FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Tanda-tanda kerusakan sejumlah organ dilaporkan terjadi pada kaum muda dan orang-orang yang menunjukkan gejala Covid-19 dalam waktu empat bulan setelah infeksi awal mereka, meski sebelumnya dalam kondisi sehat. Demikian ungkap sebuah studi di Inggris pada Minggu (15/11).
Studi Coverscan itu bertujuan untuk menilai dampak jangka panjang Covid-19 terhadap kesehatan organ pada sekitar 500 individu “berisiko rendah”, terutama mereka yang relatif muda dan mengalami gejala Covid-19, namun tanpa masalah kesehatan utama yang mendasarinya. Hasil studi tersebut dilansir oleh The Guardian.
Data awal dari 200 pasien pertama menunjukkan bahwa empat bulan sejak penyakit awal mereka, hampir 70 persen melaporkan kerusakan pada satu atau lebih organ, termasuk jantung, paru-paru, lever, dan pankreas.
’’Kabar baiknya, kerusakan itu tergolong ringan. Tetapi, bahkan dengan sudut pandang konservatif, ada beberapa kerusakan, dan pada 25 persen orang hal ini memengaruhi dua atau lebih organ,’’ papar Amitava Banerjee, ahli jantung sekaligus lektor kepala ilmu data klinis di University College London, seperti dikutip surat kabar tersebut seperti dilansir dari Antara. ’’Ini sesuai kepentingan, karena kita perlu mengetahui apakah (kerusakan) itu berlanjut atau membaik, atau apakah ada subkelompok orang yang kondisinya bisa memburuk,’’ tambah Banerjee.
Tambahan 24.962 orang di Inggris teruji positif Covid-19, sehingga total kasus Covid-19 di negara itu menjadi 1.369.318, menurut angka resmi yang dirilis pada Minggu. Sementara itu, kematian terkait Covid-19 di Inggris naik 168 menjadi 51.934, seperti ditunjukkan data tersebut.
Kredit: Tautan sumber