LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Manusia adalah mahluk yang gemar bereksperimen, salah satunya dengan kehidupan seksualnya.

Penggunaan makanan dalam seks pun bagi sebagian orang, adalah hal yang menyenangkan dan dianggap sebagai sebuah petualangan.

Namun pertanyannya, apa risiko yang tidak disadari oleh banyak orang ini? Di situ ahli kandungan dan kebidanan Jamil Abdur-Rahman menjelaskan.

Jika umumnya madu, jelly, mentega dan whipped-cream adalah yang populer digunakan, namun tidak berarti mereka aman untuk dilibatkan dalam aktifitas yang satu ini.

“Hal ini dapat mengganggu pH alami Miss V,” kata dokter Abdur-Rahman seperti dikutip FIN dari SELF.

“Gula yang digunakan pada makanan, dapat menjadi sumber pertumbuhan bakteri dan jamur (pada Miss V),” lanjutnya.

Itu berarti, jika digunakan untuk aktifitas seks, maka risiko Anda terkena infeksi jamur dan bacterial vaginosis, pun terbilang ada.

Jika hal ini terjadi, maka risiko keputihan dengan ciri seperti keluarnya cairan berwarna putih, menyebabkan rasa gatal dan bau tak sedap, berpotensi Anda alami.(ruf/fin)


Kredit: Tautan sumber

- A word from our sposor -

Pakai Madu Sebagai “Pelicin”, Risikonya Apa? – FAJAR 1

Pakai Madu Sebagai “Pelicin”, Risikonya Apa? – FAJAR

\