15 Cara Sederhana ini Bisa Membuat Wanita Cantik Tanpa Make Up

Menjadi cantik adalah keinginan setiap wanita. Ada yang rela berjam-jam di meja rias untuk mendapatkan riasan yang diinginkan. Namun sebenarnya wanita tanpa make-up bisa...

Disebut Beauty Vlogger Termahal Instagram Story dengan Tarif 60 Juta, Tasya Farasya Buka Suara

Miliki 3, 71 juta subscriber, Tasya Farasya sempat disebut-sebut sebagai beauty vlogger termahal di Indonesia. Benarkah? SERAMBINEWS.COM - Beauty vlogger kenamaan, Tasya Farasya, belakangan ini buka suara...

Bersiaga Hadapi Serangan Wabah Covid-19 Gelombang Dua – FAJAR

FAJAR.CO.ID, TULUNGAGUNG –Pemerintah Kabupaten Tulungagung memberlakukan kesiagaan penuh terhadap tren peningkatan kasus yang diindikasikan sebagai serangan wabah Covid-19 gelombang dua, selama 1–2 pekan...

Animasi KIKO dan Titus: Mystery of The Enygma Tayang di Netflix

Seperti diketahui, KIKO adalah serial animasi 3D dari MNC Animation, mulai tayang tahun 2016. Seiring dengan berjalan waktu dan semakin banyaknya “Sahabat KIKO”, MNC...

17 Link Nonton Drakor Lengkap Dengan Subtitle Indonesia

Saat ini banyak sekali situs atau website bahkan aplikasi yang menyediakan layanan nonton drama Korea. Situs itu pun beragam ada yang berbayar ada juga...

Soal Bukan Buku Nikah, Ria Ricis: Ngomongin Ini Agak Bergetar

JawaPos.com–Di tengah momen bahagia kelulusannya dari universitas tempat menimba ilmu, Ria Ricis juga memiliki kabar bahagia untuk para penggemar. Adik Oki Setiana Dewi itu...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Sudah 6 tahun berlalu sejak awal peluncuran program “Beauty For a Better Life” oleh L’Oreal Indonesia. Program ini diusung untuk meningkatkan partisipasi ekonomi perempuan lewat pelatihan tata rambut dan kosmetik bersertifikasi.

IDN Times turut menghadiri press conference acara “Beauty For a Better Life – Beauty Survivors” yang dilaksanakan pada Selasa (27/10/2020) pukul 10.30 WIB. Berikut pembahasan program yang akan dilaksanakan kembali pada tahun ini.

1. Program yang dimulai sejak tahun 2014 ini, dilakukan secara gratis

IDN Times/Tyas Hanina

Ada beragam permasalahan yang dialami oleh para perempuan di Indonesia. Misalnya, masalah kekerasan seksual, terpaksa putus sekolah, sampai kesenjangan pendapatan antara perempuan dan laki-laki.

Masalah ekonomi jadi salah satu isu utama yang memengaruhi kehidupan perempuan. Menanggapi polemik tersebut, Umesh Phadke, Presiden Direktur L’Oréal Indonesia memberikan komentarnya.

“Program ini (Beauty For a Better Life_red) dibuat untuk memberikan keahlian di bidang kecantikan kepada perempuan yang datang dari latar belakang kurang beruntung sehingga mereka bisa tergerak jadi pelaku usaha juga,” ungkap Umesh.

2. Perempuan punya potensi untuk meningkatkan taraf ekonomi dan memberdayakan dirinya sendiri

Peduli Ekonomi Perempuan, L'Oreal Hadirkan 'Beauty For a Better Life'IDN Times/Tyas Hanina

Agustina Erni, Deputi Bidang Kesejahteraan Gender Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI, menyampaikan data pendukung. Ia menyampaikan bahwa jumlah perempuan di Indonesia sudah hampir separuh dari penduduk dan hampir setengah dari populasi perempuan juga masuk ke usia produktif.

“Jadi, sebetulnya ini adalah jumlah yang potensial jika mereka melakukan aktivitas ekonomi,” tuturnya.

Selain itu, mengingat situasi pandemik berdampak pada roda perekonomian negara, ia juga menyatakan data bahwa sebagian besar usaha yang bertahan, dimiliki oleh perempuan. Usaha bisnis tersebut kebanyakan meliputi bidang fashion, kuliner, dan kriya.

Nani Zulminarni, Pendiri sekaligus Direktur Yayasan PEKKA (Pemberdayaan Perempuan Kepala Keluarga), juga memiliki pandangan yang sama. Ia mengamati bahwa selain ada perubahan di taraf ekonomi, program pelatihan seperti “L’Oreal Beauty for a Better Life” juga turut memengaruhi pola pikir individu.

“Mereka jadi lebih percaya diri, aware tentang pentingnya merawat diri untuk jaga kesehatan dan kebersihan,” ujarnya. Dalam lanskap yang lebih luas, Nani juga optimis bahwa semangat ini dapat menular kepada para perempuan lainnya.

