Rutin Minum Air Rebusan Jagung, Ampuh untuk 7 Penyakit Ini – FAJAR

FAJAR.CO.ID — Jagung biasanya dianggap sayuran, tetapi sebenarnya biji-bijian, kaya serat, vitamin, mineral, dan antioksidan.Biji jagung memegang sebagian besar nutrisi dan merupakan bagian...

Donny Alamsyah Poligami di Sajadah Panjang

Pertama kali memerankan karakter pria poligami, Donny Alamsyah jadi dapat banyak pelajaran hidup. Menurutnya sosok karakter Andhika tidak bisa berkomunikasi dengan baik dengan keluarga...

Kolaborasi Apik Sephora dan Purana untuk Program Menarik di Hari Raya

“Kami sangat bangga & berterima kasih kepada SEPHORA Indonesia atas kesempatan bekerjasama dan tentunya untuk dapat memberikan produk persembahan dari kami bagi seluruh pelanggan SEPHORA Indonesia”...

Tak Perlu ke Salon, Ini Cara Tampil Glowing saat Lebaran Pakai Beauty Device

FOREO UFO 2. Foto: Dok. Foreo Hari Raya Idul Fitri atau Lebaran akan tiba sebentar lagi. Meski masih harus menahan rindu keluarga karena tidak...

Ilmuwan Temukan Mutasi Virus Corona Kebal Vaksin – FAJAR

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Ditemukan mutasi virus corona yang kebal terhadap vaksin. Meski demikian temuan itu masih bersifat sementara dan perlu penelitian lanjutan.Shahid Jameel,...

TWC Sarita Beauty Light Glowing Buat Wajah Setingkat…

Two way cake Sarita Beauty. Foto: Sarita Beauty GenPI.co - Wajah yang tampak glowing, flawless, dan selalu cerah menjadi idaman...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

FAJAR.CO.ID,JAKARTA — Pakar gizi klinik dari Universitas Hassanudin sekaligus Ketua Yayasan Gerakan Masyarakat Sadar Gizi, dr Tirta Prawita Sari mengatakan, tak ada hal baik dalam gorengan dan tidak ada waktu terbaik untuk mengonsumsinya. Dia pun menyarankan untuk menghindari jenis makanan itu untuk berbuka puasa.

“Sebaiknya mengurangi makanan gorengan seminimal mungkin. Tidak ada hal baik dalam gorengan dan tidak ada waktu terbaik untuk mengonsumsi gorengan,” kata dia, Sabtu (24/4).

Namun, apabila benar-benar ingin mengonsumsinya, Tirta menyarankan agar membatasi sesedikit mungkin gorengan saat berbuka. Selain itu, pilih metode masak yang baik agar memperoleh manfaat kesehatan dari puasa. Misalnya dengan menggorengnya dengan menggunakan airfryer, mengukus, memanggang, atau membuat sup.

Ketimbang gorengan, Tirta merekomendasikan kurma atau buah-buahan untuk berbuka puasa. Konsumsi buah potong dan tiga butir kurma adalah cara terbaik dilakukan saat berbuka.

Buah-buah ini tidak perlu dibuat dalam bentuk jus. Sementara kurma dapat juga dicampur di dalam oatmeal dan susu almond, menjadi overnight oats. Bisa juga menambah kacang-kacangan agar lengkap proteinnya.

Bahkan jika ada waktu, bisa dicoba membuat kue dari oat dengan tambahan kurma untuk memberikan unsur manis, atau tambahan madu atau stevia cair.

“Namun terlepas dari semua itu, semakin sederhana cara pengolahannya, maka semakin baik. Karena kita dapat terhindar dari penambahan kalori dari bahan-bahan lainnya,” papar Tirta.


Kredit: Tautan sumber

- A word from our sposor -

Pakar Gizi Sarankan Hindari Gorengan saat Buka Puasa – FAJAR 1

Pakar Gizi Sarankan Hindari Gorengan saat Buka Puasa – FAJAR

\