Arawinda Kirana, Aktivis yang Pernah Tertolak

Ara –sapaan akrab Arawinda Kirana– terbilang baru di industri perfilman. Sebelum Yuni, aktris yang terjun ke dunia seni peran dan tari sejak usia 6...

Mudah dan Aman, Berbelanja YSL Beauty bisa Secara Online

Fimela.com, Jakarta Pandemi membuat banyak kebiasaan yang berubah, tak terkecuali berbelanja produk kecantikan premium secara online. Hal inilah yang diwujudkan oleh Yves Saint Laurent...

5 Manfaat Penting Face Concealer, Produk yang Wajib Ada di Tas Makeup

Fimela.com, Jakarta Face concealer adalah produk makeup yang berfungsi menyamarkan noda dan masalah kulit wajah. Face concealer juga bisa membantu menonjolkan fitur terbaik wajahmu,...

Mudahkan Masyarakat Mendonorkan Mata, LEBJ Perluas Jaringan Eye Donation Center – FAJAR

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Hingga 2020, sekitar 35 juta orang di Indonesia mengalami gangguan penglihatan. Dari jumlah tersebut, 3,7 juta orang menderita kebutaan, termasuk...

Pakar: 4 Tren Paling Seru untuk Diikuti, Semua tentang Rambut Sehat

Fimela.com, Jakarta Musim ini biasanya banyak orang akan mengikuti gaya Putri Diana di tahun 90-an. Rambut berombak dan highlight warna terang. Dilansir dari purewow.com, berikut...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Covid-22, virus varian baru yang diprediksi lebih mengerikan dari Covid-19 tiba-tiba mencuri perhatian publik. Saking hebohnya, kata kunci Covid-22 bahkan memuncaki trending topik Twitter Amerika dengan puluhan ribu cuitan netizen.

Pakar Imunologi Sai Reddy mengungkap varian yang sudah ada, seperti Delta, Beta, dan Gamma akan membuat strain baru bernama Covid-22. Sesuai namanya, virus ini disebut bakal muncul pada tahun depan.

Menurutnya, sejumlah varian Covid-19 diduga akan muncul di masa depan. Penyebabnya karena merupakan bagian alami dari evolusi virus.

“Covid-22 bisa lebih buruk dari apa yang kita saksikan sekarang. Jika varian itu muncul kita harus mengenalinya secepat mungkin dan manufaktur vaksin harus beradaptasi dengan cepat,” ungkap Sai Reddy.

Berdasarkan laporan The Sun, Ilmuwan yang berbasis di Zurich, Swiss itu berpendapat saat ini dunia tengah dilanda gelombang pandemi varian Beta atau Gamma.

“Ini akan jadi masalah besar dalam beberapa tahun ke depan,” tuturnya.


Kredit: Tautan sumber

- A word from our sposor -

Ngeri! Ilmuwan Prediksi Covid-22 Lebih Cepat Menular – FAJAR 1

Ngeri! Ilmuwan Prediksi Covid-22 Lebih Cepat Menular – FAJAR

\