Konsumsi Kurma, Ini 7 Manfaatnya untuk Kesehatan – FAJAR

FAJAR.CO.ID – Kurma adalah salah satu menu berbuka puasa, yang telah lama menjadi tradisi masyarakat muslim dunia.Buah yang satu ini bahkan masuk dalam...

Rossa Menang Indonesia’s Beauty Women 2020 : Terimas Kasih Atas Apresiasinya : Okezone Lifestyle

Perhelatan Indonesia’s Beautiful Women (IBW) 2021-2021 baru saja digelar oleh majalah HighEnd. Ajang penghargaan satu ini merupakan bentuk apresiasi kepada perempuan-perempuan Indonesia yang cantik,...

Lip Cream Hilang saat Kamu Makan? Sarita Beauty Solusinya

Lip cream Sarita Beauty. Foto: Sarita Beauty GenPI.co - Lip cream menjadi item yang tidak boleh ketinggalan saat kamu ber-makeup....

Pakai TWC Sarita Beauty, Wajah Glowing dan Flawless Sekejap

Two way cake Sarita Beauty. Foto: Sarita Beauty GenPI.co - Two way cake Sarita Beauty sudah menjadi andalan para wanita...

Natur-E Ajak Wanita Indonesia Gali Insiprasi dan Potensi Lewat “Kelebihanmu, Kecantikanmu” – FAJAR

FAJAR.CO.ID– “Banyak hal yang bisa menjatuhkanmu, tapi satu-satunya hal yang benar-benar dapat menjatuhkanmu adalah sikapmu sendiri”.Demikian sepenggal kalimat yang dikutip dari RA Kartini,...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

FAJAR.CO.ID,MAKASSAR — Mutasi virus Corona menjadi topik hangat di tengah masyarakat saat ini. Virus hasil mutasi ini disebut-sebut dapat menyebar lebih cepat dari pendahulunya.

Bahkan, mutasi virus ini bisa dengan mudah menyerang anak-anak. Meski demikian, belum ada bukti yang memadai terkait virus korona jenis baru yang mematikan bagi anak-anak ini.

Ketua Satgas IDI Wilayah Sulselbar, dr Abdul Azis menyarankan, orang tua harus lebih protektif melindungi keselamatan buah hatinya.

“Saat sekolah meminta anak belajar sistem online, bukan berarti orang tua bisa seenaknya membawa anak ke mana-mana. Seperti pergi berlibur di Bali, dan lainnya. Belajar sistem online agar anak-anak tetap tinggal di rumah,” ucapnya, Minggu, 27 Desember.

Menurutnya, tingkat kedisiplinan masyarakat menerapkan protokol kesehatan sudah mulai kendur. Padahal, risiko bisa mengancam siapa saja.

“Orang tua juga mesti menjaga diri agar anak tetap terlindungi. Setelah dari luar rumah, ganti pakaian langsung mandi sebelum bertemu keluarga,” saran dr Abdul Azis.

Dokter Spesialis Anak Siloam Hospitals Makassar, dr Bob Wahyudin memaparkan, sejumlah penelitian memang telah menunjukkan bahwa risiko transmisi pada anak cukup besar. “Terutama pada anak usia sepuluh tahun ke atas, risikonya sangat besar,” terang dr Bob.

Sejumlah penelitian, tambah dia, juga menunjukkan bahwa viral load (jumlah sampel virus yang masuk ke sistem tubuh) pada anak usia lima tahun jauh lebih banyak dari orang dewasa. “Gejala klinis pada anak biasanya tidak terlalu kelihatan,” imbuhnya. (wis-sal/yuk)


Kredit: Tautan sumber

- A word from our sposor -

Lindungi Anak dari Bahaya Mutasi Virus Corona – FAJAR 1

Lindungi Anak dari Bahaya Mutasi Virus Corona – FAJAR

\