Bagikan Artikel Ini:
82 / 100 SEO Score

Mengapa pendidikan karakter menjadi penting?

 

Pertama pendidikan karakter merupakan satu hal yang sangat penting untuk ditekankan atau dimasukkan pada pendidikan di Indonesia. Nah saat ini, khususnya para orang tua juga bertanya tentang pendidikan karakter, khususnya di sekolah. Seperti mengapa perlu adanya pendidikan karakter? Apakah karakter penting untuk diajarkan? Karakter seperti apa yang penting untuk diajarkan? Bagaimana mengajarkan aspek karakter yang baik dan benar? Siapa yang harus mengajarkan pendidikan karakter? Bagaimana bisa mengukur keberhasilan pendidikan karakter?

Beberapa pertanyaan tersebut juga lebih diperkuat dengan adanya program pendidikan karakter di dalam pendidikan nasional di Indonesia yang sudah dimuat di dalam Kementerian Pendidikan Nasional Kabinet Indonesia Bersatu II. Pendidikan karakter tersebut sudah bukan hal baru di dalam sistem pendidikan, bahkan sudah banyak negara yang menganutnya. Untuk menjawab berbagai pertanyaan yang muncul di benak anda,  langsung saja cek informasi di bawah ini.

 

Mengapa perlu menerapkan pendidikan karakter?

 

boy writing on printer paper near girl

Photo by Santi Vedrí on Unsplash

 

Ada beberapa hal yang merujuk pada penelitian ataupun kajian tentang adanya pembentukan karakter pada peserta didik, hal tersebut juga sangat bergantung pada aspek penekanannya sendiri. Terdapat beberapa hal umum yang sudah dikenal seperti Pendidikan Nilai, Pendidikan Moral, Pendidikan Religius, Pendidikan Budi Pekerti dan karakter. Masing-masing nama pengajaran tersebut mungkin sering digunakan bergantian, misalnya saja pendidikan karakter juga bisa dikatakan sebagai pendidikan nilai atau religius.

Pertama anda harus tahu jika di belahan bumi manapun, pendidikan pada dasarnya mempunyai dua tujuan yaitu membantu peserta didik menjadi pintar dan membantu mereka menjadi manusia yang baik sekaligus mampu menerapkan ilmunya dengan tepat. Menjadi penerus bangsa yang pintar mungkin mudah melakukannya, namun menjadi manusia yang baik dan bijak bisa jadi lebih sulit dengan berbagai tantangan yang ada. Oleh karena itu menjadi sangat wajar jika permasalahan moral adalah permasalahan akut yang  sering muncul di dalam kehidupan manusia di mana saja dan kapan saja. Tak heran jika banyak orang tua yang juga penasaran dengan langkah awal pembentukan karakter. Karakter bisa dibentuk beriringan dengan pendidikan yang diterima.

Kenyataan tentang problem moral tersebut yang membuat pentingnya penyelenggaraan atau penanaman pendidikan karakter. Rujukan sebagai orang tua yang menganut agama, seperti Islam biasanya permasalahan moral dan penanaman pendidikan karakter bisa dilihat dari segi permasalahan kedua hal tersebut.

Sebagai bahan kajian akademik, adanya pendidikan karakter tentu harus memenuhi beberapa syarat di bidang akademiknya sendiri seperti isi, pendekatan yang digunakan dan metode kajiannya.  Di beberapa negara maju, seperti Amerika mempunyai berbagai pusat  kajian pendidikan karakter – ada berbagai sumber yang bisa anda jadikan sebagai referensi. Pendidikan karakter sendiri sudah mulai berkempang seiring dengan munculnya pendekatan kajian multidisipliner seperti filsafat, psikologi, sastra dan hukum.

Di dalam aspek kepribadian atau karakter – hal ini sudah menjadi cerminan dari kepribadian secara menyeluruh dari manusia, seperti perilaku, mentalitas dan sika[. Pendidikan karakter tersebut memang lebih tepat sasaran sebagai pendidikan budi pekerti yang membuat beberapa hal seperti sopan santun, tata krama dan adat istiadat yang membuat pendidikan karakter tersebut lebih menekankan pada hal-hal yang berkaitan tentang perilaku aktual tentang bagaimana orang tersebut mampu berkepribadian baik ataupun tidak berdasarkan berbagai norma yang lebih bersifat pada kultural dan kontekstual.

Menurunnya kehidupan manusia dan kualitas moral saat ini, terutama di kalangan siswa menuntut adanya pendidikan karakter di dalam aspek pendidikannya. Banyak sekolah yang dituntut bisa memberikan peran dan tanggung jawab dalam menanamkan dan mengembangkan berbagai nilai yang baik dan mampu membantu peserta didik mampu membangun karakter berkaitan dengan nilai-nilai yang baik.  Pengadaan pendidikan karakter tersebut memberi arahan pada siswa untuk mampu menanamkan nilai-nilai tertentu seperti rasa tanggung jawab, jujur, hormat, peduli dan adil. Hal tersebut bisa membantu siswa untuk dapat memahami dan melakukan nilai penting tersebut di dalam kehidupan sehari-hari.

