Mesranya Liburan Lesti Kejora dan Rizky Billar di Pantai Carita, Berikut 7 Potretnya

Fimela.com, Jakarta Kisah asmara Lesti Kejora dan Rizky Billar masih terus mendapatkan perhatian publik. Sejak mengumumkan hubungan mereka, sampai menikah dan menjalani kehamilan, publik masih tertarik...

Nanti di Ranjangnya Baru Bikin Dia Happy – FAJAR

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Dalam sebuah live Streaming yang diadakan Seksolog klinis Zoya Amirin di kanal YouTube-nya pada 15 Mei 2020 lalu, banyak pertanyaan...

Melihat Tampilan Beauty Backstage Spring-Summer 2022 Chanel

Chanel pancarkan kecantikan alami dengan tampilan riasan pantai yang halus, yang terinspirasi oleh pakaian renang dan nuansa pastel dalam koleksinya. Tidak lama ini, Chanel baru...

Arawinda Kirana, Aktivis yang Pernah Tertolak

Ara –sapaan akrab Arawinda Kirana– terbilang baru di industri perfilman. Sebelum Yuni, aktris yang terjun ke dunia seni peran dan tari sejak usia 6...

5 Manfaat Penting Face Concealer, Produk yang Wajib Ada di Tas Makeup

Fimela.com, Jakarta Face concealer adalah produk makeup yang berfungsi menyamarkan noda dan masalah kulit wajah. Face concealer juga bisa membantu menonjolkan fitur terbaik wajahmu,...

Suami Wajib Tahu! Ini Sejumlah Fakta Seputar Puncak Kepuasan Wanita – FAJAR

Minggu, 17 Oktober 2021 16:14 fajarNEWS Muhammad Nursam ...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Selama Pandemi, Sindrom Mata Kering Mengintai

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Sindrom mata kering menjadi salah satu gangguan yang mengintai selama masa pandemi terutama bagi pekerja yang menerapkan Work From Home (WFH).

Ahli spesialis mata dr. Damara Andalia, Sp.M mengatakan gangguan mata kering di masa pandemi terutama disebabkan karena terlalu lama menatap layar.

“Gangguan mata kering akibat berbagai faktor, salah satunya terlalu lama menatap TV, komputer atau gadget,” jelas Damara.

Di masa pandemi orang lebih banyak menghabiskan waktu di depan layar ketimbang di luar. Selain itu, paparan pendingin udara secara langsung terlalu lama juga turut berpengaruh.

Menurut Damara, mata yang terlalu lama mengering, akan memicu penurunan produksi dan kualitas air mata yang berfungsi sebagai pelumas.

“Ketika produksi pelumas turun, maka bisa menimbulkan komplikasi luka terbuka pada lapisan luar pelindung mata yakni kornea,” paparnya.

Sebenarnya mata kering biasanya hanya terjadi pada orang-orang di atas 50 tahun, namun dengan gaya hidup digital seperti sekarang, mata kering pun dapat dialami oleh setiap orang.


Kredit: Tautan sumber

- A word from our sposor -

Selama Pandemi, Sindrom Mata Kering Mengintai – FAJAR 1

Selama Pandemi, Sindrom Mata Kering Mengintai – FAJAR

\