Pakar: 4 Tren Paling Seru untuk Diikuti, Semua tentang Rambut Sehat

Fimela.com, Jakarta Musim ini biasanya banyak orang akan mengikuti gaya Putri Diana di tahun 90-an. Rambut berombak dan highlight warna terang. Dilansir dari purewow.com, berikut...

Manikur dan Pedikur Anti Ribet dengan Cat Kuku yang Cepat Kering dan Formulasi Ringan

Fimela.com, Jakarta Siapa yang masuk suka ragu untuk melakukan manikur dan pedikur karena menghabiskan banyak waktu, serta proses yang ribet, Sahabat FIMELA? Barry M...

Usai Bercinta, Pasutri Jangan Langsung Mandi, Sangat Penting Lakukan Ini – FAJAR

FAJAR.CO.ID — Seksolog dr Boyke Dian Nugraha SpOG MARS mengingatkan pasangan suami istri (pasutri) agar tidak langsung membersihkan diri setelah bermain cinta.Pesohor asal...

Pinkprint Team, Girlband Seksi Ala The Pussycat Dolls dari Bali

Pinkprint Team sendiri merupakan girlband yang berada di bawah naungan Splendid Asia dan diproduseri oleh KC itu memang cenderung berkonsep seksi. Ranahnya mengarah ke...

Nanti di Ranjangnya Baru Bikin Dia Happy – FAJAR

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Dalam sebuah live Streaming yang diadakan Seksolog klinis Zoya Amirin di kanal YouTube-nya pada 15 Mei 2020 lalu, banyak pertanyaan...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Ilustrasi berteriak di dalam ruangan dan menyebarkan droplet (Science Times)

FAJAR.CO.ID — Saat berada di dalam ruangan, di era pandemi Covid-19, penting untuk selalu memakai masker dan mematuhi jaga jarak. Apalagi droplet Covid-19 bisa menular di dalam ruangan lewat aerosol seperti yang juga diungkap oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Dilansir dari Science Times, Senin (23/11), selama Pertemuan Tahunan ke-73 dari Divisi Dinamika Fluida American Physical Society, para ilmuwan mempresentasikan serangkaian penelitian yang meneliti aerodinamika penyakit menular. Temuan studi mereka mengungkap strategi untuk mengurangi risiko penularan lewat udara di ruang terbatas.

Awal pandemi, droplet Covid-19 disebut terbesar dan paling cepat yang dihasilkan melalui batuk dan bersin. Namun ternyata penularan lewat teriakan jauh lebih cepat menyebar.

Laporan sebelumnya menyebutkan bahwa, misalnya dari 61 penyanyi di negara bagian Washington, 53 terinfeksi setelah dua setengah jam latihan paduan suara di bulan Maret. Selain itu, dari 67 penumpang yang dinyatakan di dalam bus dengan individu terinfeksi COVID-19 di Provinsi Zhejiang, Tiongkok, selama dua jam, 24 dinyatakan positif setelahnya.

Menurut seorang insinyur kimia di University of California, Davis, William Ristenpart, dia menemukan bahwa orang-orang yang berbicara atau bernyanyi dengan suara keras, menghasilkan partikel berukuran mikron dalam jumlah yang sangat besar daripada menggunakan suara normal. Para peneliti menjelaskan, partikel yang dihasilkan dari teriakan sangat melebihi jumlah yang dihasilkan saat batuk.


Kredit: Tautan sumber

- A word from our sposor -

Saat Teriak Virus Corona Lebih Menyebar di Ruangan – FAJAR 1

Saat Teriak Virus Corona Lebih Menyebar di Ruangan – FAJAR

\