Gula Darah Tinggi, Kenali 8 Tanda-tanda Menakutkan Ini – FAJAR

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Anda mungkin berpikir akan terlihat jelas jika memiliki gula darah tinggi.Namun, sebenarnya sangat mungkin tanda-tanda...

Temukan Diskon Menarik Ragam Warna Lipstik yang Cocok untuk Semua Jenis Kulit

Fimela.com, Jakarta Lipstik merupakan produk makeup yang pasti dimiliki oleh setiap perempuan. Selain berfungsi sebagai alat riasan, lipstik juga memberikan manfaat lainnya seperti menambah...

Protokol 3M Ampuh – FAJAR

Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto meminta masyarakat untuk selalu mematuhi protokol kesehatan 3M yakni wajib memakai masker, menjaga jarak,...

Olla Ramlan Marah Besar di Media Sosial, Kepada Siapa?

Pada kesempatan lain, Olla Ramlan juga memberikan sedikit clue bahwa orang tersebut sekarang ini jarang mendapatkan job. Sosok yang dirahasiakan ini saat ini baru...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Ilustrasi Garnier. Foto: Garnier Indonesia
Saat ini, sampah plastik tengah menjadi sebuah isu yang makin banyak diperbincangkan oleh masyarakat dari berbagai sektor, termasuk juga di bidang kecantikan. Sebab, tak bisa dipungkiri bahwa produk-produk perawatan kecantikan memiliki dampak tersendiri terhadap lingkungan; mulai dari kemasannya yang kebanyakan terbuat dari bahan plastik, hingga limbah penggunaannya yang memiliki dampak besar terhadap lingkungan.
Karena alasan itulah, merek kecantikan Garnier termotivasi untuk menciptakan masa depan kecantikan yang lebih hijau dan berkelanjutan di Indonesia. Upaya Garnier itu dituangkan lewat sebuah komitmen bernama Green Beauty.
Green Beauty sendiri memiliki tiga poin utama; yaitu menghadirkan green science untuk formula dan kemasan yang didesain ramah lingkungan, memastikan sumber serta produksi yang berkelanjutan, dan memungkinkan konsumen untuk berkontribusi secara positif menuju bumi yang lebih hijau.

“Sebagi pemimpin industri, merupakan tanggung jawab kami untuk memimpin revolusi berkelanjutan di Indonesia bersama mitra kami, eRecycle, dan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia,” kata Manashi Guha, General Manager Consumer Products Division L’Oreal Indonesia, saat acara konferensi pers secara virtual, pada Rabu (30/9).

Kolaborasi dengan eRecycle untuk melawan polusi plastik

Tak bekerja sendirian, dalam hal ini Garnier menggandeng eRecycle untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dan berpartisipasi melawan polusi plastik di Indonesia. Bagi Anda yang belum familiar, eRecycle adalah aplikasi seluler yang memungkinkan konsumen untuk menyerahkan sampah plastik yang telah mereka pilah agar nantinya bisa didaur ulang.

Kabarnya, kolaborasi keduanya akan dilakukan dalam skala besar dan bertahap dengan menyediakan sistem penjemputan sampah secara offline dan online (berbasis aplikasi).

“Kami menyediakan daur ulang online melalui aplikasi dan offline seperti mengunjungi gerai, saat ini ada 19 titik kerja. Kami menerima sampah kertas, botol kaca, hingga plastik. Nantinya sampah tersebut akan dikirim ke pabrik daur ulang,” kata Co-Founder dan Business Head of eRecycle, Dicky Wiratama.

Manashi berharap, upaya ini dilakukan secara kolaboratif untuk mengurangi dampak terhadap planet dan berinovasi untuk masa depan yang berkelanjutan.

“Ini akan memakan waktu yang lama dan kami memiliki banyak tantangan, tetapi Green Beauty tidak hanya akan mengubah Garnier, namun juga akan memimpin transformasi di industri kecantikan secara keseluruhan,” tutup Manashi.

Kredit: Tautan sumber

- A word from our sposor -

Mengenal Konsep Green Beauty yang Baru Saja Diluncurkan oleh Garnier 1

Mengenal Konsep Green Beauty yang Baru Saja Diluncurkan oleh Garnier

\