Kesalahan dalam Mengaplikasikan Lipstick | Popmama.com

Bukan hanya buat lipstick tak bertahan lama, tapi juga bisa buat bibir pecah-pecahLipstick menjadi salah satu beauty items yang wajib dimiliki oleh semua perempuan....

Buka Puasa dengan Teh Panas Bisa Menyebabkan Penyakit Kanker? – FAJAR

FAJAR.CO.ID — Berdasarkan data dari berbagai sumber, teh merupakan salah satu minuman yang paling disukai oleh masyarakat Indonesia. Dan di bulan Ramadhan seperti...

Lip Cream Hilang saat Kamu Makan? Sarita Beauty Solusinya

Lip cream Sarita Beauty. Foto: Sarita Beauty GenPI.co - Lip cream menjadi item yang tidak boleh ketinggalan saat kamu ber-makeup....

Danella Ilene dan Loncatan Karier ke Model Internasional

Danella Ilene dinobatkan sebagai the first Indonesia’s Next Top Model (INTM). Kali pertama mengikuti kompetisi nasional, Ilene berhasil mengungguli 15 kontestan lainnya. Peluang besar...

Skincare Korea Jadi Sorotan, Klaim Pakai Botol Kertas Ternyata Plastik

Label skincare asal Korea, jadi sorotan karena sebut pakai botol kertas padahal plastikKosmetik dengan bahan dan kemasan ramah lingkungan saat ini tengah digaungkan banyak...

Rossa Menang Indonesia’s Beauty Women 2020 : Terimas Kasih Atas Apresiasinya : Okezone Lifestyle

Perhelatan Indonesia’s Beautiful Women (IBW) 2021-2021 baru saja digelar oleh majalah HighEnd. Ajang penghargaan satu ini merupakan bentuk apresiasi kepada perempuan-perempuan Indonesia yang cantik,...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Polisi terus menggelar operasi lilin sekaligus kampanye protokol kesehatan

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR– Masyarakat mulai kendur menjaga jarak. Kerumunan makin sering terlihat di sejumlah lokasi.

Hingga 24 Desember, tercatat tingkat kesadaran individu dalam menjaga jarak turun di angka 73 persen. Paling rendah di lokasi wisata, hanya 16 persen yang sadar untuk menjaga jarak. Sementara di pusat perbelanjaan, juga tak jauh beda. Kesadaran menjaga jarak minimal satu meter hanya di kisaran 18 persen.

Ketua Tim Konsultan Penanganan Covid-19 Sulsel, Prof Ridwan Amiruddin memaparkan, kesadaran individu menjaga jarak berbanding terbalik dengan fluktuasi kasus positif di gelombang ketiga ini.

“Kasus terus meningkat. Bahkan sejak 18 Desember, rata-rata bertambah 500 kasus per hari,” ujar Prof Ridwan, Jumat, 25 Desember.

Menurutnya, tingginya penambahan kasus seharusnya membuat setiap orang lebih sadar menerapkan protokol kesehatan. Ahli Kebijakan Kesehatan UMI, Dr A Rizki Amelia tak menampik jika kondisi lingkungan sangat mempengaruhi tingginya penyebaran Covid-19.

“Musim hujan ini, membuat penyebaran virus korona juga menjadi lebih mudah,” imbuhnya.

Rizki menambahkan, sebaran droplet ketika bersin atau batuk bisa mencapai radius tiga meter. Maka, menjaga jarak minimal satu meter di tengah kerumunan menjadi kurang efektif. Idealnya, satu sama lain memang tak berdekatan agar droplet yang tak sengaja tersembur tidak segera terhirup orang di dekatnya.

*Hindari Kontak Fisik


Kredit: Tautan sumber

- A word from our sposor -

Jangan Kendur! Jaga Jarak, Pilih Silaturahmi Virtual – FAJAR 1

Jangan Kendur! Jaga Jarak, Pilih Silaturahmi Virtual – FAJAR

\