Lemon Campur Bawang Putih, Ini Khasiat Dahsyat untuk Kesehatan – FAJAR

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Lemon dan bawang putih, makanan yang tajam dan kuat ini memiliki khasiat untuk meningkatkan kesehatan.Menurut laman Genpi.co, lemon memiliki serat,...

4 Manfaat Baking Soda untuk Kulit dan Rambut – FAJAR

Ilustrasi baking soda. Foto: Pixabay FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Soda kue, juga dikenal sebagai natrium bikarbonat, banyak digunakan untuk memanggang...

Pop Academy Akan Segera Lahirkan Superstar

Setelah tampil berduet dengan Dewa Feat Once di Grand Final Concert, Grand Finalis juga akan berkolaborasi dalam “Duet With Iwan Fals” di Winner Concert....

Penyintas Covid-19 Tak Bisa Divaksin, Simak Penjelasan Dekan FK UI – FAJAR

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Pelaksanaan vaksin Covid-19 sudah dimulai di Indonesia. Namun para penyintas Covid-19 masuk dalam kategori yang tak bisa menerima vaksin. Lantas,...

TikTok Awards 2020 Digelar Tahun Ini, Berikut Nominasinya

JawaPos.com – Sejumlah kreativitas yang dituangkan dalam video TikTok berhasil menjadi viral di media sosial pada 2020 lalu. Platform ini pun digemari masyarakat biasa...

Link Live Streaming dan Sinopsis True Beauty Episode 9, Akankah Su Ho Putus dengan Ju Gyeong?

PIKIRAN RAKYAT - Episode ke-9 drama Korea True Beauty segera tayang...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Pengajar Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI), Telly Kamelia mengatakan ada perbedaan antara pneumonia biasa dengan peradangan paru-paru akibat COVID-19.

“Tidak semua pneumonia adalah COVID-19. Pneumonia adalah peradangan paru yang disebabkan oleh bakteri, virus dan jamur. Sedangkan pneumonia pada COVID-19 disebabkan oleh virus SARS-CoV-2,” kata Telly Kamelia di Jakarta, Selasa (17/11).

Perbedaan pneumonia umum dengan COVID-19 secara cepat, lanjutnya, akan membuat keputusan penanganan peradangan paru-paru oleh tenaga medis lebih tepat dan cepat.

Prinsip pengobatan pneumonia adalah berdasarkan penyebab. Pneumonia pada COVID-19 diterapi dengan antivirus sebagai pengobatan kausal ditambah pengobatan tambahan lainnya. Seperti klorokuin yang mudah ditemukan di Indonesia.

“Tetapi tetap yang terpenting adalah bagaimana mencegah agar tidak terkena pneumonia. Karena pada dasarnya, mencegah lebih baik dari mengobati. Selain itu, penting juga untuk selalu menerapkan disiplin 3M (Memakai Masker, Mencuci Tangan, Menjaga Jarak) dalam aktivitas sehari-hari,” imbuh Telly.

Hal senada disampaikan dokter spesialis paru dan pernapasan RS Pondok Indah-Bintaro Jaya, Feni Fitriani. Dia mengatakan dari sisi gejala, pneumonia COVID-19 sama seperti radang paru-paru biasa, Yaitu ada demam, infeksi saluran pernapasan dengan gejala batuk kering, pilek, sesak napas dan lesu.

Selain itu, napas penderita bisa tampak sangat cepat dari biasanya. Peradangan paru-paru COVID-19, bisa berlangsung selama 14 hari atau kurang dari itu. (rh/fin)


Kredit: Tautan sumber

- A word from our sposor -

Perbedaan Pneumonia dengan Covid-19 – FAJAR 1

Perbedaan Pneumonia dengan Covid-19 – FAJAR

\