Pengembangan Beauty Center di RSUP Sanglah Berikan Objek Wisata Baru di Bidang Estetik

WARTA LOMBOK - Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Dante Saksono Harbuwono bersama...

Soal Pernikahan Rizky-Andryani, Sahabat Bilang Pastinya Gak Lama Lagi

JawaPos.com–Rizky Billar dan Lesti Andryani sudah  selesai menjalani acara lamaran di Gedong Putih di Bandung, Jawa Barat, Mingu (13/6). Tahap selanjutnya bagi pasangan tersebut...

Air Kelapa, Jeruk Nipis, Madu dan Garam Bisa Sembuhkan Covid-19? Ini Fakta Sebenarnya – FAJAR

FAJAR.CO.ID, JAKARTA–Beredar informasi di media sosial bahwa air kelapa, air jeruk nipis, garam, dan madu mampu menyembuhkan orang dari Covid-19. Formula ini juga diyakini...

Manfaat Luar Biasa Rebusan Daun Salam dan Serai, 8 Penyakit Kronis Ini Bisa Disembuhkan – FAJAR

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Daun salam merupakan tanaman herbal yang biasa digunakan dalam masakan.Daun dan minyaknya juga digunakan untuk membuat obat. Orang menggunakan daun salam...

Drakor True Beauty dan A Girl Who Can See Smell Bakal Tayang di NET, Catat Tanggalnya

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Alivio TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Drama Korea (drakor) populer asal negeri Gingseng, yaitu True Beauty dan A Girl Who Can See akan tayang...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Pemerintah mendorong masyarakat agar tidak menolak vaksinasi. Untuk menggenjot jumlah cakupan vaksinasi, kini pemerintah mengurangi proses tahapan vaksin Covid-19. Dari yang sebelumnya melewati empat meja kini menjadi dua meja.

Sebelumnya, calon peserta vaksinasi harus melalui empat meja sebelum divaksinasi. Meja pertama untuk pemeriksaan berkas administrasi kependudukan. Meja kedua wawancara skrinning kesehatan. Meja ketiga vaksinasi. Meja keempat yakni observasi.

“Kini awalnya 4 meja menjadi 2 meja,” kata Menkes Budi Gunadi Sadikin dalam keterangan virtual baru-baru ini.

Selain itu sebelumnya masa observasi harus menunggu 30 menit. Dan kini dipercepat menjadi 15 menit.

“Dengan waktu tunggu 15 menit dengan itu proses vaksinasi bisa lebih cepat,” katanya.

Menkes Budi menjelaskan saat ini cakupan vaksinasi sudah melebihi 20 juta suntikan. Ia berharap ke depannya bisa lebih cepat lagi.

“Saat yang tepat bagi kita untuk segera mungkin melakukan vaksinasi untuk melindungi diri kita dan keluarga kita,” tutupnya. (jpg/fajar)


Kredit: Tautan sumber

- A word from our sposor -

Vaksinasi Awalnya Harus Lewati 4 Meja, Kini Menjadi 2 Meja – FAJAR 1

Vaksinasi Awalnya Harus Lewati 4 Meja, Kini Menjadi 2 Meja – FAJAR

\