...

TWC Sarita Beauty Pilihan Paling Pas untuk Base Makeup

Two way cake Sarita Beauty. Foto: Sarita Beauty GenPI.co - Menggunakan makeup yang terlalu kompleks saat pandemi tentu bukan pilihan...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Sejumlah dokter bersama tenaga medis berdoa setelah melaksanakan salat jenazah dokter spesialis paru yang positif Covid-19. (Ampelsa/Antara)

FAJAR.CO.ID, ACEH — Tenaga kesehatan yang terinfeksi positif Covid-19 di Aceh terus bertambah. Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Aceh mencatat sekitar 400 tenaga kesehatan (nakes) terinfeksi positif Covid-19. Tujuh di antaranya telah meninggal dunia.

”Nakes kita yang positif Covid-19 ada 400 orang di seluruh Aceh. Yang meninggal tujuh orang, lima dokter, satu perawat, dan satu tenaga laboratorium,” kata Ketua IDI Aceh Safrizal Rahman seperti dilansir dari Antara di Banda Aceh, Selasa (29/9).

Dia menjelaskan, penambahan jumlah nakes yang terpapar Covid-19 karena perlindungan yang belum maksimal di setiap fasilitas kesehatan. Sehingga ada peningkatan penularan yang sangat signifikan terhadap paramedis yang bertugas di lapangan.

Di samping itu, tenaga medis juga makhluk sosial yang harus bersosialisasi dengan lingkungan sekitar, baik belanja pasar atau tempat-tempat keramaian lain sehingga memiliki risiko tertular di luar waktu kerja.

”Permasalahan utama kalau saya perhatikan adalah standar fasilitas kesehatan, bagaimana memberikan perlindungan kepada tenaga medisnya agar terhindari dari penularan Covid-19. Kemungkinan tertular ada dari tempat kerja dan luar tempat kerja. Rumah sakit perlu upaya perlindungan terhadap mereka dengan berbagai macam aturan saat menerima pasien-pasien,” kata Safrizal.

IDI menyarankan agar seluruh fasilitas kesehatan yang menangani Covid-19 di Aceh membuat ruang darurat berupa tenda yang terpisah dari rumah sakit seperti halnya dilakukan RSUD Zainoel Abidin Banda Aceh. Agar setiap pasien yang masuk ke rumah sakit terlebih dahulu dilakukan skrining di tenda penapisan guna mendeteksi pasien mengarah ke Covid-19 atau tidak.


Credit: Source link

- A word from our sposor -

IDI Sebut 400 Tenaga Kesehatan Positif Covid-19 – FAJAR 1

IDI Sebut 400 Tenaga Kesehatan Positif Covid-19 – FAJAR

\