Manikur dan Pedikur Anti Ribet dengan Cat Kuku yang Cepat Kering dan Formulasi Ringan

Fimela.com, Jakarta Siapa yang masuk suka ragu untuk melakukan manikur dan pedikur karena menghabiskan banyak waktu, serta proses yang ribet, Sahabat FIMELA? Barry M...

Donnie Sibarani Rilis Debut Album Keajaiban Cinta

JawaPos.com – Donnie Sibarani merilis album solo perdana usai hengkang dari Ada Band sekitar 2017 silam. Debut albumnya berjudul Kejaiban Cinta dengan 10 single...

5 Manfaat Penting Face Concealer, Produk yang Wajib Ada di Tas Makeup

Fimela.com, Jakarta Face concealer adalah produk makeup yang berfungsi menyamarkan noda dan masalah kulit wajah. Face concealer juga bisa membantu menonjolkan fitur terbaik wajahmu,...

Nanti di Ranjangnya Baru Bikin Dia Happy – FAJAR

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Dalam sebuah live Streaming yang diadakan Seksolog klinis Zoya Amirin di kanal YouTube-nya pada 15 Mei 2020 lalu, banyak pertanyaan...

Suami Wajib Tahu! Ini Sejumlah Fakta Seputar Puncak Kepuasan Wanita – FAJAR

Minggu, 17 Oktober 2021 16:14 fajarNEWS Muhammad Nursam ...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

JawaPos.com – Tiga orang pemuda bernama Sepriadi, Alfred dan Alfin, baru saja menikmati berada di atas angin mendapat pujian dari netizen. Nama mereka dianggap mirip dengan Dono, Kasino dan Indro. Mereka pun mulai menggenggam populatitas.

Namun, belum terlalu lama menikmati, ketiganya dihantam kabar tidak sepele. Itu terkait dugaan pelanggaran hak kekayaan intelektual dan dianggap tidak bermoral tanpa meminta izin kepada lembaga pemilik sah HAKI.

Sepriadi, Alfred dan Alfin yang awalnya mendapat pujian positif dari netizen berubah menjadi caci maki dan kata-kata kasar. Bahkan ada yang meminta Warkopi dibubarkan sebagai sebuah grup lantaran dianggap tidak punya moral dalam berkesenian.

“Mereka dinaikkan oleh netizen tapi juga dijatuhkan sama netizen,” ujar Aly Julys selaku humas Patria TV dalam jumpa pers di bilangan Sawangan, Depok, Jawa Barat Jumat (24/9).

Alfin, salah satu personel Warkopi mengakui banyaknya komentar negatif dari warganet diterima dirinya dan juga dua orang temannya. Karena hal tersebut, mereka jadi ketakutan menggunakan media sosial (medsos). Mereka khawatir tidak siap dengan komentar yang sangat tidak bersahabat tersebut.

“Banyak ya. Saya sampai enggak berani baca, takutnya kami bertiga down. Bawa nama-nama keluarga saya. Ya saya disebut bahasa kasar lah,” ucap Alfin.


Kredit: Tautan sumber

- A word from our sposor -

Respons Warkopi Ketika Diminta Bubar dan Dikomentari Kasar 1

Respons Warkopi Ketika Diminta Bubar dan Dikomentari Kasar

\