Urutan Tepat Menggunakan Produk Perawatan Wajah Menurut Pakar Kecantikan

Perawatan siang hari harus diarahkan untuk melindungi dari matahari dan polusi. Seperti antioksidan, pelembap, dan tabir surya. Bersihkan wajah di pagi hari, lalu oleskan krim...

Konsumsi Kurma, Ini 7 Manfaatnya untuk Kesehatan – FAJAR

FAJAR.CO.ID – Kurma adalah salah satu menu berbuka puasa, yang telah lama menjadi tradisi masyarakat muslim dunia.Buah yang satu ini bahkan masuk dalam...

Clara Bernadeth Akui Dulu Ogah Terjun ke Dunia Entertainment, Casting Pertama Ubah Hidupnya

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Alivio TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Aktris Clara Bernadeth sempat beberapa kali menolak ajakan orangtuanya untuk terjun ke dunia entertainment. bahkan yang aktif casting dari satu...

Skincare Korea Jadi Sorotan, Klaim Pakai Botol Kertas Ternyata Plastik

Label skincare asal Korea, jadi sorotan karena sebut pakai botol kertas padahal plastikKosmetik dengan bahan dan kemasan ramah lingkungan saat ini tengah digaungkan banyak...

Nagita Slavina Lebih Sensitif saat Hamil Anak Kedua

Sebelumnya, Nagita Slavina yang mengetahui bahwa dirinya tengah hamil langsung mengabarkannya kepada Raffi Ahmad. Ia pun merengek manja kepada suaminya supaya bisa terus menemaninya,...

Lip Cream Hilang saat Kamu Makan? Sarita Beauty Solusinya

Lip cream Sarita Beauty. Foto: Sarita Beauty GenPI.co - Lip cream menjadi item yang tidak boleh ketinggalan saat kamu ber-makeup....

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

FAJAR.CO.ID – Seorang ibu hamil di Swedia mengalami kejadian aneh. Mutasi virus Korona diduga terjadi pada bayi di dalam kandungannya. Ibu tersebut memang sudah terinfeksi Covid-19. Dia dilarikan ke Rumah Sakit Universitas Skane, Malmo, karena mengalami sakit perut dan tiba-tiba parah.

Para dokter memperhatikan bahwa bayi yang belum lahir memiliki detak jantung yang sangat rendah, yang bisa menjadi tanda bahwa bayi tersebut tidak mendapatkan cukup oksigen.

Para dokter melakukan operasi caesar darurat. Ibu tersebut melahirkan bayi dalam beberapa menit. Tes darah dari bayi memastikan bahwa bayi itu memiliki oksigen yang sangat rendah, dan usap tenggorokan menunjukkan bahwa ibu dan bayinya menderita Covid-19.

Dengan menggunakan usap tenggorokan dari ibu dan bayi baru lahir, genom virus diurutkan untuk memastikan kemungkinan bayi telah terinfeksi Covid-19 saat masih dalam kandungan. Tim menemukan bahwa genom virus pada ibu dan bayinya identik.

“Karena bayi diisolasi dari ibunya langsung setelah operasi caesar dan tidak bersentuhan dengan anggota keluarga lain saat tes ini dilakukan, temuan tersebut memastikan bahwa bayi tersebut memang terinfeksi sebelum dilahirkan,” kata peneliti Mehreen Zaigham dari Pascadoktoral, Obstetri & Ginekologi, Rumah Sakit Universitas Skane, Universitas Lund.

Namun, beberapa hari kemudian, sekuensing genetik menunjukkan bahwa populasi virus bayi telah berubah dan mengandung versi virus yang bermutasi bersama dengan strain virus asli dari induknya. “Sepengetahuan kami, ini adalah kasus pertama dari perubahan genetik virus Korona dalam pengaturan unik penularan dari ibu ke janin sebelum lahir,” kata peneliti.


Kredit: Tautan sumber

- A word from our sposor -

Pertama di Dunia, Mutasi Covid-19 Muncul pada Bayi dalam Kandungan – FAJAR 1

Pertama di Dunia, Mutasi Covid-19 Muncul pada Bayi dalam Kandungan – FAJAR

\