 

Paham apa itu pendidikan karakter

 

Kata character  asalnya dari Bahasa Yunani yang mempunyai arti engrave “menggambar, melukis” – seperti halnya melukis di kertas ataupun membuat gambar di batu. Akar dari pengertian kata tersebut seperti itu, lalu character bisa diartikan sebagai salah satu tanda atau ciri khusus, dan akhirnya bisa melahirkan sisi pandangan bahwa karakter merupakan pola perilaku yang ada pada seseorang. Setelah manusia melewati tahap anak-anak, lalu seseorang akan mempunyai karakter –  karakter juga bisa dipengaruhi atau bahkan terbentuk berkaitan erat dengan adanya perilaku yang ada di sekitar dirinya sendiri.

Bahkan seorang ahli bernama Williams & Schnaps mendefinisikan karakter sebagai berbagai hasil usaha yang dilakukan para pelaku pendidikan di sekolah, bahkan dilakukan secara bersama-sama dengan para masyarakat dan orang tua dalam membantu anak dan remaja supaya mempunyai pendirian, sifat peduli dan bertanggung jawab. Bahkan William juga menjelaskan jika makna dari pendidikan karakter  awalnya dipakai oleh National Commission on Character Education yang berada di US sebagai salah satu istilah payung yang mengandung berbagai pendekatan tertentu seperti program, filosofi dan pendekatan yang digunakan. Terdapat beberapa aspek penting dari pengembangan karakter moral seperti pembuatan keputusan, memecahkan masalah dan penyelesaian konflik. Tak heran jika di dalam pendidikan karakter sendiri seharusnya mampu memberikan kesempatan pada peserta didik untuk mengalami beberapa aspek atau sifat tersebut secara langsung melalui metode dan pendekatan yang sesuai.

 

Alasan mengapa pendidikan karakter itu penting

 

woman wearing blue denim jacket holding book

Photo by Element5 Digital on Unsplash

 

Menurut seorang ahli bernama Lickona, terdapat beberapa alasan mengapa pendidikan karakter itu penting diterapkan:

  • Salah satu cara terbaik untuk menjamin peserta didik mempunyai kepribadian yang baik di dalam aspek kehidupannya
  • Sebagian peserta didik tidak mampu membuat karakter yang kokoh di dalam dirinya
  • Cara tepat untuk meningkatkan aspek di bidang akademik
  • Membantu menyiapkan peserta didik untuk bisa menghormati orang lain dan bisa hidup dengan adanya keberagaman di dalam kehidupan masyarakat
  • Persiapan terbaik untuk membentuk perilaku kuat di tempat atau lingkungan kerja
  • Akar masalah yang berasal dari permasalahan moral seperti ketidakjujuran, ketidaksopanan, kekerasan, pelanggaran seksual dan masih banyak lainnya.
  • Mampu mengajarkan berbagai nilai aspek budaya sebagai bagian dari peradaban

Bagaimana caranya memberikan pendidikan karakter?

 

Pendidikan tidak hanya sekedar sebagai sarana untuk mengembangkan kemampuan saja, namun juga bisa digunakan sebagai alat pembentuk watak dan peradaban bangsa.  Tak heran jika pendidikan karakter memang tak bisa ditinggalkan dalam melaksanakan pendidikan. Jadi, sebagai fungsi yang sudah melekat pada bidang pendidikan nasional untuk membentuk karakter dan peradaban bangsa, pendidikan satu ini juga bisa disebut sebagai manifestasi dari peran tersebut.  Dalam hal ini pendidikan karakter sendiri sudah menjadi tugas dari semua pihak yang terlibat di dalam usaha pendidikan.

Bahkan berbagai materi yang terkait dengan pendidikan karakter sendiri sudah dijelaskan oleh ahli yang bernama Berkowitz, Battistich dan Bier yang mengatakan bahwa materi pendidikan karakter sangat luas cakupannya.  Dari hasil tersebut sudah dijelaskan setidaknya ada 25 variabel yang bisa digunakan sebagai materi pendidikan karakter.  Namun adanya variabel tersebut memang paling umum digunakan seperti kompetensi emosional, perilaku seksual, pengetahuan karakter, pemahaman yang baik tentang moral sosial, kemampuan memecahkan masalah, kompetensi emosional, prestasi akademis dan masih banyak lainnya.

Otten juga menyatakan bahwa pendidikan karakter yang diterapkan dalam seluruh masyarakat sekolah sebagai suatu strategi paling tepat untuk membantu meningkatkan peserta didik untuk berkaitan dengan konflik dan menjaga peserta  didik supaya bisa selalu siaga di dalam lingkungan pendidikan dan bisa menerapkan kembali pada masyarakat untuk bisa berpartisipasi aktif sebagai warga negara yang baik.

