7 Macam Manfaat dari Remittance

Apakah Anda pernah kepikiran untuk mengirimkan uang dari luar ke dalam negeri? Remittance bisa menjadi solusi yang tepat, lho. Kehadiran jasa pengiriman uang ke...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Daya pikat Shalom Razade tak jauh berbeda dari sang ibunda, Wulan Guritno. Di usia yang menginjak 23 tahun, Shalom sukses jadi idola kawula muda. Kini setelah menyelesaikan pendidikan S-1 di Coventry University, London, Inggris, Shalom siap mengikuti jejak sang ibu di dunia hiburan. Kepada Jawa Pos, Shalom memaparkan karier di dunia hiburan dan hubungannya dengan Wulan serta sang kekasih.

Shalom memilih untuk kuliah di luar negeri karena menghindari pertemanan yang toxic. Benarkah?

Iya. Walaupun belum bisa cerita ke orang-orang terdekat soal mental health-ku, aku tahu harus mementingkan itu. Saat itu, aku merasa udah nggak bisa stay di Jakarta karena apa pun yang aku lakuin ke-distract sama masalah pertemananku. Jadi, daripada mengganggu hidup dan kesehatan mentalku, mending menjauhkan diri aja. Dan cara yang aku pikir paling cepat bisa dilakuin ya kuliah di luar negeri. Cari teman baru di lingkungan baru sekaligus lanjut edukasiku.

Kamu jarang banget tampil di layar kaca atau layar lebar. Memang enggak ingin berkarier di dunia hiburan?

Justru dari dulu sebenarnya kepingin banget. Cuma, prioritas aku pada saat itu adalah sekolah karena menurut aku, edukasi itu sangat penting. Aku dari kecil enggak suka bolos dan enggak suka ketinggalan banyak pelajaran di sekolah karena aku enggak jago multitasking. Makanya setelah selesai, baru mau fokus ke karier. Jadi, memang aku yang enggak bisa meninggalkan edukasi untuk karierku.

Sekarang setelah lulus kuliah, keinginan Shalom untuk bermain film atau series sudah tercapai lewat syuting Virgin the Series dan sebuah film pendek. Bagaimana menjalaninya?


Kredit: Tautan sumber

- A word from our sposor -

Shalom Razade: Mental Harus Stabil Dulu 1

Shalom Razade: Mental Harus Stabil Dulu

\