Begituan Saat Hamil, Posisi ‘Cinderella Nunggang Kuda’ Paling Aman Menurut Dokter Boyke – FAJAR

FAJAR.CO.ID – Memiliki momongan menjadi salah satu momen yang paling dinanti setiap pasangan setelah menikah.Namun, terkadang ketika saat istri hamil membuat pasangannya ragu...

Lip Cream Sarita Beauty Varian Pink Orchid Buat Kamu Queenly …

Lip cream Sarita Beauty. Foto: Sarita Beauty GenPI.co - Kamu yang ingin memiliki penampilan queenly sangat direkomendasikan menggunakan lip cream...

Hati-hati! Dokter Boyke Melarang Berhubungan di Bathtub, Ini Alasannya! – FAJAR

FAJAR.CO.ID – Seksolog dr Boyke Dian Nugraha SpOG MARS tidak menyarankan wanita hamil melakukan hubungan ala suami istri saat mandi.Sebab, menurut Boyke, hal...

7 Cara Memancarkan ‘Inner Beauty’ Bagi Kaum Hawa

KABAR BANTEN – bagi kaum hawa menjadi cantik tidak hanya dalam...

Dukung Britney Spears, Selena Gomez Kirim Paket Rare Beauty dan Bikini Tie Dye

TEMPO.CO, Jakarta - Britney Spears, yang saat ini terlibat dalam pertempuran hukum yang sedang berlangsung seputar konservatorinya, nampaknya harus berterima kasih kepada Selena Gomez karena...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Pengajar Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI), Telly Kamelia mengatakan ada perbedaan antara pneumonia biasa dengan peradangan paru-paru akibat COVID-19.

“Tidak semua pneumonia adalah COVID-19. Pneumonia adalah peradangan paru yang disebabkan oleh bakteri, virus dan jamur. Sedangkan pneumonia pada COVID-19 disebabkan oleh virus SARS-CoV-2,” kata Telly Kamelia di Jakarta, Selasa (17/11).

Perbedaan pneumonia umum dengan COVID-19 secara cepat, lanjutnya, akan membuat keputusan penanganan peradangan paru-paru oleh tenaga medis lebih tepat dan cepat.

Prinsip pengobatan pneumonia adalah berdasarkan penyebab. Pneumonia pada COVID-19 diterapi dengan antivirus sebagai pengobatan kausal ditambah pengobatan tambahan lainnya. Seperti klorokuin yang mudah ditemukan di Indonesia.

“Tetapi tetap yang terpenting adalah bagaimana mencegah agar tidak terkena pneumonia. Karena pada dasarnya, mencegah lebih baik dari mengobati. Selain itu, penting juga untuk selalu menerapkan disiplin 3M (Memakai Masker, Mencuci Tangan, Menjaga Jarak) dalam aktivitas sehari-hari,” imbuh Telly.

Hal senada disampaikan dokter spesialis paru dan pernapasan RS Pondok Indah-Bintaro Jaya, Feni Fitriani. Dia mengatakan dari sisi gejala, pneumonia COVID-19 sama seperti radang paru-paru biasa, Yaitu ada demam, infeksi saluran pernapasan dengan gejala batuk kering, pilek, sesak napas dan lesu.

Selain itu, napas penderita bisa tampak sangat cepat dari biasanya. Peradangan paru-paru COVID-19, bisa berlangsung selama 14 hari atau kurang dari itu. (rh/fin)


Kredit: Tautan sumber

- A word from our sposor -

Perbedaan Pneumonia dengan Covid-19 – FAJAR 1

Perbedaan Pneumonia dengan Covid-19 – FAJAR

\