Ini Alasan Risa Saraswati Bersedia Disuntik Vaksin Covid-19

JawaPos.com–Penyanyi sekaligus penulis Risa Saraswati mengungkapkan alasannya bersedia disuntik vaksin Covid-19. Yakni  karena ingin memproteksi diri.Karena itu, dia mengaku antusias untuk mengikuti proses vaksinasi...

4 Manfaat Ampas Teh Celup untuk Kesehatan Kulit Wajah dan Area Mata – FAJAR

Ilustrasi teh celup. Foto: Pixabay FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Teh tersedia dalam dua bentuk, daun dan teh celup. Sementara sebagian...

Lemon Campur Bawang Putih, Ini Khasiat Dahsyat untuk Kesehatan – FAJAR

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Lemon dan bawang putih, makanan yang tajam dan kuat ini memiliki khasiat untuk meningkatkan kesehatan.Menurut laman Genpi.co, lemon memiliki serat,...

Pop Academy Akan Segera Lahirkan Superstar

Setelah tampil berduet dengan Dewa Feat Once di Grand Final Concert, Grand Finalis juga akan berkolaborasi dalam “Duet With Iwan Fals” di Winner Concert....

Beli Eyelashes Sarita Beauty di Tokopedia Diskon Gede, Buruan…

Sarita Beauty mengadakan promo spesial untuk setiap pembelian eyelashes di Tokopedia. Foto: Sarita Beauty GenPI.co - Ladies, ada promo menarik...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Polisi terus menggelar operasi lilin sekaligus kampanye protokol kesehatan

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR– Masyarakat mulai kendur menjaga jarak. Kerumunan makin sering terlihat di sejumlah lokasi.

Hingga 24 Desember, tercatat tingkat kesadaran individu dalam menjaga jarak turun di angka 73 persen. Paling rendah di lokasi wisata, hanya 16 persen yang sadar untuk menjaga jarak. Sementara di pusat perbelanjaan, juga tak jauh beda. Kesadaran menjaga jarak minimal satu meter hanya di kisaran 18 persen.

Ketua Tim Konsultan Penanganan Covid-19 Sulsel, Prof Ridwan Amiruddin memaparkan, kesadaran individu menjaga jarak berbanding terbalik dengan fluktuasi kasus positif di gelombang ketiga ini.

“Kasus terus meningkat. Bahkan sejak 18 Desember, rata-rata bertambah 500 kasus per hari,” ujar Prof Ridwan, Jumat, 25 Desember.

Menurutnya, tingginya penambahan kasus seharusnya membuat setiap orang lebih sadar menerapkan protokol kesehatan. Ahli Kebijakan Kesehatan UMI, Dr A Rizki Amelia tak menampik jika kondisi lingkungan sangat mempengaruhi tingginya penyebaran Covid-19.

“Musim hujan ini, membuat penyebaran virus korona juga menjadi lebih mudah,” imbuhnya.

Rizki menambahkan, sebaran droplet ketika bersin atau batuk bisa mencapai radius tiga meter. Maka, menjaga jarak minimal satu meter di tengah kerumunan menjadi kurang efektif. Idealnya, satu sama lain memang tak berdekatan agar droplet yang tak sengaja tersembur tidak segera terhirup orang di dekatnya.

*Hindari Kontak Fisik


Kredit: Tautan sumber

- A word from our sposor -

Jangan Kendur! Jaga Jarak, Pilih Silaturahmi Virtual – FAJAR 1

Jangan Kendur! Jaga Jarak, Pilih Silaturahmi Virtual – FAJAR

\