7 Macam Manfaat dari Remittance

Apakah Anda pernah kepikiran untuk mengirimkan uang dari luar ke dalam negeri? Remittance bisa menjadi solusi yang tepat, lho. Kehadiran jasa pengiriman uang ke...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Pandemi Covid-19 memberikan perubahan pada berbagai aspek kehidupan manusia. Salah satu perubahan yang perlu diperhatikan adalah perubahan pola tidur yang berakibat pada gangguan tidur.

Psikiater, Kepala Instalasi Rehabilitasi Psikososial RS.dr.H.Marzoeki Mahdi Bogor dan RS Siloam Bogor dr.Lahargo Kembaren, SpKJ mengatakan beberapa pasiennya berkonsultasi di poliklinik dan mengeluh sulit tidur selama pandemi Covid-19. Menurutnya gangguan tidur berdampak tidak baik bagi kondisi fisik karena dapat menurunkan imunitas tubuh.

Gangguan tidur juga berdampak tidak baik bagi kondisi psikologis karena dapat memicu munculnya stres, cemas dan depresi. Gangguan tidur saat pandemi Covid-19 dapat mengenai siapa saja, anak, remaja, dewasa dan lanjut usia.

“Pasien mengeluh dok saya sulit tidur pada malam hari, saya coba tidur tapi tidak bisa dok, tidur saya tidak tenang, saya sering terbangun saat tidur, mimpi buruk sangat mengganggu saya dok,” katanya kepada JawaPos.com, Kamis (22/7).

Lalu apa penyebab gangguan tidur selama pandemi?

1. Disrupsi kehidupan sehari hari (perubahan rutinitas)

Kondisi saat ini menyebabkan perubahan rutinitas sehari hari, working/study from home, PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar), social/physical distancing membuat seseorang harus menyesuaikan diri, dan ini tidak mudah dilakukan. Lebih banyak di rumah membuat irama sirkardian tubuh juga terganggu karena kurang terpapar dengan cahaya alami sehingga siklus tidur dan bangun menjadi terganggu.


Kredit: Tautan sumber

- A word from our sposor -

Psikiater Ungkap 5 Penyebab Sulit Tidur Selama Pandemi – FAJAR 1

Psikiater Ungkap 5 Penyebab Sulit Tidur Selama Pandemi – FAJAR

\