Pakai TWC Sarita Beauty, Wajah Glowing dan Flawless Sekejap

Two way cake Sarita Beauty. Foto: Sarita Beauty GenPI.co - Two way cake Sarita Beauty sudah menjadi andalan para wanita...

Clara Bernadeth Akui Dulu Ogah Terjun ke Dunia Entertainment, Casting Pertama Ubah Hidupnya

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Alivio TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Aktris Clara Bernadeth sempat beberapa kali menolak ajakan orangtuanya untuk terjun ke dunia entertainment. bahkan yang aktif casting dari satu...

Tiga Waktu yang Tepat Berolahraga saat Puasa – FAJAR

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Berpuasa bukan halangan menjaga kebugaran melalui latihan fisik maupun berolahraga. Namun, ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan yakni pemilihan waktu...

Urutan Tepat Menggunakan Produk Perawatan Wajah Menurut Pakar Kecantikan

Perawatan siang hari harus diarahkan untuk melindungi dari matahari dan polusi. Seperti antioksidan, pelembap, dan tabir surya. Bersihkan wajah di pagi hari, lalu oleskan krim...

Lip Cream Hilang saat Kamu Makan? Sarita Beauty Solusinya

Lip cream Sarita Beauty. Foto: Sarita Beauty GenPI.co - Lip cream menjadi item yang tidak boleh ketinggalan saat kamu ber-makeup....

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Manusia adalah mahluk yang gemar bereksperimen, salah satunya dengan kehidupan seksualnya.

Penggunaan makanan dalam seks pun bagi sebagian orang, adalah hal yang menyenangkan dan dianggap sebagai sebuah petualangan.

Namun pertanyannya, apa risiko yang tidak disadari oleh banyak orang ini? Di situ ahli kandungan dan kebidanan Jamil Abdur-Rahman menjelaskan.

Jika umumnya madu, jelly, mentega dan whipped-cream adalah yang populer digunakan, namun tidak berarti mereka aman untuk dilibatkan dalam aktifitas yang satu ini.

“Hal ini dapat mengganggu pH alami Miss V,” kata dokter Abdur-Rahman seperti dikutip FIN dari SELF.

“Gula yang digunakan pada makanan, dapat menjadi sumber pertumbuhan bakteri dan jamur (pada Miss V),” lanjutnya.

Itu berarti, jika digunakan untuk aktifitas seks, maka risiko Anda terkena infeksi jamur dan bacterial vaginosis, pun terbilang ada.

Jika hal ini terjadi, maka risiko keputihan dengan ciri seperti keluarnya cairan berwarna putih, menyebabkan rasa gatal dan bau tak sedap, berpotensi Anda alami.(ruf/fin)


Kredit: Tautan sumber

- A word from our sposor -

Pakai Madu Sebagai “Pelicin”, Risikonya Apa? – FAJAR 1

Pakai Madu Sebagai “Pelicin”, Risikonya Apa? – FAJAR

\