5 Manfaat Daun Kelor untuk Kesehatan Kulit Dalam Satu Produk Skincare

Moringa oleifeira mengandung vitamin C yang sangat tinggi. Vitamin C bekerja dengan mengurangi kerusakan yang disebabkan oleh radikal bebas serta meningkatkan kecerahan kulit. Penelitian...

Skincare Korea Jadi Sorotan, Klaim Pakai Botol Kertas Ternyata Plastik

Label skincare asal Korea, jadi sorotan karena sebut pakai botol kertas padahal plastikKosmetik dengan bahan dan kemasan ramah lingkungan saat ini tengah digaungkan banyak...

Kesalahan dalam Mengaplikasikan Lipstick | Popmama.com

Bukan hanya buat lipstick tak bertahan lama, tapi juga bisa buat bibir pecah-pecahLipstick menjadi salah satu beauty items yang wajib dimiliki oleh semua perempuan....

Danella Ilene dan Loncatan Karier ke Model Internasional

Danella Ilene dinobatkan sebagai the first Indonesia’s Next Top Model (INTM). Kali pertama mengikuti kompetisi nasional, Ilene berhasil mengungguli 15 kontestan lainnya. Peluang besar...

Konsumsi Kurma, Ini 7 Manfaatnya untuk Kesehatan – FAJAR

FAJAR.CO.ID – Kurma adalah salah satu menu berbuka puasa, yang telah lama menjadi tradisi masyarakat muslim dunia.Buah yang satu ini bahkan masuk dalam...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

FAJAR.CO.ID — Guru Besar Bidang Farmasetika Universitas Islam Indonesia (UII) Yandi Syukri menyebutkan, sejumlah tanaman yang potensial dikembangkan menjadi obat Covid-19 terkandung dalam Kitab Alquran.

”Menemukan data ilmiah dari Alquran belakangan ini meningkat seiring dengan penyelidikan ilmiah modern. Banyak ayat dalam Alquran yang menjelaskan pentingnya tumbuhan,” kata Yandi seperti dilansir dari Antara saat menyampaikan pidato ilmiah dalam Rapat Terbuka Senat Milad Ke-78 UII di Kampus UII, Jogjakarta, Jumat (12/3/2021).

Menurut dia, dari 27 spesies tumbuhan yang disebutkan dalam Alquran dan Hadits, beberapa yang mudah ditemukan yaitu jinten hitam (habatussauda), madu, bawang putih, kurma, labu, zaitun, adas, delima, anggur, kayu arak atau siwak (untuk sikat gigi), bawang merah, tin, jelay, dan jahe. Di antara tanaman tersebut yang sangat potensial untuk dikembangkan untuk pengobatan Covid-19 yaitu jahe serta jinten hitam (habatussauda).

Menurut dia, salah satu studi pemodelan molekul (molecular docking) untuk memprediksi interaksi protein host-virus di lokasi masuknya SARS-CoV-2 menunjukkan efek penghambatan konstituen jahe (zingiber officinale) sebagai penghambat masuk virus SARS-CoV-2 dengan menggunakan semua protein inang dan asal virus.

Selain itu, kata dia, jahe merupakan suplemen peningkat kekebalan alami serta bahan penyusun formulasi herbal yang direkomendasikan Badan POM sebagai tindakan pencegahan untuk meningkatkan kekebalan tubuh setelah wabah Covid-19.


Kredit: Tautan sumber

- A word from our sposor -

Tanaman Obat Covid-19 Ada Dalam Alquran, Ini Penjelasan Guru Besar UII – FAJAR 1

Tanaman Obat Covid-19 Ada Dalam Alquran, Ini Penjelasan Guru Besar UII – FAJAR

\