Psikiater Ungkap 5 Penyebab Sulit Tidur Selama Pandemi – FAJAR

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Pandemi Covid-19 memberikan perubahan pada berbagai aspek kehidupan manusia. Salah satu perubahan yang perlu diperhatikan adalah perubahan pola tidur yang...

Begituan Saat Hamil, Posisi ‘Cinderella Nunggang Kuda’ Paling Aman Menurut Dokter Boyke – FAJAR

FAJAR.CO.ID – Memiliki momongan menjadi salah satu momen yang paling dinanti setiap pasangan setelah menikah.Namun, terkadang ketika saat istri hamil membuat pasangannya ragu...

Hati-hati! Dokter Boyke Melarang Berhubungan di Bathtub, Ini Alasannya! – FAJAR

FAJAR.CO.ID – Seksolog dr Boyke Dian Nugraha SpOG MARS tidak menyarankan wanita hamil melakukan hubungan ala suami istri saat mandi.Sebab, menurut Boyke, hal...

Jika Parah dan Berkepanjangan, Hati-hati! Covid-19 Bisa Turunkan Kecerdasan – FAJAR

FAJAR.CO.ID — Seseorang masih bisa merasakan sisa gejala Covid-19 setelah dinyatakan negatif lewat tes PCR. Kondisi itu disebut dengan istilah Long Covid atau...

Mantan Trainee JYP Entertainment Ini Curhat Pernah Ditendang Agensi Gara-Gara Orientasi Seksualnya

Baru-baru ini seorang pria 30 tahun bernama KilliAN mengaku pernah didepak JYP Entertainment saat menjadi trainee. Simak penuturan lengkapnya berikut ini.Tim WowKerenJul 22,...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Dengan tema “Living Beauty”, program ini juga menggerakkan berbagai kegiatan yang tidak hanya mengurangi sampah produksi, tetapi juga membuat sampah produksi memiliki wujud dan fungsi wujud. Kegiatan ini akan berlangsung pada akhir 2020 hingga awal 2020 untuk membangun kepedulian alam sekaligus melibatkan desainer yang memiliki pemikiran kreatif untuk memberikan fungsi baru pada material sisa tersebut.

Living Beauty akan melibat sejumlah desainer ternama Indonesia dari berbagai bidang untuk menciptakan konsep hidup yang lebih ramah lingkungan. Seperti Purana (Fashion), Ong Cen Kuang (Decorative Lighting), Domisillium x Lana Daya(Interior), Atelier Riri (Arsitektur), dan Sandy Karman (Design Grafis). Mereka akan menggunakan kembali bahan kain sisa untuk menjadi sebuah produk baru demi menciptakan bumi yang bebas dari bahaya sampah.

Sebelum Living Beauty ini berlangsung, Coulisse sebenarnya sudah memulai bsinis fashion dengan dasar pemikiran yang ramah lingkungan. Terlihat pada produk kain blinds yang ramah lingkungan dan terbuat dari botol PET. Coulisse bahkan telah lebih dahulu memiliki program CSR dan berkolaborasi denganTrashpacker yang berkeliling dunia dan membersihkan sampah di tempat yang merekakunjungi.

Kredit: Tautan sumber

- A word from our sposor -

Living Beauty, Gerakan Mendaur Ulang Sampah Jadi Produk Rumah Tangga yang Ramah Lingkungan 1

Living Beauty, Gerakan Mendaur Ulang Sampah Jadi Produk Rumah Tangga yang Ramah Lingkungan

\