 

Peran tenaga pendidikan dalam menerapkan pendidikan karakter di sekolah

 

women's blue dress shirt

Photo by Tra Nguyen on Unsplash

 

Jika pendidikan karakter bisa diterapkan di sekolah maka tenaga pendidik yang ada di sekolah menjadi pioner dan koordinator program kesuksesan pendidikan karakter tersebut. Hal tersebut dikarenakan tenaga pendidik atau guru memang secara khusus diberi tugas dalam membantu siswa mampu mengembangkan kepeduliannya yang berkaitan dengan kehidupan sosial dan masalah kesehatan mental, dengan demikian guru sekolah sudah seharusnya familiar dengan program pendidikan karakter di sekolah.

Guru juga harus bisa melibatkan semua pihak berkepentingan seperti bidang studi, orang tua, siswa, kepala sekolah untuk bisa mensukseskan pelaksanaan program tersebut.  Biasanya dimulai dari program pelayanan dasar yang berisi rancangan kurikulum yang memuat berbagai materi terkait pendidikan karakter seperti keberagaman, kerjasama, kejujuran, membantu orang lain, mengatasi kecemasan, manajemen masalah, cara belajar dan masih banyak lainnya. Membuat program perencanaan yang baik bisa berupa kemampuan dalam memutuskan pilihan, keputusan dan sebagainya. Program tersebut harusnya responsif seperti konseling kelompok ataupun konseling individu.

Nah informasi diatas merupakan informasi seputar pendidikan karakter dan memang bisa dibilang penting adanya pendidikan karakter di Indonesia, entah itu untuk konselor, guru, dosen maupun orang tua harusnya mampu menanamkan karakter pendidikan pada peserta didik. Terlebih lagi bagi para konselor di sekolah baik dengan cara langsung ataupun tidak langsung memang mempunyai kewajiban tersendiri dalam menyelenggarakan program pelayanan pendidikan yang memuat berbagai nilai pendidikan karakter.

Dengan adanya pemimpin berkarakter baik maka diharapkan jika negara ini bisa menjadi bangsa yang kuat dan kokoh ke depannya. Hal tersebut dikarenakan majunya suatu negara sangat bergantung pada siapa yang akan memimpin negara tersebut. Pemimpin yang menjadi pilihan rakyat adalah pemimpin yang mempunyai sifat bijaksana dan adil, lebih memeningkan kehidupan rakyat tanpa mengharapkan adanya imbalan dan tidak hanya perkataan semata namun juga tercermin pada aksinya.  Seorang pemimpin dengan sifat amanat mempunyai arti jika pemimpin mampu melaksanakan atau mengemban amanat dengan baik dengan apa yang sudah dipercaya jika diberikan urusan atau kepercayaan tertentu. Sifat pemimpin tersebut bisa jadi sudah ditanamkan sejak dini melalui pendidikan karakter yang ada di sekolah, tak luput dengan peran orang tua dirumah. Jika disekolah sudah menjadi tanggung jawab tenaga pendidik dalam mengimplementasikan pendidikan karakter tersebut, jika di rumah maka rumah dan orang tua menjadi pilar utama dalam membentuk kepribadiannya. Terdapat berbagai sumber referensi yang bisa anda gunakan sebagai referensi jika  masih ada pertanyaan yang belum terjawab pada artikel ini. Semoga artikel ini bisa membantu lebih memahami apa itu pendidikan karakter.

 

 

Mengapa pendidikan karakter penting?

Menurut seorang ahli bernama Lickona, terdapat beberapa alasan mengapa pendidikan karakter itu penting diterapkan: • Salah satu cara terbaik untuk menjamin peserta didik mempunyai kepribadian yang baik di dalam aspek kehidupannya • Sebagian peserta didik tidak mampu membuat karakter yang kokoh di dalam dirinya • Cara tepat untuk meningkatkan aspek di bidang akademik • Membantu menyiapkan peserta didik untuk bisa menghormati orang lain dan bisa hidup dengan adanya keberagaman di dalam kehidupan masyarakat •Persiapan terbaik untuk membentuk perilaku kuat di tempat atau lingkungan kerja •Akar masalah yang berasal dari permasalahan moral seperti ketidakjujuran, ketidaksopanan, kekerasan, pelanggaran seksual dan masih banyak lainnya. •Mampu mengajarkan berbagai nilai aspek budaya sebagai bagian dari peradaban

Apa pengertian karakter menurut Williams & Schnaps?

Berbagai hasil usaha yang dilakukan para pelaku pendidikan di sekolah, bahkan dilakukan secara bersama-sama dengan para masyarakat dan orang tua dalam membantu anak dan remaja supaya mempunyai pendirian, sifat peduli dan bertanggung jawab

Apa peran tenaga pendidikan dalam menerapkan pendidikan karakter di sekolah?

Membantu siswa mampu mengembangkan kepeduliannya yang berkaitan dengan kehidupan sosial dan masalah kesehatan mental, dengan demikian guru sekolah sudah seharusnya familiar dengan program pendidikan karakter di sekolah.