5 Manfaat Penting Face Concealer, Produk yang Wajib Ada di Tas Makeup

Fimela.com, Jakarta Face concealer adalah produk makeup yang berfungsi menyamarkan noda dan masalah kulit wajah. Face concealer juga bisa membantu menonjolkan fitur terbaik wajahmu,...

Gula Darah Turun dengan Kunyit – FAJAR

FAJAR.CO.ID — Penyandang diebetes kini bisa lebih tenang lagi. Gula darah tinggi bisa turun dengan konsumsi kunyit.Dikutip dari NDTV (23/9/2021), kunyit sangat baik...

Melihat Tampilan Beauty Backstage Spring-Summer 2022 Chanel

Chanel pancarkan kecantikan alami dengan tampilan riasan pantai yang halus, yang terinspirasi oleh pakaian renang dan nuansa pastel dalam koleksinya. Tidak lama ini, Chanel baru...

Dokter Dina Jelaskan Tiga Titik Sensitif Pria – FAJAR

Dokter Dina Oktaviani Jelaskan Tiga Titik Sensitif PriaFAJAR.CO.ID, JAKARTA — Dokter Dina Oktaviani menjelaskan tiga area titik sensitif pria yang bikin hubungan ranjang...

YG Entertainment  Resmi Umumkan BLACKPINK Tak Lagi Terima Hadiah dari Fans

Cianjurpedia.com – YG Entertainment baru-baru ini secara resmi  telah mengumumkan ke...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

FAJAR.CO.ID — Kasus terpapar virus Korona mutasi B117 dari Inggris sudah ditemukan di Indonesia. Ada 2 kasus diumumkan pada Selasa (2/3) oleh Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono.

Mutasi virus Korona baru-baru ini memicu lonjakan jumlah kasus Covid-19 yang berkepanjangan dan telah menambah beban para profesional medis. Lantas, apakah gejalanya berbeda dengan Covid-19 sebelumnya?

Ada banyak ilmuwan yang masih meneliti tentang varian ini. Namun, diprediksi gejalanya tak jauh berbeda dengan virus Korona sebelumnya.

“Tapi gejala tampaknya tidak berbeda pada saat ini,” kata asisten profesor kedokteran penyakit menular di Baylor College of Medicine di Houston, Prathit Kulkarni, M.D, seperti dilansir Prevention.

Sementara itu, profesor dan kepala penyakit menular di Universitas di Buffalo di New York, Thomas Russo, menjelaskan akibatnya sulit untuk mengetahui apakah gejala itu mungkin disebabkan oleh jenis asli SARS-CoV-2 atau B117, “Hanya pengujian yang akan mengetahui apakah Anda terpapar varian tersebut,” katanya.

Itu berarti seseorang harus tetap memperhatikan tanda-tanda atau gejala Covid-19 yang paling umum. Apa saja? Yakni, demam, menggigil, sesak napas, kelelahan, nyeri otot atau tubuh, sakit kepala, kehilangan rasa atau bau baru, sakit tenggorokan, hidung tersumbat atau meler, mual atau muntah, dan diare.

B117 Lebih Menular?

Menurut data para peneliti, faktanya, satu studi pracetak dari London School of Hygiene and Tropical Medicine memperkirakan bahwa varian B117, 56 persen lebih menular daripada strain asli SARS-CoV-2. Studi lain, dari para peneliti di Imperial College London, menemukan bahwa reproduksi virus B117 yaitu jumlah rata-rata orang yang menularkan virus kepada orang yang terinfeksi adalah 1,45. Angka sebelum varian muncul adalah 0,92.


Kredit: Tautan sumber

- A word from our sposor -

Kenali Gejala Mutasi Covid-19 yang Ditemukan di Indonesia – FAJAR 1

Kenali Gejala Mutasi Covid-19 yang Ditemukan di Indonesia – FAJAR

\