“Bisa menginspirasi ibu-ibu untuk advokasi ke tingkat desa agar menyelenggarakan pendidikan keterampilan yang memang memberikan hasil kepada masyarakatnya,” tambahnya.

3. Kisah inspiratif dari 2 orang alumni dan seorang pelatih dari program “Beauty For a Better Life”

Peduli Ekonomi Perempuan, L'Oreal Hadirkan 'Beauty For a Better Life'IDN Times/Tyas Hanina

Lanjutkan membaca artikel di bawah

Editor’s picks

Dalam press conference ini, para alumni dan pelatih juga membagikan kisah pribadi mereka masing-masing. Salah satunya adalah Maemunah yang mendirikan jasa salon pribadi di daerah Cianjur.

Ia mengatakan, “Selama belajar di sana, kepercayaan diri saya meningkat. Dan, setelah itu saya mencoba memberanikan diri untuk buka jasa tata rambut panggilan. Sekarang bisa sekaligus 5 pelanggan dalam sehari.”

Selanjutnya, ada Made dari Bali yang melihat program ini sebagai peluang untuk memperbaiki taraf ekonomi keluarganya. Sedangkan, Ita yang menjadi pelatih tata rambut di Lombok, juga punya cerita menariknya sendiri.

Sudah sejak lama ia punya hasrat ingin mengajar dan membagikan ilmunya kepada perempuan lain. Selama pandemik, kegiatan tersebut tetap dilakukannya melalui grup WhatsApp.

“Di grup WA, saya memberikan teori dan akan ada sesi tanya jawab. Saya juga minta mereka merekam video saat praktek di rumah,” pungkas Ita.

Baca Juga: [QUIZ] Mau Potong Rambut? Kami Akan Rekomendasikan Hairstyle yang Sesuai Untukmu

4. Sudah 6 tahun berjalan, program ini sudah menghadirkan lebih dari 10 training center yang tersebar di seluruh wilayah di Indonesia

Peduli Ekonomi Perempuan, L'Oreal Hadirkan 'Beauty For a Better Life'IDN Times/Tyas Hanina

Melanie Masriel, Direktur Komunikasi, Hubungan Publik & Keberlanjutan L’Oreal Indonesia menceritakan perjalanan program ini selama 6 tahun ke belakang. “Awalnya sih, kita fokus di tata rambut aja dengan mengikuti kurikulum L’Oreal yang berstandar nasional,” ujarnya.

Selang waktu berjalan, pada tahun 2019, program ini pun dibuka dengan jenis pelatihan baru yaitu berfokus di tata rias. “Tahun lalu, kita lihat tren tata rias memang sedang berkembang. Kita pun meluncurkan pelatihan tata rias di Tangerang dan Bali,” katanya.

Pada tahun ini, kegiatan training dilakukan secara berbeda karena adanya pandemik COVID-19. Pelatihan dilakukan secara virtual dan berlatih mandiri di rumah. Namun, sudah ada training center yang dibuka dengan standar protokol kesehatan yang berlaku.

5. Program pelatihan tata rambut dilakukan selama 4 bulan lamanya. Sedangkan, durasi untuk pelatihan tata rias adalah 2 bulan

Peduli Ekonomi Perempuan, L'Oreal Hadirkan 'Beauty For a Better Life'IDN Times/Tyas Hanina

Bagi Melanie, salah satu pertimbangan terbesar dari program ini adalah banyaknya jumlah perempuan yang jadi kepala keluarga di Indonesia. “Mengingat perempuan yang jadi kepala rumah tangga itu cukup tinggi, (program ini_red) akan membantu mereka untuk meningkatkan pendapatan keluarga,” ujarnya.

Dua syarat utama dari pendaftaran program ini adalah dikhususkan untuk mereka yang kurang mampu dan telah mendapat surat persetujuan dari keluarganya. Sebagaimana tajuk programnya, ia berharap ada dampak baik yang dirasakan peserta, alumni, maupun masyarakat sekitarnya.

“Dampak bergulir ini yang penting. Karena memang betul, untuk mengubah satu pola hidup, perlu satu perilaku yang lebih positif,” tambahnya sambil tersenyum.

Itu dia 5 poin penting dari program “Beauty for a Better Life” dari L’Oreal Indonesia. Apakah kamu tertarik untuk bergabung pada kesempatan berikutnya?

Baca Juga: 5 Tip Pergi ke Salon saat New Normal, Pilih yang Sesuai Protokol!


Kredit: Tautan sumber

- A word from our sposor -

Peduli Ekonomi Perempuan, L'Oreal Hadirkan 'Beauty For a Better Life' 1

Peduli Ekonomi Perempuan, L’Oreal Hadirkan ‘Beauty For a Better Life’

\