Tanpa Skin Care Khusus, Sabai Morscheck Bisa Tampil Memesona

Salah satu poin penting untuk menunjang penampilan adalah kondisi kulit yang sehat dan cantik. Salah satu selebriti Indonesia yang kerap tampil segar dalam penampilannya...

Gaya Makeup yang Cocok untuk 12 Zodiak

Aries (21 Maret - 19 April) Aries adalah zodiak dengan simbol domba, yang memiliki karakter berani, pekerja keras, optimis dan penuh semangat. Zodiak ini akan...

Sensasi Seru Merawat Kulit dengan Sheet Mask Bersama LINE Friends

Fimela.com, Jakarta Sheet mask memang menjadi tren kecantikan Korea Selatan yang mendunia. Kemasan yang praktis dengan manfaat maksimal menjadikan sheet mask semakin diminati banyak...

7 Influencer Kecantikan Viral Tiktok yang Wajib di Follow

Dari review jujur hingga opini kontroversional, beauty influencer ini siap bagikan banyak informasiPlatform TikTok kini menjadi salah satu yang populer di banyak kalangan. Dari...

Say I’m Sorry, Lagu Terbaru Afgan Tembus 1,5 Juta Penonton Lebih

JawaPos.com – Beberapa waktu lalu Afgan merilis single terbaru mengusung tajuk Say I’m Sorry. Lagu dengan lirik berbahasa Inggris ini sudah ditonton lebih dari...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Duniawanita.id – Indonesia saat ini memiliki ribuan startup. Tapi, menurut Presiden Jokowi, jumlah tersebut belum cukup.
“Indonesia saat ini memiliki 2.193 startup. Ada satu decacorn. Ada empat unicorn. Tapi itu juga belum cukup,” kata Joko Widodo saat memberikan pidato sambutan di acara Digital Economy Summit 2020 di Ballroom Ritz Carlton Pacific Place, Jakarta.
Jokowi berharap akan lahir lebih banyak lagi startup di Tanah Air. Ia juga berharap agar startup tersebut menghasilkan produk yang tidak hanya berkontribusi dalam ekonomi digital tapi juga menyelesaikan masalah krusial di masyarakat. ”Misalnya meningkatkan akses pendidikan untuk masyarakat tidak mampu dan terpencil, menyediakan pendanaan untuk usaha mikro dan usaha kecil, termasuk crowdfunding,” jelas Jokowi.
Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) menaruh perhatian besar terhadap perkembangan startup. “Melalui BSI Startup Center (BSC), UBSI mendorong para mahasiswanya agar merintis dan mengembangkan startup,” kata Suharyanto, selaku Warek Bidang Kemahasiswaan yg memawahi BSC, Sabtu (22/82020).

Ia menambahkan, dewasa ini, sesuai dengan kemajuan zaman di era digital dan industri 4.0, makin banyak anak muda yang tertarik mengembangkan usaha rintisan (startup).
“Startup selalu indentik dengan dunia digital, teknologi informasi dan aplikasi. Oleh karenanya BEC yang didirikan pada tahun 2016 mempunyai tugas dan fungsi untuk memberikan coaching, pembinaan, pendampingan dan mentoring kepada para mahasiswa yang sudah memiliki usaha ristisan (startup) di bidang teknologi informasi,” ungkap Suharyanto.
Ia menyebutkan, pendampingan melingkupi antara lain, pengembangan usaha, strategi marketing ataupun digital marketing sampai dengan pencarian investor, dan lain-lain.
Suharyanto mengatakan “Fakta menunjukkan banyak startup yang sukses dan dibeli oleh group pengusaha besar dengan harga yang sangat tinggi bahkan fantastis. Karena itulah, UBSI menaruh perhatian besar terhadap para mahasiswa UBSI yang tertarik mengembangkan startup”.

- A word from our sposor -

Kampus UBSI Dorong Mahasiswanya Untuk Kembangkan StartUp 1

Kampus UBSI Dorong Mahasiswanya Untuk Kembangkan StartUp

\