Shalom Razade: Mental Harus Stabil Dulu

Daya pikat Shalom Razade tak jauh berbeda dari sang ibunda, Wulan Guritno. Di usia yang menginjak 23 tahun, Shalom sukses jadi idola kawula muda....

Bikin Pria Melayang, Wanita Harus Jaga 3 Bagian Tubuhnya Ini – FAJAR

FAJAR.CO.ID, JAKARTA–Sudah menjadi rahasia umum, jika Wanita sesungguhnya memiliki segudang daya tarik untuk menggoda pria.Di balik lembut dan lemahnya seorang wanita, ternyata mereka...

10 Cara Memutihkan Ketiak, Mudah, Praktis, dengan Bahan Alami

Bahan alami untuk memutihkan ketiak yang hitam adalah dengan menggunakan baking soda. Meski tidak memiliki efek pemutih, bahan satu ini dapat membantu mengangkat sel kulit...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Bagi Anda penyuka jengkol, bisa jadi ini kabar baik. Sebab, jengkol dikabarkan bermanfaat bagi penderita penyakit diabetes. Benarkah? Menanggapi hal tersebut, dr. Reza Fahlevi menegaskan hingga saat ini belum ada bukti kuat soal manfaat jengkol untuk penderita diabetes.

“Hanya saja, di dalam jengkol ada antioksidan dan kandungan zat tertentu yang bisa membantu gula darah. Namun, penelitian baru sebatas pada hewan,” kata dr. Reza.

“Untuk penelitian pada manusia belum ada. Artinya, jengkol untuk diabetes belum bisa direkomendasikan,” lanjutnya. Penelitian yang menguji manfaat jengkol untuk diabetes dengan subjek hewan itu pernah dilakukan di Universitas Putra Malaysia. Penelitian yang dipublikasikan melalui Journal of the Science of Food and Agriculture itu melakukan uji coba pada tikus normal dan tikus diabetes.

Hewan uji coba diinduksi STZ atau streptozotocin (zat antineoplastik beracun bagi sel beta pankreas). Perlu Anda tahu, sel beta pankreas merupakan sel tubuh yang berfungsi memproduksi hormon insulin. Tubuh akan mengalami diabetes ketika sel beta pankreas mengalami kerusakan.

Selama beberapa pekan, tikus diabetes dan tikus normal diberikan jengkol secara oral.

Hasilnya, kadar glukosa darah tikus diabetes berkurang secara signifikan setelah 12 pekan konsumsi jengkol. Penelitian juga menemukan jengkol meningkatkan nafsu makan, berat badan, serta pulau Langerhans (kumpulan sel berbentuk ovoid yang tersebar di seluruh pankreas) pada tikus diabetes dan tikus normal setelah pekan ke-15.


Kredit: Tautan sumber

- A word from our sposor -

Jangan Disepelekan, Konsumsi Jengkol Berlebihan Bisa Menyebabkan Gangguan Ginjal – FAJAR 1

Jangan Disepelekan, Konsumsi Jengkol Berlebihan Bisa Menyebabkan Gangguan Ginjal – FAJAR

\