7 Cara Memancarkan ‘Inner Beauty’ Bagi Kaum Hawa

KABAR BANTEN – bagi kaum hawa menjadi cantik tidak hanya dalam...

Dibalik Rasa Pahit, Buah Mengkudu Punya 7 Manfaat Luar Biasa – FAJAR

FAJAR.CO.ID, JAKARTA–Tak bisa dimungkiri, meski banyak orang tidak suka dengan buah mengkudu karena bau dan rasanya. Namun, mengkudu mempunyai manfaat untuk kesehatan tubuh,...

Mantan Trainee JYP Entertainment Ini Curhat Pernah Ditendang Agensi Gara-Gara Orientasi Seksualnya

Baru-baru ini seorang pria 30 tahun bernama KilliAN mengaku pernah didepak JYP Entertainment saat menjadi trainee. Simak penuturan lengkapnya berikut ini.Tim WowKerenJul 22,...

Korean Beauty Makin Diminati, Ini Tips Wajah Sehat dari Profesional Negeri Ginseng

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Korean Beauty atau K-Beauty kini punya popularitas tinggi di seluruh dunia. Buktinya, konsumen lintas negara memakai berbagai produk perawatan...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

FAJAR.CO.ID — Guru Besar Bidang Farmasetika Universitas Islam Indonesia (UII) Yandi Syukri menyebutkan, sejumlah tanaman yang potensial dikembangkan menjadi obat Covid-19 terkandung dalam Kitab Alquran.

”Menemukan data ilmiah dari Alquran belakangan ini meningkat seiring dengan penyelidikan ilmiah modern. Banyak ayat dalam Alquran yang menjelaskan pentingnya tumbuhan,” kata Yandi seperti dilansir dari Antara saat menyampaikan pidato ilmiah dalam Rapat Terbuka Senat Milad Ke-78 UII di Kampus UII, Jogjakarta, Jumat (12/3/2021).

Menurut dia, dari 27 spesies tumbuhan yang disebutkan dalam Alquran dan Hadits, beberapa yang mudah ditemukan yaitu jinten hitam (habatussauda), madu, bawang putih, kurma, labu, zaitun, adas, delima, anggur, kayu arak atau siwak (untuk sikat gigi), bawang merah, tin, jelay, dan jahe. Di antara tanaman tersebut yang sangat potensial untuk dikembangkan untuk pengobatan Covid-19 yaitu jahe serta jinten hitam (habatussauda).

Menurut dia, salah satu studi pemodelan molekul (molecular docking) untuk memprediksi interaksi protein host-virus di lokasi masuknya SARS-CoV-2 menunjukkan efek penghambatan konstituen jahe (zingiber officinale) sebagai penghambat masuk virus SARS-CoV-2 dengan menggunakan semua protein inang dan asal virus.

Selain itu, kata dia, jahe merupakan suplemen peningkat kekebalan alami serta bahan penyusun formulasi herbal yang direkomendasikan Badan POM sebagai tindakan pencegahan untuk meningkatkan kekebalan tubuh setelah wabah Covid-19.


Kredit: Tautan sumber

- A word from our sposor -

Tanaman Obat Covid-19 Ada Dalam Alquran, Ini Penjelasan Guru Besar UII – FAJAR 1

Tanaman Obat Covid-19 Ada Dalam Alquran, Ini Penjelasan Guru Besar UII – FAJAR

\