Latihan Basket, Al Ghazali dan Teuku Rassya Mengalami Cidera Kecil

JawaPos.com-  Al Ghazali dan Teuku Rassya melakukan latihan basket untuk persiapan syuting serial terbaru mereka. Jarang main basket karena keduanya lebih suka bola, Al...

dengan Nikita Willy Saya Lebih Banyak Adegan Mesranya

JawaPos.com – Rizky Billar kini beradu akting dengan Devina Kirana. Gara-gara sempat tampil mesra dengan lawan main dalam sinetron terbarunya tersebut, ia mendapatkan serangan...

Mengaku Jomblo, Rizky Febian Hanya Punya Teman Chatting

Meski belum memiliki komitmen, namun pelantun lagu Kesempurnaan Cinta itu juga menuturkan jika kini dirinya tengah mencoba menjajaki pendekatan dengan seorang perempuan. Sayangnya, Iky...

Hasil Penelitian, Otak Pecandu Seks Bekerja Mirip Pecandu Narkoba – FAJAR

FAJAR.CO.ID– Kecanduan seks sampai sekarang masih diperdebatkan. Ada yang percaya dan ada yang tidak. Tetapi banyak ahli mengklaim bahwa kecanduan seks memang nyata,...

KeyEast Entertainment dengan Tegas Bantah Rumor Ji Soo Pernah Lakukan Pelecehan Seksual di Tengah-tengah Berita Bullying yang Menyeret Nama Sang Aktor

Laporan Wartawan Grid.ID, Rizqy Rhama Zuniar Grid.ID - Nama aktor tampan Ji Soo beberapa waktu terakhir sukses mencuri perhatian netizen. Pasalnya, pada Selasa...

Pentingnya Innate Immunity dalam Perlindungan Kulit Selama Pandemi – FAJAR

FAJAR.CO.ID– Kesehatan tubuh serta berbagai cara untuk meningkatkan imunitas tubuh telah menjadi topik yang hangat bagi kita dalam menghadapi kondisi pandemi seperti yang...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR–Siapa yang tak kenal tahu dan tempe. Makanan ekonomis ini cukup mudah didapatkan di Indonesia.

Namun karena bahannya terbuat dari kedelai, maka banyak pula yang menghindari untuk memakannya. Kenapa ? Karena kedelai merupakan jenis kacangan.

Sehingga banyak yang berpendapat mengonsumsi kedelai bisa menimbulkan efek negatif. Seperti meningkatkan asam urat dan memunculkan jerawat.

Anggapan ini dibantah Pakar gizi yang merupakan Senior Lecturer on Nutrition Science, Head of Postgraduate Study, Program in Nutrition, Institut Pertanian Bogor (IPB), DR Rimbawan. Bahkan ia menegaskan informasi itu adalah mitos. “Belum ada penelitian yang menjelaskan,” katanya.

Bahkan ia justru menyarankan untuk mengonsumsi kedelai. Sebab kandungan gizi pada kedelai yang sangat lengkap.

Kedelai mengandung karbohidrat 9.9 gram, protein 16,6 gram, energi 173 kkal, serat 6 gram, dan lemak 9 gram. “Hal ini didasarkan pada penghitungan kandungan gizi per 100 gram kedelai yang direbus,” terangnya.

Kedelai sekaligus sangat bermanfaat untuk mencegah belbagai macam penyakit. Salah satunya untuk mencegah kanker prostat dan kanker paru-paru.

Kanker prostat bisa dicegah jika rutin meminum susu kedelai. Sebab susu kedelai mengandung isoflavon.

Ahli Gizi Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Hasanuddin, Prof dr Veni Hadju MSc PhD, juga berpendapat yang sama. Menurutnya, susu kedelai merupakan sumber terbaik dari hormon phytoestrogen.


Kredit: Tautan sumber

- A word from our sposor -

Jangan Termakan Mitos, Konsumsi Kedelai Bisa Cegah Kanker – FAJAR 1

Jangan Termakan Mitos, Konsumsi Kedelai Bisa Cegah Kanker – FAJAR

\