Menilik Kebaikan Sabun Batang Ramah Lingkungan dari L’Occitane

Bagi para pecinta shea butter, rasanya sabun batang yang satu ini menjadi pilihan yang cocok. Shea Soaps yang diformulasikan dengan 100% berbahan tumbuhan dan...

Selain Sabun Sirih, Ini 4 Cara Bersihkan Miss V – FAJAR

FAJAR.CO.ID– Membersihkan area organ intim menggunakan sabun sirih dapat merusak pH Miss V karena kandungan bahan kimia di dalam sabun sirih yang berbahaya.Sebagai...

Rutin Minum Kopi Cegah Kanker Kulit? – FAJAR

FAJAR.CO.ID — Anda suka minum kopi? Tentunya kabar dari minuman khas ini sangat menggembirakan. Jika selama ini kopi kerap dianggap sebagai minuman yang...

Kenali Jenis Jenis Hosting Serta Kelebihan dan Kekurangannya

Sebelum membuat website sebaiknya Anda harus tahu jenis-jenis hosting yang disediakan developer. Dengan begitu, Mengetahui hosting bisa untuk menyesuaikan portal atau situs apa yang dibangun,...

Latihan Basket, Al Ghazali dan Teuku Rassya Mengalami Cidera Kecil

JawaPos.com-  Al Ghazali dan Teuku Rassya melakukan latihan basket untuk persiapan syuting serial terbaru mereka. Jarang main basket karena keduanya lebih suka bola, Al...

Duh! Beauty Vlogger Dinda Shafay Dilecehkan Barista di Toilet Kafe : Okezone Nasional

JAKARTA - Beauty vlogger Dinda Shafay mengalami kejadian tak mengenakan baru-baru ini. Ia mengalami pelecehan saat sedang buang air kecil di salah satu outlet...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

JAKARTA, KOMPAS.com– Setelah sempat diselidiki pajaknya oleh Layanan Pajak Nasional Seoul kantor wilayah Korea Selatan tanggal 4 Februari 2021, SM Entertainment dan Lee Soo Man kini diharuskan membayar sekitar 20 miliar won atau sekitar Rp 249 miliar pada pemerintah.

Menurut Layanan Pajak Nasional, pemeriksaan pajak luar biasa dilakukan karena kecurigaan bahwa Lee Soo Man dan SM Entertainment melakukan penggelapan pajak.

Meskipun SM Entertainment menyatakan bahwa mereka telah mematuhi audit pajak reguler dengan rajin, pihak yang berwenang mengungkapkan ada transaksi dan dokumen tertentu tampak tidak biasa.

Desas-desusnya, diduga telah terjadi kebocoran dana perusahaan yang ditransaksikan antara mantan CEO dan agensi tersebut serta informasi keuangan telah dihilangkan selama transaksi perusahaan ke perusahaan.

Sebagai bagian dari penyelidikan, Biro Investigasi Layanan Pajak Nasional memeriksa saham Lee Soo Man dan keponakannya, Lee Sung Soo (co-CEO SM Entertainment saat ini).

Setelah mengundurkan diri sebagai CEO, pendiri Lee Soo Man saat ini adalah pemegang saham terbesar SM Entertainment, dengan 18,73 persen saham di perusahaan.

Sekarang, laporan yang diterbitkan oleh Layanan Pengawas Keuangan menyatakan, SM Entertainment hanya memiliki waktu satu bulan untuk membayar ke kantor pajak office 20.216.665.498 won (sekitar Rp 252 miliar).

Jatuh tempo pembayaran yang berjumlah 3,19 persen dari kekayaan bersih perusahaan, yaitu pada tanggal 31 Maret 2021.

Dalam sebuah pernyataan yang dirilis pada 5 Februari, perwakilan SM Entertainment mengungkapkan, sementara mereka akan membayar biaya 20,2 miliar won sebelum tenggat waktu, mereka juga berniat untuk mengikuti proses banding.

Meskipun diduga menghindari pajak, SM Entertainment diketahui juga telah merugi bersih 15,6 miliar won (Rp 195 miliar) antara Juli dan September 2020.

Ini bukan pertama kalinya SM Entertainment, yang merupakan agensi dari Red Velvet, NCT, aespa, dan lainnya, diselidiki karena penggelapan pajak.

Tahun 2014, Lee Soo Man diperintahkan untuk membayar lebih dari 10,0 miliar won (sekitar Rp 124 miliar) setelah mendirikan perusahaan palsu di Hong Kong untuk menyembunyikan keuntungan luar negeri.

Tahun 2002, Lee Soo Man juga dimasukkan dalam daftar buronan Interpol atas tuduhan penggelapan sekitar 1 juta dollar AS (Rp 14 miliar) dari dana perusahaan.

Dia ditangkap setelah kembali ke Korea Selatan dan dijatuhi hukuman dua tahun penjara dengan tiga tahun masa percobaan.

Kredit: Tautan sumber

- A word from our sposor -

Usai Diselidiki Pajak, SM Entertainment Diwajibkan Bayar Rp 252 Miliar 1

Usai Diselidiki Pajak, SM Entertainment Diwajibkan Bayar Rp 252 Miliar

\