Khusus Pria, Selain Kopi 7 Makanan Ini Bisa Tingkatkan Kekuatan saat Aktivitas Ranjang – FAJAR

FAJAR.CO.ID, JAKARTA–Tidak semua pria mampu mempertahankan kekuatannya di ranjang. Justru tak sedikit yang mengalami penurunan nafsu akibat kanker prostat.Oleh karena itu, kaum pria harus...

Daun Kelor ‘Sakti’ Menurunkan Kolesterol dalam Darah – FAJAR

FAJAR.CO.ID — Daun kelor telah lama digunakan sebagai bahan pengobatan karena manfaat kesehatannya yang melimpah. Beberapa manfaat daun kelor didapat dari sifat antijamur, antivirus,...

Raffi Ahmad Pangling Lihat Penampilan Nagita Mirip Aminda

Kamis, 17 Juni 2021 – 20:46 WIB Penampilan Nagita Slavina yang...

Bangun dari Duduk dan Kepala Pusing? Ini Penyebabnya – FAJAR

FAJAR.CO.ID — Kepala Anda tiba-tiba merasa pusing setelah bangun dari duduk afau usai bangkit dari berbaring, adakah yang salah dengan Anda?Menurut ahli, kondisi yang...

Soal Pernikahan Rizky-Andryani, Sahabat Bilang Pastinya Gak Lama Lagi

JawaPos.com–Rizky Billar dan Lesti Andryani sudah  selesai menjalani acara lamaran di Gedong Putih di Bandung, Jawa Barat, Mingu (13/6). Tahap selanjutnya bagi pasangan tersebut...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

FAJAR.CO.ID — Kental Manis atau dulunya dikenal sebagai Susu Kental Manis (SKM) bukan susu. Maka anak-anak tak direkomendasikan diberikan kental manis sebagai minuman sehari-hari. Sayangnya orang tua di sejumlah daerah dianggap masih belum memahami karena literasi gizi yang rendah.

Dokter Spesialis Anak Dr. dr. Nur Aisiyah Widjaja SpA (k) dari Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Nutrisi dan Penyakit Metabolik mengatakan, tumbuh kembang anak sejak lahir sampai usia 2 tahun sangat pesat. Di usia itu, anak memerlukan pemberian makanan yang mengandung zat gizi mikro (protein, lemak, karbohidrat) dan makro (vitamin dan mineral) untuk mencapai tumbuh kembang optimal.

“Kalau kita memberikan nutrisi yang salah maka itu akan berdampak pada gangguan pertumbuhan,” jelas dr. Nur Aisiyah dalam webinar Edukasi Gizi yang diselenggarakan HIMPAUDI bersama Yayasan Abhipraya Insan Cendekia Indonesia (YAICI) baru-bari ini.

Ketua Harian YAICI Arif Hidayat menambahkan pengenalan literasi gizi yang masih rendah di masyarakat selama ini. Sehingga telah menyebabkan hampir 100 tahun Indonesia direcoki oleh informasi yang salah atau iklan yang salah terutama mengenai asupan gizi seperti kental manis.

“Jadi, kebanyakan selama ini literasi gizi banyak simpang siur atau salah persepsi, yang menganggap susu kental manis itu sebagai minuman bernutrisi. Padahal faktanya tidak lebih adalah mengandung gula yang cukup tinggi yang tidak lain hanyalah sirup beraroma susu,” kata Arif.Karenanya, dia berharap orang tua nantinya dapat memberikan asupan gizi kepada balita atau anak-anak mereka, yang sesuai dengan apa yang dianjurkan oleh pemerintah ataupun peraturan yang ada di Indonesia. “Jadi, harus sesuai dengan kebutuhan gizi anak-anak, tidak boleh banyak gula,” ujarnya.


Kredit: Tautan sumber

- A word from our sposor -

Literasi Gizi Rendah, Anak-anak Diberi Kental Manis di Sejumlah Daerah – FAJAR 1

Literasi Gizi Rendah, Anak-anak Diberi Kental Manis di Sejumlah Daerah – FAJAR

\