Zoya Amirin Beber Titik Kenikmatan yang Tidak Biasa – FAJAR

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Seksolog Zoya Amirin membeberkan titik kenikmatan yang tidan biasa atau tidak wajar saat berhubungan di ranjang.Hal itu diungkapkannya lewat diskusi...

Penderita Darah Tinggi Baiknya Jangan Konsumsi Mi Instan, Efeknya Ngeri – FAJAR

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Mi instan memang lezat di lidah. Siapa pun yang memakannya pasti ketagihan. Selain itu mi instan juga praktis. Tak heran...

Nanti di Ranjangnya Baru Bikin Dia Happy – FAJAR

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Dalam sebuah live Streaming yang diadakan Seksolog klinis Zoya Amirin di kanal YouTube-nya pada 15 Mei 2020 lalu, banyak pertanyaan...

Melihat Tampilan Beauty Backstage Spring-Summer 2022 Chanel

Chanel pancarkan kecantikan alami dengan tampilan riasan pantai yang halus, yang terinspirasi oleh pakaian renang dan nuansa pastel dalam koleksinya. Tidak lama ini, Chanel baru...

Parfum Bisa Kedaluwarsa? Begini Tanda-Tandanya

Fimela.com, Jakarta Parfum sering dijadikan barang koleksi bagi para wanita, mulai dari mengoleksi botol hingga mengeksplor wewangiannya. Tetapi, akibat mengoleksi dengan jumlah banyak sering...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

FAJAR.CO.ID,JAKARTA — Pakar gizi klinik dari Universitas Hassanudin sekaligus Ketua Yayasan Gerakan Masyarakat Sadar Gizi, dr Tirta Prawita Sari mengatakan, tak ada hal baik dalam gorengan dan tidak ada waktu terbaik untuk mengonsumsinya. Dia pun menyarankan untuk menghindari jenis makanan itu untuk berbuka puasa.

“Sebaiknya mengurangi makanan gorengan seminimal mungkin. Tidak ada hal baik dalam gorengan dan tidak ada waktu terbaik untuk mengonsumsi gorengan,” kata dia, Sabtu (24/4).

Namun, apabila benar-benar ingin mengonsumsinya, Tirta menyarankan agar membatasi sesedikit mungkin gorengan saat berbuka. Selain itu, pilih metode masak yang baik agar memperoleh manfaat kesehatan dari puasa. Misalnya dengan menggorengnya dengan menggunakan airfryer, mengukus, memanggang, atau membuat sup.

Ketimbang gorengan, Tirta merekomendasikan kurma atau buah-buahan untuk berbuka puasa. Konsumsi buah potong dan tiga butir kurma adalah cara terbaik dilakukan saat berbuka.

Buah-buah ini tidak perlu dibuat dalam bentuk jus. Sementara kurma dapat juga dicampur di dalam oatmeal dan susu almond, menjadi overnight oats. Bisa juga menambah kacang-kacangan agar lengkap proteinnya.

Bahkan jika ada waktu, bisa dicoba membuat kue dari oat dengan tambahan kurma untuk memberikan unsur manis, atau tambahan madu atau stevia cair.

“Namun terlepas dari semua itu, semakin sederhana cara pengolahannya, maka semakin baik. Karena kita dapat terhindar dari penambahan kalori dari bahan-bahan lainnya,” papar Tirta.


Kredit: Tautan sumber

- A word from our sposor -

Pakar Gizi Sarankan Hindari Gorengan saat Buka Puasa – FAJAR 1

Pakar Gizi Sarankan Hindari Gorengan saat Buka Puasa – FAJAR

\