6 Lagu Bernuansa Musim Panas, dari yang Chill hingga Bikin Semangat

Fimela.com, Jakarta Memasuki pertengahan tahun, para musisi dari berbagai penjuru dunia menghadirkan lagu-lagu dengan vibe musim panas. Mulai dari K-Pop yang enerjik hingga American...

Khusus Pria, Selain Kopi 7 Makanan Ini Bisa Tingkatkan Kekuatan saat Aktivitas Ranjang – FAJAR

FAJAR.CO.ID, JAKARTA–Tidak semua pria mampu mempertahankan kekuatannya di ranjang. Justru tak sedikit yang mengalami penurunan nafsu akibat kanker prostat.Oleh karena itu, kaum pria harus...

Cara Mengatasi Ngompol pada Anak – FAJAR

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Seringkali kita mendengar atau menemui anak-anak yang masih ngompol di usia tertentu.Pastinya ini adalah sebuah masalah bagi orang tua. Namun orang...

Lipstik Favorit ITZY yang Dapat Tingkatkan Kepercayaan Diri. Penasaran?

Fimela.com, Jakarta Debut pada tahun 2019 di bawah naungan JYP Entertainment, ITZY yang terdiri dari Yeji, Lia, Ryujin, Chaeryeong, dan Yuna langsung dikenal dengan lagunya Dalla...

Raffi Ahmad Pangling Lihat Penampilan Nagita Mirip Aminda

Kamis, 17 Juni 2021 – 20:46 WIB Penampilan Nagita Slavina yang...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

FAJARCO.ID, JAKARTA — Belakangan ini, berbagai studi menunjukkan ada ancaman gangguan kesehatan bagi mereka yang terbiasa bekerja hingga larut malam atau mendapat giliran shift malam.

Bukti medis yang kuat menunjukkan bahwa jam kerja tidak teratur dapat memengaruhi kesehatan dalam jangka waktu yang panjang.

Salah satu penelitian yang dilakukan oleh Harvard Medical School and the Brigham Women’s Hospital di Boston menemukan bahwa orang-orang yang bekerja shift malam selama lima tahun atau lebih, berisiko menderita penyakit jantung atau pembuluh darah.

Mereka yang bekerja shift malam selama 15 tahun atau lebih berisiko mengalami kematian akibat kanker paru-paru.

Pada tahun 2007, WHO mengklasifikasikan shift malam sebagai penyebab timbulnya berbagai penyakit kanker karena hal itu mengganggu jam tubuh seseorang.

“Studi ini merupakan salah satu studi prospektif kohort terbesar di seluruh dunia yang berkaitan dengan bekerja shift malam dan akibatnya pada kesehatan,” kata pemimpin studi, Profesor Eva Schernhammer, seperti dikutip dari Daily Mail.

Survei kesehatan untuk data Inggris menunjukkan bahwa 30 persen dari pekerja shift malam mengalami obesitas dibandingkan dengan 24 persen pria dan 23 persen wanita yang bekerja jam normal.

Selain itu, 40 persen laki-laki dan 45 persen perempuan pekerja shift memiliki kondisi kesehatan seperti nyeri punggung dibandingkan dengan 36 persen dan 39 persen dari mereka yang bekerja jam normal.


Kredit: Tautan sumber

- A word from our sposor -

Sering Kerja Shif Berisiko Kanker dan Serangan Jantung – FAJAR 1

Sering Kerja Shif Berisiko Kanker dan Serangan Jantung – FAJAR

\