Beauty Review: Merasakan Manfaat Jitu Kandungan Artemisia untuk Perawatan Kulit Wajah

Kemasan Yehwadam Artemisia Soothing Moisturizing Cream hadir dalam bentuk cream jar bernuansa hijau mint yang lembut dan memberikan kesan mewah. Tekstur Seperti klaim yang dimiliki oleh produk...

Di Momen Ulang Tahun, Rieka Roslan Kembali Hadirkan Arti Mencinta

Rieka juga mengatakan bahwa dirinya selalu ingin membuat musik yang sesuai dengan karakternya. Ini sekaligus menangkis anggapan yang menyebut karya segmented tak bakal disukai...

Cegah Anemia, Begini Penjelasan Pakar Gizi FKM UI – FAJAR

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Pakar gizi dari Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (FKM UI) Profesor Endang Achadi mengatakan anemia perlu dicegah. Terutama di tengah...

4 Tips Memilih Blush On untuk Wajah Segar dan Sehat

Fimela.com, Jakarta Membentuk tulang pipi, memberikan efek wajah lebih glowing, hingga membuat segar menjadi alasan mengapa perempuan menyempurnakan penampilan menggunakan blush on.Ada beberapa hal...

Ini Sosok Calon Suami Ayu Ting Ting di Mata Tetangga

JawaPos.com–Hari bahagia Ayu Ting Ting dan calon suaminya Adit Jayusman akan segera tiba.  Pasangan itu akan melaksanakan pernikahan dalam rentang waktu antara Januari–Februari.Kabar tersebut...

Nikita Tak Peduli Komentar Negatif Soal Postingan Donasi Rp 200 Juta

JawaPos.com–Artis Nikita Mirzani sempat memposting di akun Instagram pribadinya mengeluarkan donasi untuk membantu korban bencana alam dengan total mencapai Rp 200 juta. Bintang film...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Petugas laboratorium mengambil sempel pada vaksin eksperimental untuk Covid-19 di dalam laboratorium Ruang Budaya Sel yang difasilitas Biotech Sinovac di Kota Beijing, Cina. Setelah Wuhan, Hubei, Kota Beijig kembali digegerkan dengan merembertnya Virus Corona. (Foto: Nicolas Asfouri/Afp)

FAJAR.CO.ID,MAKASSAR–Vaksin virus Covid-19 telah mulai dikembangkan, dan akan disebar di beberapa wilayah Indonesia, termasuk Sulsel.

Jika vaksin sudah tersedia untuk masyarakat umum, tentunya ada hal-hal yang mesti diperhatikan.Diantaranya efek samping pada penerimanya.

Meskipun sebagian besar efek sampingnya ringan dan hilang dalam beberapa hari. Kemudian memperharikan siapa-siapa saya yang tak boleh divaksin.

Humas Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia, dr Halik Malik mengatakan beberapa yang belum diprioritaskan untuk vaksinasi di tahap awal. Memang secara bertahap akan disesuaikan dengan jumlah vaksin dan hasil penilaian terhadap vaksin yang ada

Kata dr Halik, ada beberapa yang tercatat sementara ini tak boleh diberikan pada anak di bawah 16 tahun, ibu hamil dan pemilik riwayat penyakit alergi.

“Penilaian lebih lanjut terkait kelompok ini masih berlangsung sehingga pada tahap awal vaksinasi Covid-19. Didahulukan pada kelompok sasaran di usia 18 hingga 59 tahun yang memenuhi kriteria prioritas,”tuturnya.

Untuk anak-anak, sejauh ini vaksin belum diuji cobakan pada mereka yang memiliki usia 16 tahun kebawah.

Sehingga belum ada bukti kalau vaksin itu aman atau tidak untuk anak-anak, karena baru diuji coba pada orang dewasa.Sementara untuk ibu hamil, Kurangnya pengumpulan data sistematis menunda persetujuan penggunaan vaksin pada ibu hamil.

“Vaksin aman tetapi Dokter kandungan mengatakan bahwa masih ada kekhawatiran tentang obat yang sedang diuji untuk mengobati COVID-19,”ucapnya.


Kredit: Tautan sumber

- A word from our sposor -

Tiga Kelompok yang Tidak Bisa Divaksinasi – FAJAR 1

Tiga Kelompok yang Tidak Bisa Divaksinasi – FAJAR

\