Zoya Amirin Beber Titik Kenikmatan yang Tidak Biasa – FAJAR

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Seksolog Zoya Amirin membeberkan titik kenikmatan yang tidan biasa atau tidak wajar saat berhubungan di ranjang.Hal itu diungkapkannya lewat diskusi...

5 Manfaat Penting Face Concealer, Produk yang Wajib Ada di Tas Makeup

Fimela.com, Jakarta Face concealer adalah produk makeup yang berfungsi menyamarkan noda dan masalah kulit wajah. Face concealer juga bisa membantu menonjolkan fitur terbaik wajahmu,...

Apakah “Beauty Privilege” Itu Nyata? – TangerangNews

Apakah “Beauty Privilege” Itu Nyata?  TangerangNews Kredit: Tautan sumber

Dokter Dina Jelaskan Tiga Titik Sensitif Pria – FAJAR

Dokter Dina Oktaviani Jelaskan Tiga Titik Sensitif PriaFAJAR.CO.ID, JAKARTA — Dokter Dina Oktaviani menjelaskan tiga area titik sensitif pria yang bikin hubungan ranjang...

Mesranya Liburan Lesti Kejora dan Rizky Billar di Pantai Carita, Berikut 7 Potretnya

Fimela.com, Jakarta Kisah asmara Lesti Kejora dan Rizky Billar masih terus mendapatkan perhatian publik. Sejak mengumumkan hubungan mereka, sampai menikah dan menjalani kehamilan, publik masih tertarik...

Nanti di Ranjangnya Baru Bikin Dia Happy – FAJAR

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Dalam sebuah live Streaming yang diadakan Seksolog klinis Zoya Amirin di kanal YouTube-nya pada 15 Mei 2020 lalu, banyak pertanyaan...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Berpuasa bukan halangan menjaga kebugaran melalui latihan fisik maupun berolahraga. Namun, ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan yakni pemilihan waktu dan durasi.

Dokter spesialis kedokteran olahraga dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia Andhika Raspati menyarankan tiga pilihan waktu untuk berolahraga di bulan puasa.

Yakni, setelah sahur, sebelum dan sesudah berbuka puasa. Melakukan latihan fisik atau berolahraga setelah sahur bisa menguntungkan. Karena cadangan karbohidrat masih tinggi.

Namun, ingatlah, semakin lama durasi berpuasa maka semakin turun cadangan ini. Belum lagi ditambah dengan berolahraga yang membutuhkan energi secara cepat.

Karena itu, sebaiknya pertimbangkan durasi dan intensitas latihan. Usahakan tidak melakukan latihan dengan intensitas tinggi yang membuat tubuh terlalu banyak mengeluarkan keringat.

Bisa melakukan jogging, jalan kaki, bersepeda, berenang atau bermain sepakbola dan sebagainya.

“Kalau bablas, terlalu semangat, banyak berkeringat, bisa dehidrasi sepanjang hati. Latihan jam 7 pagi misalnya, tiba-tiba keringatan banyak menunggu jam 18.00 lama. Hati-hati ya. Sebisa mungkin batasi keringat,” ujar Andhika Raspati.

Untuk meminimalisir keringat berlebihan, Andhika menyarankan untuk engenakan pakaian yang tipis. Melakukan latihan di dalam ruangan ber-AC juga tidak masalah dan ingatlah untuk membatasi durasi, agar jangan terlalu panjang.

Bila memilih latihan sebelum berbuka puasa, bisa segera minum atau rehidrasi segera saat jam berbuka. Namun, pada saat itu cadangan energi relatif rendah.


Kredit: Tautan sumber

- A word from our sposor -

Tiga Waktu yang Tepat Berolahraga saat Puasa – FAJAR 1

Tiga Waktu yang Tepat Berolahraga saat Puasa – FAJAR

\