10 Potret Acara 7 Bulanan Zaskia Sungkar

1/10Dalam acara tersebut, Zaskia dan Irwansyah juga berjualan rujak serut. Bahkan, ada dibeberapa wilayah di Indonesia, rasa rujak ini juga bisa sebagai gambaran calon...

Penyintas Covid-19 Tak Bisa Divaksin, Simak Penjelasan Dekan FK UI – FAJAR

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Pelaksanaan vaksin Covid-19 sudah dimulai di Indonesia. Namun para penyintas Covid-19 masuk dalam kategori yang tak bisa menerima vaksin. Lantas,...

Link Live Streaming dan Sinopsis True Beauty Episode 9, Akankah Su Ho Putus dengan Ju Gyeong?

PIKIRAN RAKYAT - Episode ke-9 drama Korea True Beauty segera tayang...

TikTok Awards 2020 Digelar Tahun Ini, Berikut Nominasinya

JawaPos.com – Sejumlah kreativitas yang dituangkan dalam video TikTok berhasil menjadi viral di media sosial pada 2020 lalu. Platform ini pun digemari masyarakat biasa...

Spoiler True Beauty Episode 9, Cha Eun Woo Akrab dengan Ayah Moon Ga Young

ISU BOGOR - Drama Korea "True Beauty" akan menayangkan episode terbarunya pada...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

JawaPos.com–Kasus penganiayaan yang dialami Isa Zega yang proses hukumnya kini sedang bergulir di Polsek Pancoran Jakarta Selatan, diadukan ke Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan dan Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta. Pelapornya adalah Budianto Tahapary, kerabat pelaku.

Kasus itu dilaporkan ke kejari dan kejati karena dianggap ada oknum yang hendak mengaburkan aktor intelektual di balik kasus tersebut. Pelaku dan sejumlah saksi sudah berusaha memberikan keterangan yang jelas siapa sebenarnya aktor intelektual atas kasus penganiayaan mantan manajer Lucinta Luna tersebut.

”Ada upaya yang dapat mengaburkan peran dari aktor intelektual dalam perkara pidana pasal 351 KUHP dan atau  55 KUHP dan atau 56 KUHP dan atau 353 KUHP atas hasil gelar perkara lanjutan, yang dapat mengesampingkan atas fakta hukum sesuai peran masing-masing,” demikian surat yang dikirimkan Budianto Tahapary ke Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta.

Kerabat pelaku meminta Kejari Jakarta Selatan dan Kejati DKI memberikan perhatian atas kasus itu demi tegaknya keadilan dan kasusnya bisa tuntas.

”Besar harapan kami mendapatkan perhatian sesuai prosedur undang-undang dan KUHAP yang berlaku di Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ujar Budianto Tahapary.

Surat tersebut diterima kejaksaan pada 3 Desember yang dibuktikan dengan adanya tanda tangan dan stempel. Budianto Tahapary membenarkan sudah menyampaikan pengaduan itu ke Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan dan Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta. ”Iya sudah ada surat tanda terimanya,” ujar Budianto Tahapary kepada JawaPos.com.

Kejadian itu bermula dari kasus penganiayaan yang dialami mantan manajer Lucinta Luna, Isa Zega, di sebuah kafe di Apartemen Kalibata City pada 3 November 2020. Akibat kejadian tersebut, Isa Zega mengalami luka di bagian wajah dan hidungnya mengalami retak.

Pada hari yang sama, Isa Zega melaporkan kasus itu ke Polsek Pancoran, Jakarta Selatan. Kasus penganiayaan itu sempat berkembang ada orang yang mendalangi penganiayaan tersebut. Berdasar keterangan saksi, kasus itu disebut didalangi Nikita Mirzani.

Devi, salah satu pelaku mengatakan, menerima uang Rp 20 juta untuk menganiaya Isa Zega. Berdasar informasi yang diterima, pihak yang memberikan order adalah Nikita Mirzani. Dia juga mengatakan, melakukan aksi itu bersama bersama Arnold, lelaki 28 tahun yang kini mendekam di tahanan Polsek Pancoran, Jakarta Selatan.

Kedua pelaku memiliki peran berbeda. Devi bertugas mendokumentasikan penganiayaan lewat video, sedangkan Arnold berperan sebagai eksekutor.

Saksikan video menarik berikut ini:

Editor : Latu Ratri Mubyarsah

Reporter : Abdul Rahman


Kredit: Tautan sumber

- A word from our sposor -

Kasus Penganiayaan Isa Zega Diadukan ke Kejari dan Kejati DKI Jakarta 1

Kasus Penganiayaan Isa Zega Diadukan ke Kejari dan Kejati DKI Jakarta

\