Urutan Tepat Menggunakan Produk Perawatan Wajah Menurut Pakar Kecantikan

Perawatan siang hari harus diarahkan untuk melindungi dari matahari dan polusi. Seperti antioksidan, pelembap, dan tabir surya. Bersihkan wajah di pagi hari, lalu oleskan krim...

Danella Ilene dan Loncatan Karier ke Model Internasional

Danella Ilene dinobatkan sebagai the first Indonesia’s Next Top Model (INTM). Kali pertama mengikuti kompetisi nasional, Ilene berhasil mengungguli 15 kontestan lainnya. Peluang besar...

Konsumsi Kurma, Ini 7 Manfaatnya untuk Kesehatan – FAJAR

FAJAR.CO.ID – Kurma adalah salah satu menu berbuka puasa, yang telah lama menjadi tradisi masyarakat muslim dunia.Buah yang satu ini bahkan masuk dalam...

Clara Bernadeth Akui Dulu Ogah Terjun ke Dunia Entertainment, Casting Pertama Ubah Hidupnya

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Alivio TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Aktris Clara Bernadeth sempat beberapa kali menolak ajakan orangtuanya untuk terjun ke dunia entertainment. bahkan yang aktif casting dari satu...

Kesalahan dalam Mengaplikasikan Lipstick | Popmama.com

Bukan hanya buat lipstick tak bertahan lama, tapi juga bisa buat bibir pecah-pecahLipstick menjadi salah satu beauty items yang wajib dimiliki oleh semua perempuan....

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Kebiasaan baru yang sedang dijalankan sebagian besar masyarakat pada masa pandemi COVID-19, dapat berisiko jika tidak dibarengi dengan pola hidup yang sehat. Salah satunya duduk dan rebahan terlalu lama saat bekerja dari rumah (Work From Home).

Kebiasaan baru dalam bekerja di rumah ternyata juga bisa memicu berbagai penyakit. Mulai dari penyakit jantung, paru-paru hingga penyumbatan pada pembuluh darah.

“Duduk terus menerus, dan melihat laptop atau komputer membuat mata bisa capek. Rapat yang dilakukan terus sampai malam, juga dapat menimbulkan stress. Apalagi jika kemudian mengakibatkan kurang tidur. Tensi bisa naik, lalu bisa jadi timbul penyakit pencernaan, penyakit lambung, karena mungkin makan juga tidak teratur,” ujar dr. Vito Anggarino Damay, Junior Doctor Network, dalam dialog produktif dengan tema “Awasi Penyakit Tidak Menular untuk Tetap Produktif dan Aman COVID-19” di Media Center Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN), Senin (9/11/2020).

Dia juga menambahkan, malas bergerak juga dapat mengakibatkan obesitas, dan naiknya kolesterol. Namun berbagai risiko tersebut bisa dicegah dengan banyak bergerak.

“Kuncinya adalah bagaimana kita bergerak. Kalau kita bergerak, maka imunitas bisa meningkat. Karena imunitas ini terdiri dari sel-sel kekebalan tubuh. Sel-sel kekebalan tubuh ini lancar kalau sirkulasi lancar, maka pompa jantung kita baik.”, terang dr. Vito.


Kredit: Tautan sumber

- A word from our sposor -

WFH? Yuk, Banyak Bergerak untuk Tingkatkan Imun – FAJAR 1

WFH? Yuk, Banyak Bergerak untuk Tingkatkan Imun – FAJAR

\