Mesranya Liburan Lesti Kejora dan Rizky Billar di Pantai Carita, Berikut 7 Potretnya

Fimela.com, Jakarta Kisah asmara Lesti Kejora dan Rizky Billar masih terus mendapatkan perhatian publik. Sejak mengumumkan hubungan mereka, sampai menikah dan menjalani kehamilan, publik masih tertarik...

Parfum Bisa Kedaluwarsa? Begini Tanda-Tandanya

Fimela.com, Jakarta Parfum sering dijadikan barang koleksi bagi para wanita, mulai dari mengoleksi botol hingga mengeksplor wewangiannya. Tetapi, akibat mengoleksi dengan jumlah banyak sering...

Eyelashes Sarita Beauty Sangat Ringan, Nyaman Dipakai Setiap Hari

GenPI.co - Eyelashes Sarita Beauty memiliki tekstur yang sangat ringan sehingga nyaman dipakai setiap hari. Bulu mata palsu itu...

Dokter Dina Jelaskan Tiga Titik Sensitif Pria – FAJAR

Dokter Dina Oktaviani Jelaskan Tiga Titik Sensitif PriaFAJAR.CO.ID, JAKARTA — Dokter Dina Oktaviani menjelaskan tiga area titik sensitif pria yang bikin hubungan ranjang...

Penderita Darah Tinggi Baiknya Jangan Konsumsi Mi Instan, Efeknya Ngeri – FAJAR

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Mi instan memang lezat di lidah. Siapa pun yang memakannya pasti ketagihan. Selain itu mi instan juga praktis. Tak heran...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR– Sejumlah pihak menyarankan sunat laser dihentikan. Prosesnya praktis, namun risikonya besar.Dokter Spesialis Urologi RS Siloam, Dr Arry Rodjani, SpU (K), mengemukakan, sunat laser tidak menggunakan energi cahaya, namun energi panas. Dia menambahkan, pada penggunaan kauter (sunat laser), arus listrik langsung menuju jaringan penis.

Menurut Arry, bila preputium (kulup penis) dipotong dengan kauter, dapat terjadi gangguan saraf yang parah. Oleh karenanya, sebelum sirkumsisi yang perlu diperhatikan adalah indikasi dan kontraindikasi.

“Banyak yang menganggap sunat laser praktis dan tidak sakit, padahal bahanya besar,” tuturnya, Rabu, 2 Maret.

Dia mencontohkan kejadian yang menimpa bocah di Pekalongan beberapa tahun lalu. Kepala kelaminnya ikut terpotong setelah disunat laser. Pada sunat laser, energi listrik diarahkan langsung menuju jaringan kelamin.”Ini berrisiko menyebabkan terbakarnya jaringan sampai ke glans penis dan dapat menyebabkan luka bakar hebat,” sebutnya.

Ketua Perhimpunan Dokter Spesialis Bedah Indonesia, Prof Andi Asadul Islam, menambahkan, remaja yang melakukan sirkumsisi teknik laser mencapai 10,2 juta. Menurutnya, sunat laser tak membuat perdarahan besar.

“Namun risikonya, kepala penis bisa terpotong,termasuk cedera kelenjar penis dan luka bakar,” sebut Andi Asadul mengingatkan.Komisioner KPAI Divisi Pengawasan, Jasra Putra, mengemukakan, sosialisasi perlu ditingkatkan kepada masyarakat agar menggunakan sunat yang aman. (abd/dir)


Kredit: Tautan sumber

- A word from our sposor -

Jangan Coba-coba Sunat Laser, Ini Risikonya – FAJAR 1

Jangan Coba-coba Sunat Laser, Ini Risikonya – FAJAR

\