Kontrak Habis, Victoria f(x) Tinggalkan dari SM Entertainment

Victoria memulai debutnya di bawah SM Entertainment pada 2009 dengan f(x) dan grup tersebut memiliki sejumlah lagu hit, termasuk "Hot Summer", "Electric Shock", dan...

Nabi Ibrahim, Manusia Pertama yang Sunat, Ini Alasan Medis dan Hukumnya – FAJAR

FAJAR.CO.ID — Berdasar pada sejarah kebudayaan manusia, khitanan telah dikenal oleh sebagian kalangan sebagai proses adat dan pembersihan diri sebelum beranjak dewasa. Masyarakat...

6 Gaya Hijab Aghnia Punjabi, dari Hangout Santai sampai Inspirasi Outfit Lebaran

Liputan6.com, Jakarta - Karena umumnya terdiri dari tiga komponen, yakni hijab, atasan, dan bawahan, padu-padan fesyen Muslim tak selalu mudah. Dari sekian banyak inspirasi,...

6 Cara Mengatasi Bibir Kering dan Pecah-Pecah saat Ibadah Puasa

Fimela.com, Jakarta Bibir kering dan pecah-pecah merupakan masalah umum yang kerap kali terjadi pada banyak orang. Terutama saat menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadan. Betapa...

Luruskan Rambut Tanpa Catokan, Gunakan 3 Bahan Ini – FAJAR

FAJAR.CO.ID — Rambut tebal dan lurus menjadi dambaan banyak perempuan. Biasanya untuk mendapatkan hal itu, perempuan membutuhkan alat penata rambut seperti catokan.Meski begitu,...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Petugas laboratorium mengambil sempel pada vaksin eksperimental untuk Covid-19 di dalam laboratorium Ruang Budaya Sel yang difasilitas Biotech Sinovac di Kota Beijing, Cina. Setelah Wuhan, Hubei, Kota Beijig kembali digegerkan dengan merembertnya Virus Corona. (Foto: Nicolas Asfouri/Afp)

FAJAR.CO.ID,MAKASSAR–Vaksin virus Covid-19 telah mulai dikembangkan, dan akan disebar di beberapa wilayah Indonesia, termasuk Sulsel.

Jika vaksin sudah tersedia untuk masyarakat umum, tentunya ada hal-hal yang mesti diperhatikan.Diantaranya efek samping pada penerimanya.

Meskipun sebagian besar efek sampingnya ringan dan hilang dalam beberapa hari. Kemudian memperharikan siapa-siapa saya yang tak boleh divaksin.

Humas Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia, dr Halik Malik mengatakan beberapa yang belum diprioritaskan untuk vaksinasi di tahap awal. Memang secara bertahap akan disesuaikan dengan jumlah vaksin dan hasil penilaian terhadap vaksin yang ada

Kata dr Halik, ada beberapa yang tercatat sementara ini tak boleh diberikan pada anak di bawah 16 tahun, ibu hamil dan pemilik riwayat penyakit alergi.

“Penilaian lebih lanjut terkait kelompok ini masih berlangsung sehingga pada tahap awal vaksinasi Covid-19. Didahulukan pada kelompok sasaran di usia 18 hingga 59 tahun yang memenuhi kriteria prioritas,”tuturnya.

Untuk anak-anak, sejauh ini vaksin belum diuji cobakan pada mereka yang memiliki usia 16 tahun kebawah.

Sehingga belum ada bukti kalau vaksin itu aman atau tidak untuk anak-anak, karena baru diuji coba pada orang dewasa.Sementara untuk ibu hamil, Kurangnya pengumpulan data sistematis menunda persetujuan penggunaan vaksin pada ibu hamil.

“Vaksin aman tetapi Dokter kandungan mengatakan bahwa masih ada kekhawatiran tentang obat yang sedang diuji untuk mengobati COVID-19,”ucapnya.


Kredit: Tautan sumber

- A word from our sposor -

Tiga Kelompok yang Tidak Bisa Divaksinasi – FAJAR 1

Tiga Kelompok yang Tidak Bisa Divaksinasi – FAJAR

\