Nagita Slavina dan Shandy Purnamasari Nikmati Kenyamanan Sarung Bantal Mulsk Beauty

Menurut Shandy Mulberry Mulsk Beauty, menggabungkan kualitas dengan harga yang terjangkau. Bahkan kita bisa mendapatkan keduanya.   "Mulberry Mulsk Beauty, terbuat dari 100% benang sutra dari...

Air Kelapa, Jeruk Nipis, Madu dan Garam Bisa Sembuhkan Covid-19? Ini Fakta Sebenarnya – FAJAR

FAJAR.CO.ID, JAKARTA–Beredar informasi di media sosial bahwa air kelapa, air jeruk nipis, garam, dan madu mampu menyembuhkan orang dari Covid-19. Formula ini juga diyakini...

Benny Simanjuntak Ungkap Tabiat Buruk Istri Jonathan Frizzy

Dan hal lain yang dianggap Benny sebagai tabiat buruk Dhena Devanka menurut pandangannya ialah faktor agama. Dhena, yang menurut Benny sudah sepakat untuk ikut...

Khusus Pria, Selain Kopi 7 Makanan Ini Bisa Tingkatkan Kekuatan saat Aktivitas Ranjang – FAJAR

FAJAR.CO.ID, JAKARTA–Tidak semua pria mampu mempertahankan kekuatannya di ranjang. Justru tak sedikit yang mengalami penurunan nafsu akibat kanker prostat.Oleh karena itu, kaum pria harus...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

FAJAR.CO.ID — Menjelang datang bulan atau yang biasa disebut haid, waita akan mengalami perubahan. Baik Premenstrual Syndrome (PMS) dimana PMS membuat wanita sangat sensitif dan mudah emosi.

Namun, tidak hanya masalah situasi secara psikologi, perubahan juga terjadi secara fisik.

Seorang pakar ginekolog dari NYU Langone Medical Center, New York, Amerika Serikat, Raquel Dardik membenarkan bahwa menjelang haid, tubuh akan melar.

“Kenaikan berat badan terjadi lima hari sebelum kamu haid, tapi kamu akan kembali normal seperti sebelumnya,” katanya sebagaimana dikutip dari laman SHAPE.

Beban cairan pra-menstruasi dapat berkisar antara setengah sampai 10 pon, berarti sekitar 2,26-4,5 kilogram. Biasanya, rata-rata hanya lima kilogram untuk kebanyakan wanita.

Hal ini terjadi karena hormon progesteron pada tahap awal kehamilan menurun. Efeknya, setiap sel dalam tubuh menahan air supaya tidak keluar dari tubuh.

Kalaupun hal tersebut membuat perubahan berat badan, kembung yang disebabkan oleh gas dapat meningkatkan situasi yang membuatmu merasa tubuh membengkak.

Tapi Dardik menekankan untuk tidak khawatir dengan perubahan ‘sesaat’ ini. Soalnya fluktuasi berat badan itu adalah hal lumrah.

Namun, jagalah kesehatan diri, misalnya mengecek berat badan setiap satu minggu sekali pada hari dan waktu yang sama, dengan menggunakan alat pengukur yang sama.

Berolahragalah, perbanyak minum air. Selain itu kamu juga harus menghindari makanan berlemak, alkohol, dan garam yang memicu tubuhmu menahan air lebih banyak dalam tubuh.


Kredit: Tautan sumber

- A word from our sposor -

Menjelang Haid Berat Badan Malah Bertambah, Ternyata Ini Penyebabnya – FAJAR 1

Menjelang Haid Berat Badan Malah Bertambah, Ternyata Ini Penyebabnya – FAJAR

\