Pinkprint Team, Girlband Seksi Ala The Pussycat Dolls dari Bali

Pinkprint Team sendiri merupakan girlband yang berada di bawah naungan Splendid Asia dan diproduseri oleh KC itu memang cenderung berkonsep seksi. Ranahnya mengarah ke...

Belajar Rias Mata? Lem Eyelashes Sarita Beauty Aman Dipakai

GenPI.co Jogja - Bagi kamu yang baru belajar merias mata, bisa mencoba lem eyelashes berwarna putih produk dari Sarita Beauty. Lem...

Usai Bercinta, Pasutri Jangan Langsung Mandi, Sangat Penting Lakukan Ini – FAJAR

FAJAR.CO.ID — Seksolog dr Boyke Dian Nugraha SpOG MARS mengingatkan pasangan suami istri (pasutri) agar tidak langsung membersihkan diri setelah bermain cinta.Pesohor asal...

Air Kunyit Campur Madu, Khasiatnya Bikin Wanita Ketagihan – FAJAR

FAJAR.CO.ID, JAKARTA–Kunyit populer digunakan sebagai obat alami untuk menyembuhkan berbagai masalah kesehatan.Bahan alami ini diyakini memiliki fungsi yang mirip dengan hormon estrogen.Itu sebabnya...

Mudahkan Masyarakat Mendonorkan Mata, LEBJ Perluas Jaringan Eye Donation Center – FAJAR

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Hingga 2020, sekitar 35 juta orang di Indonesia mengalami gangguan penglihatan. Dari jumlah tersebut, 3,7 juta orang menderita kebutaan, termasuk...

Nanti di Ranjangnya Baru Bikin Dia Happy – FAJAR

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Dalam sebuah live Streaming yang diadakan Seksolog klinis Zoya Amirin di kanal YouTube-nya pada 15 Mei 2020 lalu, banyak pertanyaan...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Virus korona banyak bermutasi. Varian baru pun disebut banyak menginfeksi remaja.

Salah satunya, Covid-19 varian B117 diketahui lebih banyak. Menyerang para remaja dengan gejala sedang hingga tanpa gejala.Ahli Imunologi dan Epidemiologi Penyakit Menular FK-Unhas, Sitti Wahyuni menyampaikan, sejumlah negara memang memaparkan hal tersebut. “Ini karena memang yang lebih aktif remaja dan anak-anak, sementara varian baru itu dominan lebih mudah menyebar,” ujarnya, kemarin.

Selain itu, data dari Satgas Covid-19 Sulsel, tingkat paparan saat ini masih dominan dari remaja. Khusus di usia 20-29 tahun mencapai 25 persen. Lalu usia 30-39 tahun 24,4 persen dari total kasus di Sulsel saat ini 63.541 positif hingga, 25 Juni.

Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) juga telah mengingatkan melalui rilis resminya terkait adanya ancaman virus korona hasil mutasi, khususnya bagi kelompok anak-anak dan remaja.

Berdasarkan data British Medical Journal Januari 2021 di Corzano, Italia, sebagian besar warga terinfeksi Covid-19 mutasi baru ini adalah anak usia sekolah dasar atau lebih muda.

Di kota kecil Lasingerland, Belanda, dari sekitar 818 guru, murid, staf sekolah yang diperiksa, ada 123 kasus positif, 46 di antaranya terinfeksi varian B117.

Terpisah, Dokter Spesialis Anak Siloam Hospital Makassar, dr Bob Wahyudin menuturkan, dahulu ketika anak-anak terindikasi virus, cenderung tidak bergejala. Saat ini, sudah banyak anak yang memiliki gejala berat ketika terkena virus.”Sebenarnya sudah berubah itu. Banyak saat ini anak yang memiliki gejala berat. Untuk itu, kita harus tetap waspada,” katanya.


Kredit: Tautan sumber

- A word from our sposor -

Korona Intai Anak dan Remaja – FAJAR 1

Korona Intai Anak dan Remaja – FAJAR

\