Di tengah gelombang ketidakpastian saat pandemi COVID-19, banyak perempuan merasa kehilangan ruang untuk berkembang. Aktivitas terhenti, penghasilan menurun, dan tantangan semakin berat, terutama bagi ibu rumah tangga.
Namun, hal itu tak berlaku bagi Nyayu Miranti, ia justru melihat kesempatan dalam krisis.
Dengan tekad kuat, Nyayu yang juga aktif di TikTok dengan akun @nyayumiranti merintis langkah baru: mengajak para perempuan untuk kembali bangkit dan berdaya, melalui jalur yang jarang disangka sebelumnya, bisnis farmasi.
Berawal dari kegelisahan melihat banyak ibu rumah tangga kehilangan arah, Nyayu memulai gerakan kecil.
Ia menawarkan peluang usaha berbasis produk kesehatan yang saat itu sangat dibutuhkan masyarakat, dengan memberikan edukasi produk yang sederhana, Nyayu mengajak ribuan Ibu rumah tangga dan para pengusaha memiliki penghasilan tambahan melalui bisnis farmasi.
“Bukan cuma soal jualan. Saya ingin perempuan bisa aktualisasi diri lagi. Bisa merasa berarti, produktif, dan tetap mandiri walau di rumah,” kata Nyayu.
Melalui pelatihan daring, grup pendampingan, dan forum sharing, Nyayu membentuk komunitas yang saling mendukung. Banyak ibu rumah tangga yang awalnya ragu, perlahan menemukan kepercayaan diri mereka kembali.
Ada yang berhasil menambah penghasilan keluarga, ada pula yang menjadikan ini sebagai pintu masuk untuk belajar lebih banyak soal kewirausahaan.
Bisnis ini tumbuh bukan hanya karena produknya dibutuhkan, tapi karena ada nilai di baliknya: solidaritas perempuan, keberanian untuk bangkit, dan semangat untuk saling menguatkan.
Nyayu membuktikan, pemberdayaan tak harus selalu besar dan rumit. Terkadang, ia dimulai dari satu niat kecil yang konsisten dijalankan dan menyebar menjadi gerakan yang berdampak nyata.
Dengan sistem kerja fleksibel dan berbasis komunitas, para peserta dapat menjalankan bisnis dari rumah masing-masing. Banyak di antaranya yang mulai mendapatkan penghasilan tambahan secara rutin.
“Ini bukan hanya soal uang, tapi juga tentang mengembalikan rasa percaya diri dan perasaan bahwa mereka tetap bisa berkembang,” ucap Nyayu.

Nyayu menekankan pentingnya dukungan antar perempuan dalam membangun usaha bersama. Komunitas yang ia bentuk kini menjadi wadah berbagi pengalaman, tantangan, serta pencapaian. Semangat solidaritas ini menjadi fondasi kuat yang mendorong keberlanjutan program.
Nyayu Miranti berharap model bisnis sosial ini bisa terus berkembang dan menjangkau lebih banyak perempuan di berbagai daerah. Menurutnya, ketika perempuan diberi ruang untuk bertumbuh, dampaknya tidak hanya terasa di ekonomi, tapi juga di lingkungan keluarga dan masyarakat.
Melalui gerakan kecil namun berdampak, Nyayu Miranti telah membuktikan bahwa pemberdayaan perempuan bisa dimulai dari rumah. Di masa sulit sekalipun, ibu rumah tangga tetap punya kekuatan untuk bangkit, berbagi, dan membawa perubahan.




