Warna Hijab yang Bisa Membuat Wajah Terlihat Tirus

Mama memiliki bentuk wajah bulat dan bingung harus memilih hijab yang bisa membuat wajah terlihat lebih tirus?Dalam mengenakan hijab, selain memerhatikan bentuk dan bahan...

TWC Sarita Beauty Light Glowing Buat Wajah Setingkat…

Two way cake Sarita Beauty. Foto: Sarita Beauty GenPI.co - Wajah yang tampak glowing, flawless, dan selalu cerah menjadi idaman...

Hamil Tua, Istri Dilarang Menemani Komedian Sapri di Rumah Sakit

JawaPos.com – Komedian Sapri kini sedang mendapat perawatan intensif di Rumah Sakit Sari Asih, Ciledug, Kota Tangerang. Dia dilarikan ke rumah sakit beberapa hari...

Vaksinasi Awalnya Harus Lewati 4 Meja, Kini Menjadi 2 Meja – FAJAR

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Pemerintah mendorong masyarakat agar tidak menolak vaksinasi. Untuk menggenjot jumlah cakupan vaksinasi, kini pemerintah mengurangi proses tahapan vaksin Covid-19. Dari yang...

Gel Lip Gloss Secondate Beauty: Solusi Bibir Lembap dan…

Gel Lip Gloss Secondate Beauty, Solusi Bibir Lembap dan Kenyal. Foto: Dok. SECONDATE Beauty GenPI.co - Memiliki kulit bibir...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

FAJAR.CO.ID — Dokter spesialis jantung dan pembuluh darah dari Fakultas Kedokteran Universitas Padjajaran, Bandung (Unpad), Cut Arsy Rahmi mengatakan para Muslim termasuk mereka yang mengalami masalah jantung bisa mendapatkan berbagai manfaat dari melakukan puasa Ramadan, asalkan memperhatikan sejumlah hal.

Khusus untuk pasien jantung, antara lain asupan minuman dan makanan yang tidak boleh berlebihan. “Biasanya pasien gagal jantung tidak boleh minum terlalu banyak, pas buat pasien berpuasa dengan memperhatikan aturan yakni jumlah 1,5 liter cairan atau disesuaikan dengan berat badan, mungkin sekitar enam gelas. Minum dibagi ke dalam beberapa waktu yakni 2 gelas saat sahur, 1 gelas saat buka puasa, 2 gelas saat malam malam dan segelas sebelum tidur,” kata dia dalam sebuah diskusi bertajuk Anda Bertanya Dokter Menjawab secara daring, ditulis Selasa.

Selain itu, pasien juga sebaiknya tidak berhenti mengonsumsi obat-obatan. Dokter jantung biasanya meresepkan obat sebanyak 5–6 jenis yang dibagi untuk dikonsumsi pagi, siang atau sore hari dan ini bisa Anda sesuaikan selama Ramadan.

“Minta dokter memberikan obat regimen 1–2 hari saja, rata-rata obat jantung pemberiannya 1-2 hari sekali, jarang yang sampai 3 kali sehari. Biasa pasien jantung, stroke, pembuluh darah juga mengonsumsi obat pengencer darah kadang-kadang menyebabkan maag. Jadi kalau diminum saat sahur dikhawatirkan lambungnya sakit, jadi minumlah saat berbuka puasa,” kata dia.


Kredit: Tautan sumber

- A word from our sposor -

Puasa Sehat bagi Pasien Jantung – FAJAR 1

Puasa Sehat bagi Pasien Jantung – FAJAR

\