Mudah dan Aman, Berbelanja YSL Beauty bisa Secara Online

Fimela.com, Jakarta Pandemi membuat banyak kebiasaan yang berubah, tak terkecuali berbelanja produk kecantikan premium secara online. Hal inilah yang diwujudkan oleh Yves Saint Laurent...

Pakar: 4 Tren Paling Seru untuk Diikuti, Semua tentang Rambut Sehat

Fimela.com, Jakarta Musim ini biasanya banyak orang akan mengikuti gaya Putri Diana di tahun 90-an. Rambut berombak dan highlight warna terang. Dilansir dari purewow.com, berikut...

Air Kunyit Campur Madu, Khasiatnya Bikin Wanita Ketagihan – FAJAR

FAJAR.CO.ID, JAKARTA–Kunyit populer digunakan sebagai obat alami untuk menyembuhkan berbagai masalah kesehatan.Bahan alami ini diyakini memiliki fungsi yang mirip dengan hormon estrogen.Itu sebabnya...

Kanker hingga Kolestrol Ambrol, Cukup dengan Rutin Minum Susu Kedelai – FAJAR

FAJAR.CO.ID, JAKARTA– Selain rasanya yang enak, susu kedelai juga memiliki berbagai manfaat yang baik untuk tubuh.Susu kedelai adalah minuman yang kaya nutrisi. Ia...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Dengan tema “Living Beauty”, program ini juga menggerakkan berbagai kegiatan yang tidak hanya mengurangi sampah produksi, tetapi juga membuat sampah produksi memiliki wujud dan fungsi wujud. Kegiatan ini akan berlangsung pada akhir 2020 hingga awal 2020 untuk membangun kepedulian alam sekaligus melibatkan desainer yang memiliki pemikiran kreatif untuk memberikan fungsi baru pada material sisa tersebut.

Living Beauty akan melibat sejumlah desainer ternama Indonesia dari berbagai bidang untuk menciptakan konsep hidup yang lebih ramah lingkungan. Seperti Purana (Fashion), Ong Cen Kuang (Decorative Lighting), Domisillium x Lana Daya(Interior), Atelier Riri (Arsitektur), dan Sandy Karman (Design Grafis). Mereka akan menggunakan kembali bahan kain sisa untuk menjadi sebuah produk baru demi menciptakan bumi yang bebas dari bahaya sampah.

Sebelum Living Beauty ini berlangsung, Coulisse sebenarnya sudah memulai bsinis fashion dengan dasar pemikiran yang ramah lingkungan. Terlihat pada produk kain blinds yang ramah lingkungan dan terbuat dari botol PET. Coulisse bahkan telah lebih dahulu memiliki program CSR dan berkolaborasi denganTrashpacker yang berkeliling dunia dan membersihkan sampah di tempat yang merekakunjungi.

Kredit: Tautan sumber

- A word from our sposor -

Living Beauty, Gerakan Mendaur Ulang Sampah Jadi Produk Rumah Tangga yang Ramah Lingkungan 1

Living Beauty, Gerakan Mendaur Ulang Sampah Jadi Produk Rumah Tangga yang Ramah Lingkungan

\