Psikiater Ungkap 5 Penyebab Sulit Tidur Selama Pandemi – FAJAR

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Pandemi Covid-19 memberikan perubahan pada berbagai aspek kehidupan manusia. Salah satu perubahan yang perlu diperhatikan adalah perubahan pola tidur yang...

Ini Beauty Hacks yang Berbahaya (Bagian 1)

ZETIZEN RADAR CIREBON – Banyaknya informasi mengenai serba-serbi dunia kecantikan, termasuk tips-tips beauty hacks juga bertebaran. Namun, perlu kamu ketahui tidak semua beauty hacks...

Delapan Khasiat Luar Biasa Daun Jeruk, Antibiotik hingga Kurangi Stres – FAJAR

FAJAR.CO.ID, JAKARTA– Jangan pernah sepelekan daun jeruk nipis. Hanya dengan merebusnya, daun jeruk nipis ternyata sangat dahsyat untuk kesehatan.Sebab, air rebusan daun jeruk...

Dukung Britney Spears, Selena Gomez Kirim Paket Rare Beauty dan Bikini Tie Dye

TEMPO.CO, Jakarta - Britney Spears, yang saat ini terlibat dalam pertempuran hukum yang sedang berlangsung seputar konservatorinya, nampaknya harus berterima kasih kepada Selena Gomez karena...

Jika Parah dan Berkepanjangan, Hati-hati! Covid-19 Bisa Turunkan Kecerdasan – FAJAR

FAJAR.CO.ID — Seseorang masih bisa merasakan sisa gejala Covid-19 setelah dinyatakan negatif lewat tes PCR. Kondisi itu disebut dengan istilah Long Covid atau...

7 Cara Memancarkan ‘Inner Beauty’ Bagi Kaum Hawa

KABAR BANTEN – bagi kaum hawa menjadi cantik tidak hanya dalam...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

FAJAR.CO.ID,JAKARTA — Pakar gizi klinik dari Universitas Hassanudin sekaligus Ketua Yayasan Gerakan Masyarakat Sadar Gizi, dr Tirta Prawita Sari mengatakan, tak ada hal baik dalam gorengan dan tidak ada waktu terbaik untuk mengonsumsinya. Dia pun menyarankan untuk menghindari jenis makanan itu untuk berbuka puasa.

“Sebaiknya mengurangi makanan gorengan seminimal mungkin. Tidak ada hal baik dalam gorengan dan tidak ada waktu terbaik untuk mengonsumsi gorengan,” kata dia, Sabtu (24/4).

Namun, apabila benar-benar ingin mengonsumsinya, Tirta menyarankan agar membatasi sesedikit mungkin gorengan saat berbuka. Selain itu, pilih metode masak yang baik agar memperoleh manfaat kesehatan dari puasa. Misalnya dengan menggorengnya dengan menggunakan airfryer, mengukus, memanggang, atau membuat sup.

Ketimbang gorengan, Tirta merekomendasikan kurma atau buah-buahan untuk berbuka puasa. Konsumsi buah potong dan tiga butir kurma adalah cara terbaik dilakukan saat berbuka.

Buah-buah ini tidak perlu dibuat dalam bentuk jus. Sementara kurma dapat juga dicampur di dalam oatmeal dan susu almond, menjadi overnight oats. Bisa juga menambah kacang-kacangan agar lengkap proteinnya.

Bahkan jika ada waktu, bisa dicoba membuat kue dari oat dengan tambahan kurma untuk memberikan unsur manis, atau tambahan madu atau stevia cair.

“Namun terlepas dari semua itu, semakin sederhana cara pengolahannya, maka semakin baik. Karena kita dapat terhindar dari penambahan kalori dari bahan-bahan lainnya,” papar Tirta.


Kredit: Tautan sumber

- A word from our sposor -

Pakar Gizi Sarankan Hindari Gorengan saat Buka Puasa – FAJAR 1

Pakar Gizi Sarankan Hindari Gorengan saat Buka Puasa – FAJAR

\